Pelindungan Makanan Tradisional Cimpa Sebagai Indikasi Geografis
DOI:
https://doi.org/10.57235/jleb.v2i1.1647Keywords:
Indikasi Geografis, Cimpa, KaroAbstract
Salah satu bagian dari HKI yang masih jarang dikenal masyarakat adalah Indikasi Geografis. Undang Nomor 20 Tahun 2016 mengenai Merek dan Indikasi Geografis, diharapkan mampu terlaksana sesuai dengan UU yang telah disahkan. Penelitian ini berjudul: “Pelindungan Makanan Tradisional Cimpa Sebagai Indikasi Geografis”.Penelitian ini meneliti tentang Bagaimana Pelindungan Indikasi Geografis terhadap cimpa makanan khas Karo. Adapun tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Untuk mengetahui apakah cimpa dapat mendapatkan pelindungan indikasi geografis .Mini Riset ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif dengan jenis penelitian Hukum Normatif (Empiris). Teknik Pengumpulan data Melalui wawancara, dokumentasi dan sumber data yang diambil dari masyarakat Karo untuk mengetahui mengenai makanan khas Karo yaitu cimpa. Hasil Penelitian yang penulis dapatkan bahwa makanan tradisional Karo yaitu memiliki ciri khas tersendiri yaitu bungkus dari cimpa yaitu daun marasi(dalam bahasa Karo disebut daun singkut),dimana daun marasi banyak ditemukan di tanah karo.Dan hasil penelitian yang penulis dapatkan bahwa cimpa makanan tradisional Karo belum mendapatkan perlindungan indikasi geografis.
Downloads
References
Alfons, M. (2017). Implementasi Hak Kekayaan Intelektual Dalam Perspektif Negara Hukum | Alfons | Jurnal Legislasi Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia 14(3) 301–2. https://ejurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/111
Aling, D. F. (2009). Sistem Perlindungan Indikasi Geografis Sebagai Bagian Dari Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia
Aridhayandi, M. R. (2018). Peran Pemerintah Daerah Dalam Pelaksanaan Pemerintahan Yang Baik (Good Governance) Dibidang Pembinaan Dan Pengawasan Indikasi Geografis. Jurnal Hukum & Pembangunan, 48(4), 883-902.
Berutu, R. A., Bintang, D. P., Ginting, L. M. B., Butar-butar, I. F., Siahaan, P. G., & Br, R. B. B. (2023). Pelindungan Hukum Pengetahuan Tradisional Terhadap Makanan Tradisional Cimpa Matah Sebagai Makanan Khas Suku Karo. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 7(3), 980-984
Darwance, D., & Ramadhani, T. (2022). Kajian Terhadap Kedudukan Pemerintah Daerah Sebagai Pemohon Dalam Perlindungan Indikasi Geografis. PROGRESIF: Jurnal Hukum, 16(2), 149-166.
Dewi,L.K.,&Landra,P.T.C.(2019).Perlindungan Produk-Produk Berpotensi Hak Kekayaan Intelektual Melalui Indikasi Geografis. Kertha Semaya J. Ilmu Huk, 7,1-17.
Dirkareshza, R., & Firdus, A. (n.d.). The Urgency Of Registration Of Geographical. 1–14.
Erlina, E., Safitri, M., & Seftiniara, I. N. (2020). Perlindungan Hukum Indikasi Geografis
Geografis, I., Produk, D., Buah, O., Di, S., Padangsidimpuan, K., Hukum, F., Sumatera, U., Geografis, P. I., Salak, B., Products, G. I., & Salak, B. (2022). Mella Puspita Lubis. 3(1), 51–60.
Harianto, D., Sitanggang, A. T., Ritonga, N. S., Sianipar, R., Siahaan, P. G., & Angin, R. B. B. P. (2023). Protection Geographical Indication of Cimpa Tuang Food: Measuring Cultural and Economic Value in Sukalaju Village. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 7(2), 3428-3434.
Hidayat, F. (2014). Penerapan Perlindungan Hukum Terhadap Produk Potensi Indikasi Geografis di Indonesia. Risalah Hukum, 72-83.
Irawan, C. (2017). Pendaftaran Indikasi Geografis Sebagai Instrumen Perlindungan HukumDan Peningkatan Daya Saing Produk Daerah Di Indonesia.
Journal, B. M. (2021). Karo Traditional Food Inventory in the Design of Culinary Branding in Karo. 1(2), 167–180.
Lukito, I. (2018). Peran Pemerintah Daerah dalam mendorong Potensi Indikasi Geografis. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 12(3)
Martin Putranta Ginting, A. (2023). Ragam Kuliner Makanan Khas Karo Dalam Fotografi Makanan (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Media Kreatif).
Rahman, B. (2023). Potensi Makanan Tradisional Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner Di Kabupaten Karo. TEHBMJ (Tourism Economics Hospitality and Business Management Journal), 3(1), 47-52.
Sasongko, W. (2012). Indikasi Geografis: Rezim Hki Yang Bersifat Sui Generis. Jurnal Media Hukum, 19(1).
Sembiring, H., & Setia, E. (2020, October). Konsep Nama Kuliner Khas Karo: Kajian Metabahasa Semantik Alami. In Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA) (Vol. 3, No. 3, pp. 64-70).
Simanjuntak, Y. N. (2023). Pelanggaran Indikasi Geografis ditinjau dari Aspek Perlindungan Konsumen Articcle Information Indikasi Geografis (selanjutnya disebut UU Merek dan Indikasi Geografis) suatu barang dan/atau produk yang karena faktor lingkungan geografis termasuk.
Yessiningrum, W. R. (2015). Perlindungan hukum indikasi geografis sebagai bagian dari hak kekayaan intelektual. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 3(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JLEB: Journal of Law Education and Business Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JLEB: Journal of Law Education and Business a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












