Pengaruh Oil 2197, 2380, dan MJO II terhadap Deteriorasi O-ring Oil Cooler APU GTCP331

Authors

  • Muhammad Daffa Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Bhima Shakti Arrafat Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Bela Firmantoyo Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9198

Keywords:

APU GTCP331, deteriorasi O-ring, immersion test, oli turbin

Abstract

Kebocoran oil cooler Auxiliary Power Unit (APU) GTCP331 pada armada Airbus A330 yang dirawat PT GMF AeroAsia Tbk tercatat 41 kejadian sepanjang 2022–2025 dengan tren meningkat dari 5 menjadi 15 kejadian per tahun, sementara penanganannya masih bersifat korektif tanpa analisis akar penyebab. Pemeriksaan teknis menunjukkan sumber kebocoran berada pada deteriorasi O-ring P/N AS43013-118 berbahan Fluorocarbon (FKM) 76 IRHD, sedangkan armada tersebut dirawat menggunakan tiga oli turbin berspesifikasi sama, yaitu MIL-PRF-23699. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Oil 2197, Oil 2380, dan Mobil Jet Oil II (MJO II) terhadap deteriorasi O-ring tersebut serta menentukan oli yang berdampak paling signifikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan eksperimental melalui immersion test mengacu ASTM D471; metode ini dipilih karena memungkinkan pengamatan perubahan material secara non-destruktif dan berulang pada spesimen yang sama. Tiga spesimen brand new direndam terpisah selama 24 minggu dengan pengamatan visual serta pengukuran diameter penampang dan berat setiap dua minggu. Hasil penelitian menunjukkan ketiga oli menimbulkan discoloration, surface roughening, dan kehilangan massa dengan urutan pengaruh Oil 2197 > Oil 2380 > MJO II. Oil 2197 mencatat penurunan terbesar, yaitu diameter -1,794% dan berat -6,024%, dengan onset paling awal dan urutan tersebut dikuatkan hasil uji particulate contamination media perendaman. Disimpulkan bahwa kesamaan spesifikasi militer tidak menjamin kesetaraan kompatibilitas terhadap material seal, sehingga diusulkan penetapan task preventif pemeriksaan O-ring setiap dua tahun mengikuti C-Check. Penelitian lanjutan disarankan menambah jumlah spesimen serta menguji pada kondisi temperatur dan tekanan operasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

ASTM International. (2016). ASTM D471-16: Standard test method for rubber property—Effect of liquids. ASTM International.

Bulut, D., Krups, T., Poll, G., & Giese, U. (2020). Lubricant compatibility of FKM seals in synthetic oils. Industrial Lubrication and Tribology, 72(5), 557–565. https://doi.org/10.1108/ILT-02-2019-0065

Driyono. (2019). Pengaruh kemampuan dan motivasi terhadap prestasi kerja pegawai pada unit perawatan pesawat udara dalam mendukung praktik latihan terbang di STPI Curug. Jurnal Teknik dan Keselamatan Transportasi, 2(1).

EASA. (2020). AMC M.A.302 Aircraft maintenance programme. European Union Aviation Safety Agency.

Garcia-Tuero, A., Ramajo, B., & Valbuena, G. D. (2022). Automatic transmission fluids in electrified transmissions: Compatibility with elastomers. Lubricants, 10(9), 1–16.

Hibban, I., & Rebet, I. (2021). Analisis penyebab kebocoran oli pada generator APU GTCP331-350 di pesawat Airbus A330-200/300 milik PT X (Studi kasus di PT ABC) [Tugas akhir, Politeknik Negeri Jakarta].

Mora. (2012). Literature review on aircraft maintenance program. Warta Ardhia: Jurnal Penelitian Perhubungan Udara, 38(4).

Müller, M., Šleger, V., Čedík, J., & Pexa, M. (2022). Research on the material compatibility of elastomer sealing O-rings. Polymers, 14(16), 3323. https://doi.org/10.3390/polym14163323

Nugraha, R. A. (2016). Improving aviation safety in Indonesia: How many more accidents? Hasanuddin Law Review, 2(3), 328–343. https://doi.org/10.20956/halrev.v2i3.321

Pambekti, A., Misi Okia, Y., Kurniawan, R., Al Huda, L., Evan, B., Kamal Fajri, A., & Tri Efendi, E. (2025). Analisis kerusakan retract actuator nose landing gear pada pesawat Boeing 737-800 Next Generation. BULLET: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(6), 855–860.

Perkasa, S., & Rahmawati, F. K. (2023). Analisis kegagalan lubrication system Auxiliary Power Unit (APU) pesawat. Vortex, 4(2), 128–131. https://doi.org/10.28989/vortex.v4i2.1693

Sakti, & Fahrurrozi. (2015). Aeronautical engineering diploma curriculum program for basic aircraft maintenance to answer the demand of aircraft maintenance technician in Indonesia. Jurnal Teknologi, 77(28).

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wimada, A. R., Sholihah, M. D., Karuana, F., & Arisanti, A. G. (2023). Pengaruh bahan bakar campuran biodiesel berbahan dasar minyak sawit terhadap elastomer NBR. Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi, 6(1). https://doi.org/10.30596/rmme.v6i1.12594

Zhu, M., Huang, H., Li, H., Huang, G., Lan, J., Fu, J., Fan, J., Liu, Y., Ke, Z., Guo, X., Zhou, H., & Li, Y. (2025). A study on the aging mechanism and anti-aging properties of nitrile butadiene rubber: Experimental characterization and molecular simulation. Polymers, 17(11), 1446. https://doi.org/10.3390/polym17111446

Downloads

Published

2026-09-12

Citation Check