Konvergensi Media Digital pada Program Masterchef Indonesia

Authors

  • Claresta Universitas Buddhi Dharma, Indonesia
  • Reihan Hendi Kurnianto Universitas Buddhi Dharma, Indonesia
  • Nikita Belyana Universitas Buddhi Dharma, Indonesia
  • Algi Lastiawan Universitas Buddhi Dharma, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.8806

Keywords:

Konvergensi Media, Media Digital, Masterchef Indonesia, Audiens, Televisi

Abstract

Perkembangan media digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat terhadap media penyiaran, sehingga mendorong industri televisi untuk menerapkan strategi konvergensi media agar tetap mampu menjangkau audiens. Salah satu program yang menerapkan strategi tersebut adalah MasterChef Indonesia melalui pemanfaatan berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik konvergensi media pada MasterChef Indonesia, mengetahui cara audiens memanfaatkan media digital dalam mengakses konten, serta memahami persepsi audiens terhadap penerapan konvergensi media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap penggemar MasterChef Indonesia, observasi pada platform digital resmi, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MasterChef Indonesia telah menerapkan konvergensi media secara menyeluruh melalui integrasi televisi konvensional dengan berbagai platform digital, seperti YouTube, Instagram, TikTok, Facebook, dan RCTI+. Audiens memanfaatkan platform tersebut secara fleksibel sesuai kebutuhan, dengan media sosial berperan sebagai pemicu untuk mengakses tayangan penuh melalui YouTube atau RCTI+. Selain itu, media digital juga dimanfaatkan sebagai ruang interaksi dan partisipasi aktif antarpenggemar. Penerapan konvergensi media dinilai memberikan kemudahan akses, meningkatkan keterlibatan audiens, serta memperluas jangkauan program. Namun, penyebaran cuplikan yang mengandung spoiler di media sosial menjadi salah satu tantangan yang dapat mengurangi pengalaman menonton sebagian audiens. Penelitian ini menunjukkan bahwa konvergensi media merupakan strategi yang efektif bagi industri penyiaran dalam mempertahankan relevansi di era digital, dengan tetap memperhatikan pengelolaan distribusi konten agar pengalaman audiens tetap optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, P. d. (2017). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Thousand Oaks, California: SAGE Publications, Inc.

Mardhiyyah, M. (2023). Konvergensi Media (analisis transformasi media konvensional dalam perspektif ekonomi kritis). An-Nida: Jurnal Komunikasi Islam, 130.

Masse, M. R. (2017). Internet Dan Penggunaannya (Survei di kalangan masyarakat Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan). Jurnal Studi Komunikasi Dan Media, 17.

Miles, H. d. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks, California: SAGE Publications, Inc.

Moleong. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung, Jawa Barat: PT. Remaja Rosdakarya.

Robbaanii, M. H. (2026). Konvergensi Media Dalam Menghadapi Disrupsi Digital Di Indonesia.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Jawa Barat: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Claresta, Reihan Hendi Kurnianto, Nikita Belyana, & Algi Lastiawan. (2026). Konvergensi Media Digital pada Program Masterchef Indonesia. Journal of Law, Education and Business, 4(2), 593–598. https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.8806

Citation Check