Strategi Komunikasi Militer Amerika Serikat Melalui Sandi Navajo dan Relevansinya bagi Pertahanan Indonesia

Authors

  • Suryo Febri Christiawan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Guntur Eko Saputro Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Suwito Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.8823

Keywords:

komunikasi militer; sandi Navajo; Command and Control; keamanan informasi; pertahanan Indonesia; kearifan lokal.

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi militer Amerika Serikat melalui penggunaan sandi bahasa Navajo pada Perang Dunia II di kawasan Pasifik serta relevansinya bagi penguatan sistem komunikasi pertahanan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus historis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, analisis dokumen historis, memoar Navajo Code Talkers, dan sumber arsip militer yang dianalisis secara tematik melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sandi Navajo memberikan keunggulan strategis bagi Amerika Serikat karena mampu menjaga kerahasiaan pesan, mempercepat transmisi informasi, dan mendukung efektivitas Command and Control dalam operasi militer. Keunggulan tersebut berkontribusi pada keberhasilan operasi Amerika Serikat di Teater Pasifik, termasuk Guadalcanal, Saipan, Iwo Jima, dan Okinawa. Penelitian ini juga menemukan bahwa prinsip penggunaan bahasa lokal sebagai lapisan keamanan komunikasi memiliki relevansi konseptual bagi Indonesia yang memiliki keragaman linguistik sangat tinggi. Namun, penerapannya tidak dapat dilakukan secara langsung, melainkan harus dikembangkan secara hati-hati sebagai model komunikasi pertahanan berlapis yang memadukan keamanan digital, resiliensi komunikasi, dan kearifan lokal. Artikel ini menawarkan konsep Hybrid Crypto-Linguistic Defense Communication sebagai kerangka awal untuk mengintegrasikan potensi linguistik lokal dengan kebutuhan komunikasi pertahanan modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alberts, D. S., Garstka, J. J., & Stein, F. P. (1999). Network Centric Warfare: Developing and Leveraging Information Superiority. CCRP Publication Series.

Alberts, D. S., & Hayes, R. E. (2003). Power to the Edge: Command and Control in the Information Age. CCRP Publication Series.

Boyd, J. R. (1987). A Discourse on Winning and Losing. Air University Library.

Creveld, M. van. (1985). Command in War. Harvard University Press.

Hastings, M. (2007). Retribution: The Battle for Japan, 1944–45. Alfred A. Knopf.

Hymes, D. (1974). Foundations in Sociolinguistics: An Ethnographic Approach. University of Pennsylvania Press.

Keegan, J. (1989). The Second World War. Penguin Books.

Libicki, M. C. (1995). What Is Information Warfare? National Defense University.

Meadows, W. C. (2021). The First Code Talkers: Native American Communicators in World War I. University of Oklahoma Press.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nez, C., & Avila, J. S. (2011). Code Talker: The First and Only Memoir by One of the Original Navajo Code Talkers of WWII. Berkley Caliber.

Paul, D. A. (1973). The Navajo Code Talkers. Dorrance Publishing.

Prange, G. W., Goldstein, D. M., & Dillon, K. V. (1982). Miracle at Midway. McGraw-Hill.

Rogers, E. M. (1995). Diffusion of Innovations (4th ed.). Free Press.

Saussure, F. de. (1916). Course in General Linguistics. McGraw-Hill.

Shannon, C. E., & Weaver, W. (1949). The Mathematical Theory of Communication. University of Illinois Press.

Toland, J. (1970). The Rising Sun: The Decline and Fall of the Japanese Empire, 1936–1945. Random House.

Toll, I. W. (2011). Pacific Crucible: War at Sea in the Pacific, 1941–1942. W. W. Norton & Company.

Weihrich, H. (1982). The TOWS matrix: A tool for situational analysis. Long Range Planning, 15(2), 54–66.

Rangkuti, F. (2019). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Suryo Febri Christiawan, Guntur Eko Saputro, & Suwito. (2026). Strategi Komunikasi Militer Amerika Serikat Melalui Sandi Navajo dan Relevansinya bagi Pertahanan Indonesia. Journal of Law, Education and Business, 4(2), 654–661. https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.8823

Citation Check