Studi Analisis Kerusakan Runway Threshold Identification Light (RTIL) pada Bandara Malikussaleh
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9235Keywords:
RTIL, diagnosis kerusakan, kontinuitas kabelAbstract
Runway Threshold Identification Light (RTIL) merupakan fasilitas bantu visual untuk memperjelas identifikasi ambang landas pacu dari arah pendekatan. Di Bandar Udara Malikussaleh, kedua unit RTIL Runway 06 tidak berfungsi sejak sekitar akhir 2021 atau awal 2022, sedangkan riwayat gangguan dan titik kerusakan belum terdokumentasi secara pasti. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi indikasi lokasi gangguan, menilai kondisi reliability, availability, dan maintainability (RAM) secara kualitatif, serta merumuskan urutan diagnosis yang menghindari penggantian komponen berdasarkan dugaan. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih karena penelitian berfokus pada penafsiran bukti lapangan dan belum tersedia catatan kegagalan serta waktu pemulihan yang memadai untuk perhitungan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada Maret–Agustus 2026 melalui observasi, dokumentasi, wawancara terhadap tiga informan, pemeriksaan fisik, pengukuran tegangan, uji silang modul kontrol, pengujian terminal, dan uji kontinuitas kabel. Data dianalisis dengan triangulasi, RAM kualitatif, dan fishbone kategori Man, Machine, dan Material. Hasil menunjukkan kedua unit RTIL Runway 06 tidak berfungsi. Tegangan tersedia pada keluaran MCCB, tetapi pengukuran ini tidak membuktikan tegangan pada terminal RTIL. Kedua modul kontrol berkedip berfungsi saat diuji silang pada RTIL Runway 24, sedangkan terminal strip menunjukkan sekitar 0,04–0,05 Ω. Seluruh konfigurasi uji kabel panel–RTIL kanan menunjukkan OL tanpa bunyi buzzer, sementara segmen kanan–kiri menunjukkan sekitar 0,4–0,8 Ω dengan buzzer kontinu. Indikasi gangguan karena itu dipersempit pada kabel panel–RTIL kanan atau terminasinya, tetapi jenis dan lokasi tepatnya belum dapat ditetapkan karena megohmmeter dan cable fault locator tidak tersedia. Secara kualitatif, keandalan rendah, fasilitas tidak tersedia secara fungsional, dan kemudahan pemeliharaan terbatas. Penelitian merekomendasikan pengujian isolasi dan pelokasian gangguan, perbaikan hanya pada bagian yang terbukti bermasalah, uji fungsi akhir, serta pembaruan dokumentasi teknis.
Downloads
References
Alba, A. A. B. H., Widiarto, H., & Soebiantoro, R. (2024). Rancang bangun transformator pit untuk runway edge light. Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi, 16(3), 172–178. https://doi.org/10.54147/langitbiru.v16i03.841
Bahtiar, M., & Soebiantoro, R. (2025). Analisis tahanan isolasi kabel dan trafo approach light pada Runway 35 di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang. Aviation Science and Technology Journal, 1(2), 73–81. https://doi.org/10.54147/astj.v1i02.1225
Balai Teknik Penerbangan. (2024). Notulen rapat daring pemeriksaan peralatan RTIL Bandar Udara Malikussaleh [Dokumen internal]. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Desryanto, N., Sptra, M. A., Saputro, R., & Arnas, Y. (2024). Analisis penyebab penurunan tahanan isolasi runway edge light circuit 2 dengan metode Fault Tree Analysis (FTA) di Bandar Udara Husein Sastranegara Bandung. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4), 16152–16162. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.37245
Desryanto, N., Firmansyah, A. W., & Leonaldy, S. (2025). Rancangan sistem keandalan lampu Precision Approach Path Indicator (PAPI) di Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 4762–4769. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.44922
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. (2022). Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 26 Tahun 2022 tentang Pedoman teknis operasional keselamatan penerbangan sipil Bagian 139-27: Pedoman pengoperasian dan pemeliharaan peralatan bantu pendaratan visual (Airfield Lighting System) dan sistem kelistrikan. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. (2023). Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor PR 21 Tahun 2023 tentang standar teknis dan operasional Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 (Manual of Standard CASR Part 139) Volume I Aerodrome Daratan. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Harlan, Pagiling, L., Aliansyah, A. N., & Mulyawati, N. Z. D. L. (2023). Rancang bangun sistem kontrol dan monitoring Runway Threshold Identifier Light berbasis mikrokontroler di Bandar Udara Haluoleo. Resistor: Jurnal Pendidikan Vokasional Teknik, 1(2), 45–55. https://doi.org/10.36709/resistor.v1i2.20
International Civil Aviation Organization. (2022). Annex 14 to the Convention on International Civil Aviation: Aerodromes, Volume I—Aerodrome design and operations (9th ed.).
Ishikawa, K. (1986). Guide to quality control (2nd rev. ed.). Asian Productivity Organization.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 95 Tahun 2021 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139 tentang Aerodrome.
Koswara, I., Soebiantoro, R., & Baihaqi, A. A. (2025). Analisis tahanan isolasi jaringan Airfield Lighting pada runway edge light di Bandar Udara Internasional Radin Inten II Lampung. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 4128–4135. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.44560
Pratiwi, R., Subagyo, T. H., Kania, D. D., & Ricardianto, P. (2021). Penerapan metode Lean Six Sigma untuk meningkatkan keakuratan jadwal perawatan pesawat CN-295M di Skadron Teknik 021. Warta Ardhia, 47(1), 51–66. https://doi.org/10.25104/wa.v47i1.411.51-66
Situmeang, S. B. A., Tharo, Z., & Anisah, S. (2024). Analisis sistem Constant Current Regulator pada Airfield Lighting System di bandar udara. INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science, 7(2), 434–446. https://doi.org/10.31539/intecoms.v7i2.9818
Suprihartini, Y., Taryana, T., & Cahya, L. N. (2022). Sistem penyimpanan data pemeliharaan peralatan listrik berbasis website. KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan, 2(1), 31–43. https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i1.1004
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Kharist Thofani, Dian Anggraini P, KGS. M. Ismail

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










