Rancangan PLTS Hybrid 153,6 kWp pada Main Power House Bandara I Gusti Ngurah Rai

Authors

  • Moch Edy Saputro Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Iwan Koswara Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Yon Afonda Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v5i2.9280

Keywords:

beban non-operasional, eco-airport, PLTS hybrid, PVsyst, payback period

Abstract

Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki kebutuhan energi listrik yang besar dan berlangsung hampir 24 jam, sementara PLTS yang telah terpasang di bandar udara baru mencapai 188 kWp dan belum menjangkau Gedung Main Power House (MPH) sebagai pusat distribusi daya. Penelitian ini bertujuan merancang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hybrid untuk menyuplai beban non-operasional Gedung MPH sebesar 29,917 kW dengan kebutuhan energi harian 718,008 kWh. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain menggunakan perangkat lunak PVsyst, dan perbaikan desain. Rancangan menghasilkan PLTS berkapasitas 153,6 kWp yang terdiri atas 256 modul surya monocrystalline 600 Wp, solar charge controller MPPT 300 A, inverter hybrid 200 kW, dan bank baterai VRLA 12 V 200 Ah sebanyak 731 unit (43 seri × 17 paralel), terintegrasi dengan jaringan PLN melalui Change Over Switch (COS). Hasil simulasi menunjukkan energi yang dimanfaatkan beban sebesar 251.863 kWh/tahun dari kebutuhan 262.073 kWh/tahun, dengan Solar Fraction 96,10%, Performance Ratio 75,18%, dan Loss of Load 0,0%. Sistem berpotensi mengurangi emisi karbon sebesar 214,08 ton CO₂e/tahun, dan dengan nilai investasi Rp4.254.519.000 diperoleh Payback Period 198 bulan atau sekitar 16,5 tahun. Rancangan ini dilengkapi dokumen DED, RAB, dan RKS sehingga dapat menjadi acuan penerapan PLTS hybrid dalam mendukung konsep Eco-Airport.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus Ryzky Martha, G., Ayu Dwi Giriantari, I., & Sukerayasa, I. W. (2022). Studi Performance PLTS Rooftop 3 kWp Frameless with On-Grid System di Lingkungan Perumahan Kori Nuansa Jimbaran. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 3(2), 268–280. https://doi.org/10.36418/jiss.v3i2.523

Ari Saputro, I. N., & Oetomo, P. (2020). Perbandingan Perhitungan dan Simulasi ETAP Sistem Pentanahan Grid-Rod pada Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas. Sinusoida, 22(4), 43–53. https://doi.org/10.37277/s.v22i4.870

CENELEC. (2013). EN 50618: Electric Cables for Photovoltaic Systems.

Febijanto, I. (2010). Faktor Emisi di Sistem Jaringan Ketenagalistrikan Jawa-Madura-Bali. 11(2), 227–237.

Fuaddin, D., & Daud, A. (2021). Rancangan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya On-Grid Kapasitas 20 kWp untuk Residensial. Jurnal Teknik Energi, 10(1), 53–57. https://doi.org/10.35313/energi.v10i1.2329

Karuniawan Eriko Arvin, Sugiono Friska Ayu Fitriani, Larasati Pangestuningtyas Diah, & Pramurti Adeguna Ridlo. (2023). Analisis Potensi Daya Listrik PLTS Atap di Gedung Direktorat Politeknik Negeri Semarang dengan Perangkat Lunak PVsyst. Journal of Energy and Electrical Engineering (JEEE), 4(2), 75–80.

Kossi, V. R. (2018). Perencanaan PLTS Terpusat (Off-Grid) di Dusun Tikalong Kabupaten Mempawah. Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN.

Nur Diansyah, I. F., Handoko, S., & Windarta, J. (2021). Implementasi dan Evaluasi Performa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On Grid Studi Kasus SMP N 3 Purwodadi. Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 10(4), 701–708. https://doi.org/10.14710/transient.v10i4.701-708

PP 40. (2012). Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2012 tentang Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Bandar Udara.

Pratama, R. P. (2020). Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan Sistem On Grid sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif di Klinik Mitra Husada Kabupaten Kediri.

Pryahapsara, I., Anka, M., & Pasha, A. (n.d.). Kajian Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.

Samsurizal, Mauriraya, K. T., Fikri, M., Pasra, N., & Christiono. (2021). Pengenalan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) (pp. 1–53).

SNI. (2011). Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2011 (PUIL 2011). Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-09-28

Citation Check