Analisis Keandalan Jaringan Listrik Substasion Pantai Kelan Bandara I Gusti Ngurah Rai

Authors

  • Luhung Mohammad Nur Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • I Wayan Juliarta Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Edy Kurniawan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9270

Keywords:

Atmosfer Laut, Fault Tree Analysis (FTA), Keandalan Jaringan Listrik, Kelembapan Udara, Korosi, Kubikel Tegangan Menengah

Abstract

Substasion Pantai Kelan merupakan salah satu titik distribusi energi listrik vital di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali yang menyuplai fasilitas keselamatan penerbangan, antara lain Instrument Landing System (ILS), DVOR, peralatan BMKG, gedung Launching Path ARFF, Pos Jaga Avsec, dan penerangan perimeter. Lokasi instalasi yang berbatasan langsung dengan garis pantai menyebabkan peralatan kelistrikan beroperasi di bawah pengaruh lingkungan maritim yang ekstrem, ditandai dengan kelembapan udara yang tinggi serta terpaan aerosol garam laut. Kondisi eksisting menunjukkan adanya degradasi fisik berupa korosi pada panel kubikel tegangan menengah (TM) 20 kV, timbulnya suara mendesis (hissing), serta indikasi fenomena korona (partial discharge) dan potensi flashover. Penelitian ini dilakukan karena pentingnya kontinuitas pasokan daya listrik navigasi dan perlunya mengetahui mekanisme kegagalan isolasi secara komprehensif. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi kondisi eksisting jaringan listrik, menganalisis faktor penyebab korosi dan degradasi isolasi, serta merumuskan jalur kegagalan sistem guna meningkatkan keandalan suplai kelistrikan. Metode penelitian yang digunakan adalah Fault Tree Analysis (FTA) dengan pendekatan top-down yang dipadukan dengan observasi visual lapangan, wawancara teknisi, dan dokumentasi riwayat pemeliharaan. Metode ini dipilih karena mampu menguraikan kegagalan sistemik dari kejadian puncak (top event) hingga akar penyebab dasar (basic event) secara terstruktur melalui gerbang logika. Hasil analisis FTA menetapkan Top Event berupa terjadinya gangguan pada kubikel tegangan menengah yang terbagi ke dalam tiga Intermediate Event utama, yaitu korosi komponen, korona, dan flashover. Temuan penelitian membuktikan bahwa kelembapan relatif yang tinggi dan keberadaan deposit garam dari atmosfer laut merupakan basic event dominan yang memicu penurunan resistansi isolasi permukaan serta mempercepat proses korosi elektrokimia. Upaya peningkatan keandalan yang direkomendasikan mencakup pemasangan dehumidifier dan peningkatan kekedapan ruang kubikel dalam jangka pendek, penerapan Condition-Based Maintenance (CBM) dalam jangka menengah, serta opsi relokasi substasion ke area yang lebih terlindung dari paparan langsung pesisir pantai sebagai solusi jangka panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alam, S., Munir, A., & Firdaus, M. (2024). Pengaruh akumulasi polutan garam (NaCl) dan kelembapan lingkungan pesisir terhadap fenomena arcing discharge dan korona pada isolator distribusi. Jurnal Teknologi Ketenagalistrikan dan Energi, 16(1), 45–54.

Alijoyo, A., Wijaya, B., & Jacob, I. (2021). Fault Tree Analysis – FTA (Analisis Pohon Kesalahan). Center for Risk Management and Sustainability (CRMS) Indonesia.

Glover, J. D., Overbye, T. J., Sarma, M. S., & Birchfield, A. B. (2022). Power System Analysis and Design (7th ed.). Cengage Learning.

Hidayatullah, R., Prasetyo, E., & Wibowo, T. (2023). Analisis pengaruh variasi kelembapan relatif dan temperatur terhadap penurunan tegangan flashover isolator tegangan menengah. Jurnal Teknik Elektro dan Sistem Komputasi, 11(2), 112–120.

Lestari, D. A., Santoso, B., & Kurniawan, H. (2021). Identifikasi pelepasan sebagian (partial discharge) dan korona akibat peningkatan kelembapan pada kubikel 20 kV. Jurnal Energi dan Kelistrikan, 13(1), 18–27.

Prasetya, D., & Arifin, Z. (2022). Pengaruh deposit garam dan kelembapan udara terhadap karakteristik arus bocor pada isolator 20 kV di kawasan pesisir. Jurnal Teknik Elektro dan Energi Terbarukan, 10(2), 77–86.

Putra, R. A., Setiawan, D., & Nugroho, A. (2025). Evaluasi laju korosi atmosferik dan pengaruh aerosol garam laut terhadap keandalan komponen distribusi listrik pesisir. Jurnal Rekayasa Material dan Sistem Tenaga, 14(1), 33–42.

Ramadhan, R., & Hidayat, T. (2023). Analisis keandalan dan keselamatan sistem distribusi tenaga listrik menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Jurnal Rekayasa Sistem & Industri, 10(1), 15–24.

Rosalin, M., & Aribowo, D. (2023). Dasar-Dasar Teknik Ketenagalistrikan: Konsep Tegangan, Arus, dan Karakteristik Gelombang AC-DC. Erlangga.

Santoso, B., & Setiawan, A. (2022). Analisis Sistem Tenaga Listrik dan Pengukuran Daya AC-DC. Rekayasa Sains.

Schneider Electric. (2021). Medium Voltage Distribution: SM6 Modular Units for MV/LV Substation up to 24 kV Technical Guide and Manual. Schneider Electric SE.

Suharsono, S. W., & Purwanto, S. (2022). Analisis efek korona pada kubikel riser 20 kV (interface trafo 3) terhadap isolasi rell di Gardu Induk Cikupa UP2D Banten. Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Sistem Tenaga, 8(2), 75–84.

Wibowo, A. T., & Nugroho, S. (2023). Analisis keandalan dan jalur kegagalan komponen kubikel 20 kV menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) di gardu distribusi. Jurnal Sistem Tenaga & Energi Terbarukan, 12(1), 20–31.

Yulianto, A. (2023). Sistem Catu Daya Listrik dan Penyaluran Energi: Pembangkitan, Transmisi, hingga Distribusi. Graha Ilmu.

Downloads

Published

2026-09-28

Citation Check