Pengaruh Sport Massage terhadap Penurunan Tingkat Kelelahan Otot setelah Aktivitas Fisik pada Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9264Keywords:
Sport massage, Kelelahan otot, Aktivitas fisik, RPE, Denyut nadi, PemulihanAbstract
Kelelahan otot menjadi salah satu masalah yang sering muncul setelah mahasiswa melakukan aktivitas fisik, terutama ketika aktivitas dilakukan dengan intensitas yang cukup tinggi. Kondisi tersebut dapat ditandai dengan meningkatnya rasa lelah dan perubahan denyut nadi yang dapat memengaruhi proses pemulihan setelah aktivitas fisik. Penelitian ini dilakukan karena diperlukan metode pemulihan yang praktis dan dapat diterapkan dalam kegiatan olahraga, salah satunya melalui sport massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sport massage terhadap penurunan tingkat kelelahan otot setelah aktivitas fisik pada mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen karena metode ini memungkinkan peneliti memberikan perlakuan secara langsung dan mengamati perubahan tingkat kelelahan sebelum dan sesudah perlakuan. Subjek penelitian dibagi menjadi kelompok eksperimen yang memperoleh sport massage dan kelompok kontrol yang melakukan pemulihan melalui istirahat. Tingkat kelelahan diukur menggunakan Rating of Perceived Exertion (RPE) dan denyut nadi sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian, kelompok yang mendapatkan sport massage menunjukkan penurunan tingkat kelelahan yang lebih besar berdasarkan perubahan skor RPE dan denyut nadi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan kondisi pemulihan setelah pemberian sport massage. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sport massage dapat digunakan sebagai salah satu metode pemulihan setelah aktivitas fisik pada mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menggunakan jumlah subjek yang lebih besar, variasi aktivitas fisik yang berbeda, serta indikator pemulihan tambahan agar pengaruh sport massage dapat dikaji secara lebih luas.
Downloads
References
Ambarawati, N. E. D., Jawi, I. M., Linawati, N. M., Sawitri, A. A. S., & Dinata, I. M. K. (2021). Implementasi sport massage terhadap penurunan kelelahan atlet overall ski air Indonesia. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 13(1), 46–52. https://doi.org/10.17509/jko-upi.v13i1.32923
Buttagat, V., Kluayhomthong, S., & Areeudomthong, P. (2024). The influence of traditional Thai massage on recovery from gastrocnemius muscle fatigue: A single-blind randomised controlled trial. Complementary Therapies in Medicine, 83, 103056. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2024.103056
Davis, H. L., Alabed, S., & Chico, T. J. A. (2020). Effect of sports massage on performance and recovery: A systematic review and meta-analysis. BMJ Open Sport & Exercise Medicine, 6(1), e000614. https://doi.org/10.1136/bmjsem-2019-000614
Kurniawan, R., & Elfarabi, A. (2018). Optimalisasi teknik recovery untuk pemain sepak bola. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 3(1), 71–78.
Xie, J., Fu, M., Liu, T., Li, S., Liu, G., Wang, J., Ji, C., & Zhang, T. (2023). Clinical studies on the electric automatic massage therapy for recovery of acute sports fatigue. Technology and Health Care, 31(Suppl. 1), 185–197. https://doi.org/10.3233/THC-236016
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Iren Tasya, Zakiah Maharani Siregar, Tiara Chandra Sari Harefa, Hirspel Dikson Samuel Ritonga, Hadi Wijaya, M Andre Fahrian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










