Kewenangan PTUN Dalam Mewujudkan Keadilan Hukum Ditinjau dari Aspek Hukum Tata Negara

Authors

  • Khairunnisaa Pulungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Irwansyah Irwansyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Khoirotun Nisa Pulungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dimas Ath Thaariq Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

PTUN, Keadilan, Hukum Tata Negara

Abstract

Menurut Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, keputusan dan tindakan pejabat administrasi negara harus didasarkan pada peraturan perundang-undangan dan prinsip umum. Pemerintahan Bersih (AAUPB). Namun, pejabat pemerintah kadang-kadang menolaknya, menyebabkan penyalahgunaan wewenang. Ketika Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 diberlakukan, Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) memiliki tugas yang lebih besar. Setelah diberlakukan, PTUN sekarang memiliki wewenang untuk memeriksa dan memutuskan apakah ada penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Pejabat Pemerintahan saat menjalankan tugasnya. Dengan demikian, sebagai lembaga hukum yang independen, PTUN bertanggung jawab untuk menangani masalah penyalahgunaan wewenang

References

Basah Sjachran . (1985). iEksistiensi dan Tolak Ukur Pieradilan Administrasi Niegara. Bandung: Alumni.

Fachrudin Irfan. (2004). Piengawasan Pieradilan Administrasi Tierhadap Tindakan Piemierintah. Bandung: Alumni.

Fahmal Muin. (2006). Pieran Asas-Asas Umum Piemierintahan yang Layak Dalam Miewujudkan Piemierintagan yang Biersih. Yogyakarta: UII Priess.

Hadjon M Philipus. (2008). Piengantar Hukum Administrasi Indoniesia. Yogyakarta: Gajah Mada Univiersity Priess.

Hayati Tri. (2005). Administrasi Piembangunan: Suatu Piendiekatan Hukum & Pieriencanaannya. Jakarta: UI Priess.

HR Ridwan. (2008). Hukum Administrasi Niegara. Jakarta: Rajawali Piers.

Koiesoiemahatmadja. (1975). Piengantar Hukum Tata Usaha Niegara Indoniesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Magnis Frans Susieno. (2001). iEtika Politik. Jakarta: Gramiedia Pustaka Utama.

Mahkamah Agung RI. (2011). Pierkiembangan Pieradilan Tata Usaha Niegara & Pokok-Pokok Hukum Tata Usaha Niegara Dilihat Dari Biebierapa Sudut Pandang. Jakarta: Pierpustakaan & Layanan Informasi MA.

Marbun. (2003). Pieradilan Tata Usaha Niegara. Yogyakarta: Libierty.

Porbopranoto Kuntjoro. (1981). Pierkiembangan Hukum Administrasi Indoniesia. Bandung: Bina Cipta.

Sadjijono. (2008). Bab-Bab Pokok Hukum Administrasi Indoniesia. Yogyakarta: LaksBang Priessindo.

Siedarmayanti. (2003). Good Goviernancie (Kiepiemierintahan yang Baik) Dalam Rangka Otonomi Daierah. Bandung: Mandar Maju.

Sietiadi Wicipto. (2003). Hukum Acara Pieradilan Tata Usaha Niegara Suatu Pierbandingan. Jakarta: Rajawali Grafindo Piersada.

Soiemitri Rochmat. (1998). Pieradilan Tata Usaha Niegara. Bandung: Riefika Aditama.

Supandi. (2016). Hukum Pieradilan Tata Usaha Niegara. Bandung: Alumni.

Wiarda., Donnier. (1999). Pienierapan Umum Pienyielienggaraan Piemierintahan Yang Layak Di Lingkungan Pieradilan Administrasi . Bandung: Citra Aditya Bakti.

Liembaran niegara Riepublik Indoniesia (LN RI) Tahun 1986 Nomor 77

Tambahan Liembaran Niegara (TLN) Nomor 3344, Pasal 53 ayat (1).

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tientang Adminstrasi Piemierintahan

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 Tientang Pieradilan tata Usaha Niegara

UU No. 30 tahun 2014

Downloads

Published

2024-09-30