Analisis Pengetahuan Tentang Risiko Kesehatan Makanan Cepat Saji Terhadap Konsumsi pada Anak Kos
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9213Keywords:
Makanan cepat saji, Pengetahuan risiko kesehatan, Mahasiswa kos, Konsumsi makanan, Pola makan, GiziAbstract
Konsumsi makanan cepat saji di kalangan mahasiswa kos menjadi perhatian karena tingginya konsumsi tidak selalu sejalan dengan pengetahuan mengenai risiko kesehatannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap pengetahuan risiko kesehatan pada 31 mahasiswa kos. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat konsumsi makanan cepat saji dan pengetahuan mengenai risiko kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara konsumsi makanan cepat saji dan pengetahuan risiko kesehatan, dengan nilai signifikansi 0,484 dan koefisien korelasi (R) sebesar 0,131 yang menunjukkan hubungan sangat lemah. Nilai Adjusted R Square yang negatif menunjukkan bahwa model tidak mampu menjelaskan variasi pengetahuan secara memadai. Hasil ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan faktor psikologis, sosial, dan ekonomi dalam upaya meningkatkan perilaku makan sehat mahasiswa kos.
Downloads
References
Alfora, D., Saori, E., & Fajriah, L. N. (2023). Pengaruh konsumsi makanan cepat saji terhadap gizi remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS).
Berliandita, R. S., & Hakim, L. (2021). Hubungan Konsumerisme Makanan Cepat Saji terhadap Kebiasaan Makan Mahasiswa Universitas Negeri... Jurnal Angka (Rumpun Teknik, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam), 1(2).
Dalimunthe, A. W. A., Purba, E. S., Riska, Z., & Harahap, A. P. (2025). Hubungan Pola Hidup Sehat Terhadap Penurunan Berat Badan Pada Anak Kos. Jurnal Mal El Hayat, 3(1), 12-18.
Efendi, H. N., Laili, A. N., & Fairosi, M. (2025). Dampak Konsumsi Makanan Cepat Saji Terhadap Kesehatan Metabolik Mahasiswa Di Era Food Delivery Online. Journal Sains Student Research, 3(2), 706-714.
Handayani, D., & Rahfiludin, M. Z. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi makanan cepat saji pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 108-116.
Katmawanti, S., & Ulifah, N. H. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pola Konsumsi Mi Instan Pada Mahasiswa Di Universitas Negeri
Kemenkes RI. (2023). Pengaruh Makanan Cepat Saji Terhadap Kesehatan Remaja. Diakses dari danPamelia, I. (2018). Dampak Makanan Cepat Saji Terhadap Kesehatan pada Mahasiswa
Kencana, D. (2019). Pengaruh Mie Instan Bagi Kesehatan Anak Kos Di Jalan Garuda Induk, Kec. Padang Utara, Kota Padang. Pendidikan Sosiologi, 13, 5-24.
Sebayang, V. B., Putri, F. A., Fitri, K. N., Putri, S. A., Sihombing, I. D., Zahra, A & Angelita, T. (2024). Analisis Pengaruh Konsumsi Mi Instan Dalam Strategi Penghematan Mahasiswa Kos Di Sekolah Vokasi IPB University, Kota Bogor, Jawa Barat: Analysis Of The Effect Of Instant Noodle Consumption On Boarding School Students' Savings Strategy At IPB University Vocational School, Bogor City, West Java. Journal Of Integrated Agribusiness, 6(2), 126-136
Utami, N. A., & Hastuti, D. (2020). Hubungan antara pengetahuan gizi dan sikap terhadap makanan cepat saji dengan perilaku konsumsi makanan cepat saji pada remaja. Jurnal Gizi, 9(1), 45-52.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Fauzi Kurniawan, Desy Greace Sidebang, Esra Haniarta Saragih, Tamasya Mercy Raja Gukguk, Rachel Nadia S. B. Banjarnahor, Agnes Pepayozah br. Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










