Koordinasi Proteksi OCR dan GFR Jaringan 20 kV Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
DOI:
https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9272Keywords:
Koordinasi Proteksi, Overcurrent Relay, Ground Fault Relay, ETAP, Bandar UdaraAbstract
Sistem distribusi tegangan menengah 20 kV Terminal Internasional Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali menyuplai fasilitas operasional yang bersifat kritis sehingga menuntut sistem proteksi yang selektif. Gangguan aliran listrik pada 10 Oktober 2025 serta perubahan konfigurasi jaringan akibat pengembangan fasilitas menjadi dasar perlunya evaluasi koordinasi Overcurrent Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR). Penelitian ini bertujuan menganalisis koordinasi OCR dan GFR pada kondisi eksisting, mengevaluasi pemenuhan prinsip selektivitas, dan menyusun rekomendasi setting relay yang lebih selektif. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus pada jalur SSF3–Bus 2.1, dipilih karena analisis bertumpu pada data numerik setting relay aktual dan jalur tersebut terkait langsung dengan kejadian gangguan. Sistem dimodelkan menggunakan ETAP, kemudian dilakukan Load Flow Analysis, Short Circuit Analysis, serta evaluasi kurva Time Current Characteristic (TCC) dan Sequence of Operation. Hasil simulasi menunjukkan arus hubung singkat tiga fasa sebesar 4,811–4,905 kA. Pada kondisi eksisting, gangguan di antara CB_F3.B dan CB_2.1G justru pertama kali direspons oleh relay hulu RLY_2.4C (OCR 220 ms; GFR 450 ms), sedangkan relay terdekat RLY_2.1G baru bekerja pada 300 ms (OCR) dan 600 ms (GFR). Setelah resetting, RLY_2.1G bekerja pertama sebagai proteksi utama pada 290 ms (OCR) dan 400 ms (GFR), diikuti relay hulu secara bertingkat sebagai proteksi cadangan. Dengan demikian, resetting memperbaiki urutan kerja relay sehingga koordinasi proteksi menjadi lebih selektif. Penelitian lanjutan disarankan memvalidasi setting di lapangan, memperbesar selang waktu antarrelay hulu, dan mengkaji relay diferensial saluran (87L) pada jaringan looping.
Downloads
References
Albarokah, M. R. (2025). Analisis koordinasi proteksi OCR dan GFR pada penyulang Express Seluma PT. PLN (Persero) ULP Manna dengan software ETAP [Skripsi, Universitas Sriwijaya].
Badan Standardisasi Nasional. (2020). Persyaratan umum instalasi listrik 2020 (PUIL 2020). Badan Standardisasi Nasional.
Blackburn, J. L., & Domin, T. J. (2014). Protective relaying: Principles and applications (4th ed.). CRC Press.
Horowitz, S. H., & Phadke, A. G. (2014). Power system relaying (4th ed.). John Wiley & Sons.
Ibrahmusa, G. A., Joko, Wrahatnolo, T., & Agung, A. I. (2023). Analisis koordinasi setting relay proteksi pada jaringan distribusi 20 kV penyulang Brenggolo di PT. PLN UP3 Kediri Gardu Induk Pare. Jurnal Teknik Elektro, 12(1), 28–36.
International Civil Aviation Organization. (2022). Annex 14—Aerodromes, Volume I: Aerodrome design and operations. International Civil Aviation Organization.
International Electrotechnical Commission. (2009). IEC 60255-151:2009: Measuring relays and protection equipment—Part 151: Functional requirements for over/under current protection. International Electrotechnical Commission.
Multi, A., & Addaus, T. (2022). Analisa proteksi Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) pada transformator daya Gardu Induk. Sainstech: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi, 32(1), 1–8.
Salam, T. D., & Wiyono, G. (2023). Analisis koordinasi proteksi OCR dan GFR untuk mengatasi gangguan hubung singkat pada transformator daya di Gardu Induk Medari. Seminar Nasional Teknik Elektro (SNTE), 1, 30–36.
Saputro, J. M. W., Winardi, B., & Handoko, S. (2018). Analisis koordinasi proteksi relay OCR dan recloser pada penyulang SGN 04 Sanggrahan menggunakan ETAP 12.6.0. Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 7(2), 628–633.
Stevenson, W. D. (1982). Elements of power system analysis (4th ed.). McGraw-Hill.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tiro, J., & Ruslan, L. B. (2019). Analisis penempatan transformator distribusi berdasarkan jatuh tegangan di PT PLN (Persero) ULP Malino. Jurnal Teknologi Elekterika, 16(2), 69–72.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 I Dewa Gede Ary Parmadi, Ahmad Kosasih, Rubby Soebiantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors are copyright holders and maintain author rights in accordance with the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0) or comparable license. While holding these rights, authors grant the JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health (publisher of JETISH) a non-exclusive right to the first publication of their articles, including abstracts. This enables us to ensure full copyright protection and to disseminate the article to the widest possible readership in electronic format. Authors are themselves responsible for obtaining permission to reproduce copyright material from other sources.










