Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Keywords:
Modul Ajar, Problem Based Learning, Komunikasi MatematisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul ajar berbasis problem based learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri di Kabupaten Purworejo pada siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara, validasi modul ajar, angket respon, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis dari segi kelayakan modul ajar yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar berbasis problem based learning valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penilaian modul ajar yang dilakukan oleh dua validator ahli menunjukan bahwa modul ajar berbasis problem based learning yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata 3,23 yang berarti bahwa modul ajar berbasis problem based learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penilaian kepraktisan dari data angket respon siswa untuk uji coba luas diperoleh persentase kepraktisan 86% dengan kriteria sangat praktis, serta angket respon guru diperoleh persentase kepraktisan 85,27% dengan kriteria sangat praktis, yang berarti bahwa modul ajar berbasis problem based learning mudah digunakan dan diterapkan dalam penggunaannya. Modul ajar berbasis problem based learning memenuhi kriteria efektif berdasarkan hasil pre-test dan post-test kemampuan komunikasi matematis sebanyak 32 siswa dengan menggunakan uji N-Gain memperoleh skor 0,59 dengan kriteria sedang yang berarti bahwa modul ajar berbasis problem based learning dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Modul ajar berbasis problem based learning dikategorikan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis.
References
Aulia, N., Nurmawati, N., Andhany, E. 2020. Pengembangan Modul Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Di Man 3 Langkat. Axiom Jurnal Pendidikan & Matematika. 9(2). 133-144.
Azinar, J. A. 2018. Pengembangan Perangkat Pembelajaran berbasis Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP/MTs. Skripsi Universitas Islam Negeri Ar-Rainiry Darussalam.
Aryanti. 2020. Inoasi Pembelajaran Matematika di SD. Bandung: Deepublish Publisher.
Hake, R. R. 1999. Analyzing Change/Gain Scores. Dept. of Physics Indiana University. Diunduh dari http://www.physics.indiana.edu pada 28 Februari 2023.
Kemendikbud. 2021. Panduan Pembelajaran dan Asesmen, Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMA/MA) Pusat Asesmen dan Pengembangan dan Perbukuan. Jakarta: Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbud. 2022. Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka. Kemendikbud.
Kemendikbud. 2022. Pembelajaran dan Asesmen. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Kurniati. O., Sumardji., Suwanti. V. 2019. Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa. Rainstek Jurnal Terapan Sains & Teknologi, 1(4), 29-36.
Maulida, U. 2022. Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. Tarbawi, 5(2), 130-138. https://stai-binamadani.e-journal.id/Tarbawi
Millah, D. 2015. Audience Centered Pada Metode Presentasi Sebagai Aktualisasi Pendekatan Student Centered Learning. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam. 10(2), 255-278.
Muarif, H. 2021. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP. Skripsi.unimed.
NTCM. 2000. Principle and Standards for School Mathematics. USA: The National Councilof Theachears Mathematics, Inc.
Permendiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Permendiknas.
Permendikbudristek No. 16 Tahun 2022 Tentang Standar Proses.
Putri, C. A. D., Rindayati, E., & Damariswara, R. 2022. Kesulitan Calon Pendidik dalam Mengembangkan Perangkat pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Tindakan Kelas, 3(1), 18-27. https://doi.org/10.53624/ptk.3il.104
Rahmah, A. N., Zulkarnain, Hutapea, N. M. 2021. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Model Problem Based Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Kelas VII SMP/MTs. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 125-138.
Setyadi, A., & Saefudin, A. A. 2019. Pengembangan Modul Matematika dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Siswa Kelas VII SMP. Pytagoras Jurnal Pendidikan Matematika. 14(1), 12-22.
Silmi, B., Fahyuni, E. F., & Astuti, A. P. 2022. Analisis Penerapan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa Sekolah Dasar. Al-Muaddib. 4(2), 135-146.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JLEB: Journal of Law Education and Business Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JLEB: Journal of Law Education and Business a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.