Analisis Pertanggungjawaban Pelaku Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Sebagai Joki/Pengganti Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) (Studi Putusan Nomor 511/Pid.Sus/2024/Pn. Tjk)

Authors

  • Harneli Dewi Universitas Bandar Lampung, Indonesia
  • Bambang Hartono Universitas Bandar Lampung, Indonesia
  • Benny K Limantara Universitas Bandar Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jleb.v4i1.8047

Keywords:

pertanggungjawaban pidana, tindak pidana ITE, joki CPNS, akses ilegal, putusan pengadilan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang bertindak sebagai joki atau pengganti dalam pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sebagaimana tercermin dalam Putusan Nomor 511/Pid.Sus/2024/Pn. Tjk. Fenomena praktik perjokian dalam seleksi CPNS merupakan bentuk penyalahgunaan sistem elektronik yang merugikan integritas proses rekrutmen aparatur negara serta mencederai prinsip keadilan dan meritokrasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Analisis difokuskan pada penerapan ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan joki memenuhi unsur tindak pidana akses ilegal dan/atau manipulasi informasi elektronik yang dilakukan dengan sengaja dan tanpa hak. Pertanggungjawaban pidana dibebankan berdasarkan terpenuhinya unsur kesalahan berupa kesengajaan (dolus) serta tidak adanya alasan pemaaf maupun pembenar. Putusan hakim mencerminkan upaya penegakan hukum untuk menjaga kredibilitas sistem seleksi berbasis komputer dan memberikan efek jera terhadap pelaku kejahatan siber di lingkungan administrasi pemerintahan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Maryam, T. A. (2024). Peran digital forensik dalam pengumpulan bukti pada tindak pidana elektronik. Konsensus: Jurnal Hukum & Masyarakat. Diakses dari https://journal.appisi.or.id/index.php/konsensus/article/view/211.

Anggraeni, D. R. (2024). Analisis yuridis peran digital forensik dalam pembuktian tindak pidana di Indonesia. Media Hukum Indonesia. Diakses dari https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/MHI/article/download/580/601.

Penulis Tidak Tertera. (2022). Tinjauan hukum terhadap manipulasi informasi elektronik (studi perkara dan penerapan Pasal 35 UU ITE). Bhirawa Law Journal, 3(2). Diunduh dari https://jurnal.unmer.ac.id/index.php/blj/article/download/8914/pdf/31387.

Penulis Tidak Tertera. (2025). Analisis terhadap kedudukan alat bukti elektronik dalam perkara ITE. Konsensus: Jurnal Hukum & Masyarakat. Diakses dari https://journal.appisi.or.id/index.php/konsensus/article/download/989/1092/4978.

Sitanggang, Z. (2025). Analisis kriminologis atas kasus joki ujian seleksi CPNS. Jurnal Ilmu & Integritas (JIIC). Diunduh dari https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/download/4391/4440.

Gemilang, H. F., & Bakhtiar, H. S. (2024). Meninjau ilmu digital forensik terhadap bukti elektronik dalam tindak pidana ITE. Perahu (Penerangan Hukum): Jurnal Ilmu Hukum, 12(2). Diakses dari https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/2255.

Penulis Tidak Tertera. (2024). Pemanfaatan digital forensik dan teknologi informasi dalam pembuktian pemalsuan dokumen elektronik. Prosiding Konferensi / Prosiding Nasional (APP IHI). Diakses dari https://prosiding.appihi.or.id/index.php/PROSEMNASHUK/article/view/39.

Maulana Putra, N. P. M. (2025). Kajian hukum digital forensik dalam penanganan kejahatan siber di pengadilan Indonesia. Repository ULB (artikel). Diakses dari https://repository.ulb.ac.id/1702/2/ARTIKEL%20B.%20INDONESIA.pdf.

Kanter, V. J. (2022). Penerapan sanksi pidana terhadap pemalsuan dokumen berbasis elektronik: Analisis yuridis. Lex Crimen, XI(2). Diunduh dari https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/lexcrimen/article/download/38617/35231/82334.

Harmen, R., Lestari, F., & Prabowo, D. (2023). Penyalahgunaan sistem seleksi rekrutmen: Studi kasus joki CPNS dan BUMN. Jurnal Integritas, 9(2), 77–93. Diakses dari https://journal.aspirasi.or.id/index.php/ASPIRASI/article/download/2080/2112/10145.

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Dewi, H., Hartono, B., & Limantara, B. K. (2026). Analisis Pertanggungjawaban Pelaku Tindak Pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Sebagai Joki/Pengganti Tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) (Studi Putusan Nomor 511/Pid.Sus/2024/Pn. Tjk). Journal of Law, Education and Business, 4(1), 233–239. https://doi.org/10.57235/jleb.v4i1.8047

Issue

Section

Articles

Citation Check