Menyemai Islam di Tanah Wajo: Perjuangan Dakwah AGH Muhammad As’ad (1928-1952)

Authors

  • Andi Muh Hidayat Firman Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Najamuddin Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Rifal Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Ilham Samudra Sanur Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9256

Keywords:

AGH Muhammad As’ad, dakwah Islam, sejarah Islam lokal, Wajo, kehidupan keagamaan

Abstract

Penelitian ini mengkaji perjuangan dakwah AGH Muhammad As’ad dalam mengembangkan kehidupan keagamaan masyarakat Wajo pada tahun 1928–1952. Kajian berangkat dari kenyataan bahwa Islam telah lama dianut masyarakat Wajo, tetapi pada awal abad ke-20 pemahaman dan pengamalannya masih berinteraksi kuat dengan adat, tradisi lokal, serta sejumlah praktik yang dalam sumber penelitian dipandang tidak sesuai dengan akidah dan syariat Islam. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui empat tahap, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh dari arsip, dokumen, literatur, observasi, dan wawancara dengan tokoh agama, pengelola Pesantren As’adiyah, alumni, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan AGH Muhammad As’ad berlangsung melalui penguatan akidah, pengajian halaqah atau mangaji tudang, pendirian Madrasah Arabiyah Islamiyah pada 1930, kaderisasi guru dan ulama, penggunaan pendekatan sosial-kultural, serta penyebaran dakwah melalui jaringan murid. Strategi tersebut mendorong perubahan kehidupan keagamaan masyarakat dari pembinaan yang bersifat personal menuju sistem pendidikan dan dakwah yang lebih terorganisasi. Dampaknya tampak pada penguatan pemahaman agama, terbentuknya lembaga pendidikan Islam yang berkelanjutan, berkembangnya jaringan ulama hingga ke luar Wajo, meningkatnya literasi keagamaan melalui penggunaan bahasa Bugis, dan menguatnya corak keberagamaan wasathiyah. Penelitian ini menegaskan bahwa periode 1928–1952 merupakan fase penting transformasi sosial-keagamaan Wajo yang menghubungkan pembaruan dakwah, pendidikan, budaya lokal, dan kaderisasi ulama dalam satu proses historis yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adinda, N., Shofa, I. K., & Ghifari, M. (2023). Telaah Kitab Tafassere Bicara Ugina Surah ‘Amma Karya Agh. Muhammad As’Ad Sengkang. TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 22(2), 458–488. https://doi.org/10.30631/tjd.v22i2.363

Aguswandi. (2018). Kontribusi AGH. Muhammad As’ad Terhadap Pengembangan Dakwah di Sengkang Kabupaten Wajo. Al-Khitabah: Jurnal Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(2), 126–141.

Alamshah, A., & Susmihara. (2023). Religious Transformation In Wajo: The Islamization Era 1582-1626. Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 11(02), 125–138. https://doi.org/10.24252/rihlah.v11i02.43293

Alwi, M., Parninsih, I., & Alwi, N. F. (2022). Moderasi Beragama Pesantren: Jaringan dan Paham Keagamaan As’Adiyah, Darul Da’Wah Wal Irsyad, dan Nahdlatul Ulum Sulawesi Selatan. Dialog, 45(1), 41–56. https://doi.org/10.47655/dialog.v45i1.581

Arief, S. (2007). Aktor Pembentuk Jaringan Pesantren Di Sulawesi Selatan 1928-1952. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 10(2), 185–195. https://doi.org/10.24252/lp.2007v10n2a5

Darlis. (2016). PERAN PESANTREN AS’ADIYAH SENGKANG DALAM MEMBANGUN MODERASI ISLAM DI TANAH BUGIS. Al-Mishbah, 12, 111–140.

Fadli, F., Aman, A., & Tasnur, I. (2023). Islamization Process of The Tellumpoccoe Alliance: The History of Bone, Soppeng and Wajo. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 25(1), 156–179. https://doi.org/10.18860/eh.v25i1.20612

Husain, S. (2020). Nilai-Nilai Moderasi Islam Di Pesantren (Studi Kasus pada Ma’had Aly As’adiyah Sengkang). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 75. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/54381/1/SADDAM HUSAIN - SPs.pdf

Idris, D. M. (2016). A.G.H. Muhammad As’ad Abd. Rasyid Studi tentang Pemikiran Keagamaan dalam Merespon Paham Masyarakat Pluralistik. Istiqra: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 3(2), 261–273. http://jurnal.umpar.ac.id/index.php/istiqra/article/view/257

Jaya, M. (2023). The Purification of Islam by Anregurutta H. Muhammad As’ad in Wajo 1928-1952 AD (Historical Analysis). International Journal of Islamic Studies, 3(1), 72–80. https://doi.org/10.24252/ijis.v3i1.42436

Nawawi, N. (2015). ASIMILASI LONTARA PANGADERENG DAN SYARI’AT ISLAM: Pola Perilaku Masyarakat Bugis-Wajo. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 15(1), 21. https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v15i1.168

Sulrahma, B. N. (2023). ANRE GURUTTA KH . MUHAMMAD AS ’ AD ( FOUNDER REFOMASI DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI KABUPATEN WAJO ). UIN ALAUDDIN MAKASSAR.

Takbir, M. (2016). Pendidikan Pesantren Dalam Perspektif Postkonialisme. BATİDER, 9(2), 107–151. https://www.infodesign.org.br/infodesign/article/view/355%0Ahttp://www.abergo.org.br/revista/index.php/ae/article/view/731%0Ahttp://www.abergo.org.br/revista/index.php/ae/article/view/269%0Ahttp://www.abergo.org.br/revista/index.php/ae/article/view/106

Downloads

Published

2026-09-28

Citation Check