Strategi Peran Industri Pertahanan Nasional Guna Meningkatkan Kesiapan Operasional Pesawat Angkut Sedang TNI Angkatan Udara Dalam Rangka Mendukung Pertahanan Negara

Authors

  • Yadi Mulyadi Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Marsono Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Y H Yogaswara Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jetish.v6i1.9368

Keywords:

Industri Pertahanan Nasional, Kesiapan Operasional, Pesawat Angkut Sedang, Defense Industrial Base, Pertahanan Negara

Abstract

Kesiapan operasional pesawat angkut sedang merupakan salah satu faktor strategis dalam mendukung kemampuan mobilitas udara TNI Angkatan Udara, khususnya dalam pelaksanaan operasi militer, operasi militer selain perang, bantuan kemanusiaan, serta penanggulangan bencana. Namun demikian, tingkat kesiapan operasional pesawat angkut sedang di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan ketersediaan suku cadang, ketergantungan terhadap pemasok luar negeri, keterbatasan kapasitas maintenance, repair, and overhaul (MRO), serta belum optimalnya sinergi antara industri pertahanan nasional dengan pengguna alutsista. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kesiapan operasional tidak hanya bergantung pada aspek teknis pemeliharaan, tetapi juga dipengaruhi oleh kapasitas industri pertahanan nasional dalam menjamin keberlanjutan dukungan logistik dan pemeliharaan sepanjang siklus hidup alutsista. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran industri pertahanan nasional dalam meningkatkan kesiapan operasional pesawat angkut sedang TNI Angkatan Udara serta kontribusinya terhadap penguatan pertahanan negara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, serta telaah berbagai kebijakan dan dokumen pendukung. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengintegrasikan konsep Defense Industrial Base, Integrated Logistics Support, Reliability, Availability, Maintainability and Supportability (RAMS), dan model kolaborasi Hexa Helix sebagai kerangka konseptual dalam menjelaskan hubungan antara kapasitas industri pertahanan dengan kesiapan operasional pesawat angkut sedang. Integrasi keempat konsep tersebut merupakan kebaruan penelitian yang diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih komprehensif dibandingkan penelitian sebelumnya yang umumnya mengkaji aspek industri pertahanan atau kesiapan operasional secara terpisah. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pertahanan serta menjadi masukan bagi pemerintah, Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Udara, dan industri pertahanan nasional dalam merumuskan strategi penguatan kapasitas industri pertahanan guna meningkatkan kesiapan operasional alutsista secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bitzinger, R. A. (2021). Defense industrial resilience in the Indo-Pacific region. Defense & Security Analysis, 37(4), 421–439.

Fiott, D. (2021). European defence industrial resilience after COVID-19. Journal of European Integration, 43(5), 635–651.

Hartley, K. (2020). The future of the defense industry. Defence and Peace Economics, 31(8), 899–914.

Haryadi, A., Sulistyadi, E., & Asmoro, N. (2025). Strategi peningkatan daya saing industri pertahanan nasional pada era digital. Formosa Journal of Applied Sciences, 4(1), 366–382.

Haryadi, A., Sulistyadi, E., & Asmoro, N. (2025). Strategies for increasing the competitiveness of the national defense industry in the digital age. Formosa Journal of Applied Sciences, 4(1), 366–382.

Kosal, M. (2020). Defense innovation and national security. Defence Studies, 20(3), 289–305.

Kurniawan, D. (2024). Analisis kesiapan operasional alutsista dalam mendukung pertahanan negara. Jurnal Pertahanan dan Bela Negara, 14(2), 101–119.

Nugroho, B. (2022). Kemandirian industri pertahanan Indonesia dalam mendukung sustainment alutsista. Jurnal Industri Pertahanan Indonesia, 8(1), 45–59.

Petrúf, M., & Považan, J. (2014). Integrated logistic support concept in aviation engineering. Logistics and Transport, 22(2), 21–28.

Prasetyo, A. (2023). Kesiapan alutsista sebagai indikator pertahanan negara. Jurnal Ketahanan Nasional, 29(2), 155–171.

Raska, M. (2021). Defense industrial development in Southeast Asia. Asian Security, 17(2), 162–180.

Setiawan, R. (2021). Peran maintenance, repair, and overhaul dalam meningkatkan kesiapan pesawat militer. Jurnal Teknologi Dirgantara, 19(2), 77–90.

SIPRI. (2024). Global arms industry trends and military expenditure. Stockholm International Peace Research Institute.

Sulistyadi, E. (2023). Penguatan industri pertahanan nasional menuju kemandirian pertahanan Indonesia. Jurnal Strategi Pertahanan, 9(1), 35–50.

Yusgiantoro, P. (2020). Industri strategis nasional dalam perspektif ketahanan nasional. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(1), 1–18.

Downloads

Published

2026-10-31

Issue

Section

Articles

Citation Check