Tata Kelola Ruang Terbuka Hijau Pulau Belibis Dalam Perspektif Good Environmental Governance
DOI:
https://doi.org/10.57235/jleb.v4i1.8356Keywords:
Ruang Terbuka Hijau, Good Environmental Governance, Kota SolokAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola RTH Pulau Belibis Kota Solok dalam Perspektif Good Environmental Governance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif bersifat deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui wawancara berbagai sumber informasi, observasi pengamatan langsung dilapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan tata kelola RTH Pulau Belibis dalam perspektif good environmental governance belum terlaksana dengan maksimal, sesuai dengan hasil penelitian yang peneliti lakukan dengan menggunakan teori Belbase. Indikator teori terdiri dari 1) Aturan hukum, belum optimal hal ini dibuktikan dengan belum terdapatnya regulasi terkait RTH, tidak ada SOP secara khusus yang mengatur tentang pengelolaan RTH Pulau Belibis, dan RTH belum menjadi prioritas di Kota Solok, 2) Partisipasi dan representasi, Keterlibatan masyarakat dan komunitas mengalami kemunduran, 3) Akses terhadap informasi, terdapat website Dinas Pariwisata dan akun media sosial seperti facebook dan instagram, 4) Transparansi dan akuntabilitas, bentuk transparansi dan laporan pertanggungjawaban dapat diakses pada website PPID Kota Solok, 5) desentralisasi, belum mencapai desentralisasi fungsional yang ideal karena belum adanya Unit Pelaksana Teknis (UPT) khusus yang independen, 6) Lembaga dan institusi, Pengelolaannya masih ditangani secara internal oleh Bidang Destinasi Dinas Pariwisata, dan sesekali berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Lingkungan, 7) Akses untuk memperoleh keadilan, saluran pengaduan resmi (LAPOR) namun pemanfaatannya tidak maksimal. Adapun faktor penghambatnya yaitu Alokasi anggaran yang belum maksimal, dan kesadaran masyarakat yang rendah
Downloads
References
Aji, L. P., Syafri, W., & Labolo, M. (2024). Implementasi Good Environmental Governance. Jurnal Kajian Riset Multisiplin, 8(5), 237–251. https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkrm/issue/view/181
Alaslan, A. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (1st ed.). PT RajaGrafindo Persada. https://doi.org/10.31237/osf.io/2pr4s
Anisykurlillah, R., & Sampe, S. (2024). Portrait of Environmental Governance in Waste Management in Malang City. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(2), 503–511. https://doi.org/10.14710/jil.22.2.503-511
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. (2024). Laporan Akhir Rencana Pola Ruang Wilayah Kota Solok Tahun 2024-2044.
Fakhri Mashar, M. (2021). Fungsi Psikologis Ruang Terbuka Hijau. Jurnal Syntax Admiration, 2(10), 1930–1943. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i10.332
Irvan, D. M., & Yulianti, R. (2025). Analisis Good Environmental Governance Dalam Di Kota Tangerang The Analysis of Good Environmental Governance in Green Open Space Management in Tangerang. Senandika : Seminar Nasional Administrasi Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 1.
Laporan Kinerja Dinas Pariwisata Kota Solok Tahun 2024
Marfian, A. S., & Said, M. (2024). Study Of Work Environmental Governance. Meraja Journal, 7(2), 176–194.
Nofli, R. A. (2025). Pengembangan Objek Wisata Pulau Belibis Di Kelurahan Kampung Jawa Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(September), 280–303. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.28851
Paudel, S., & States, S. L. (2023). Urban green spaces and sustainability: Exploring the ecosystem services and disservices of grassy lawns versus floral meadows. Urban Forestry and Urban Greening, 84, 127932. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2023.127932
Peraturan Daerah Kota Solok Nomor 5 Tahun 2023 Tentang Rencana Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2022 Tentang Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau
Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2022 Tentang Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau
Rayhan, A., & Masri, M. (2025). Tata Kelola Hukum Lingkungan di Wilayah Kepulauan (M. H. Maruapey (ed.)). Karya Bakti Makmur Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=iVOUEQAAQBAJ
Rusadi, S. (2024). Good Environmental Governance Penanganan Abrasi Pantai (Vol. 17). PT Mafy Media Literasi Indonesia.
Rusadi, S., & Nina Yuslaini. (2021). Prinsip Good Environmental Governance Oleh Pemerintah Kabupaten Siak (Studi Kasus Kebakaran Lahan Gambut Di Kecamatan Dayun). Jurnal Niara, 14(2), 135–141. https://doi.org/10.31849/niara.v14i2.5502
Saputra, D., & Meirina, I. (2022). Pengaruh Fasilitas Wisata terhadap Minat Berkunjung Wisata di Pulau Belibis Kota Solok. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6, 2201–2208. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/2915
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ghina Haafizhoh, Fajriani Ananda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JLEB: Journal of Law Education and Business Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JLEB: Journal of Law Education and Business a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












