Implementasi Safety Risk Management (SRM) di Area Apron Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru

Authors

  • Rizka Pebrianti Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Ubaedillah Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia
  • Ichyu Machmiyana Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.8952

Keywords:

Safety Risk Management, hazard, apron, penilaian risiko, mitigasi

Abstract

Area apron Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru merupakan zona dengan intensitas operasional tinggi akibat interaksi personel, Ground Support Equipment, dan pesawat udara, sehingga rentan terhadap hazard yang mengancam keselamatan penerbangan, sementara penanganannya belum sepenuhnya didukung integrasi antara temuan lapangan dan sistem pelaporan resmi bandara. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hazard, menilai tingkat risiko, dan merumuskan strategi mitigasi. Pendekatan kualitatif deskriptif dipilih karena bertujuan menggambarkan kondisi hazard secara mendalam dan kontekstual, didukung matriks SKEP 223/X/2009 sebagai alat bantu kuantifikasi risiko, melalui observasi lapangan, wawancara dua narasumber, dan studi dokumentasi data sekunder. Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh temuan hazard: pelanggaran APD, penataan GSE tidak tertib, tumpahan minyak, pergerakan penumpang tanpa pengawasan, tong sampah terbuka, speeding, dan distraksi ponsel. Pergerakan penumpang tanpa pengawasan memperoleh indeks risiko tertinggi dan berada pada zona tidak dapat diterima, sementara enam temuan lain memerlukan keputusan manajemen. Triangulasi data sekunder mengungkap hanya satu temuan yang terdokumentasi resmi, mengindikasikan kesenjangan pelaporan hazard perilaku. Disimpulkan bahwa mitigasi rekayasa fisik lebih efektif menurunkan risiko dibanding mitigasi administratif. Penelitian selanjutnya disarankan mengevaluasi efektivitas mitigasi digital secara empiris.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almer, J. I., Fathin, I., & Martanti, R. (2023). Analisis Peran Unit Safety & Risk Management Dalam Mengidentifikasi Potensi Hazard Di Area Sisi Udara (Airside) Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Media Online) Jurnal Ground Handling Dirgantara, 5(1), 2962–6625.

Cahayani Asira Putri Arif Fakhrudin. (2022). Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan (Safety Management System) Terhadap Sumber Daya Manusia Unit Safet Management System di Bandar Udara Sultan Muhammad Kaharudin.

Guo, Z., Hao, M., Yu, B., & Yao, B. (2022). Detecting delay propagation in regional air transport systems using convergent cross mapping and complex network theory. Transportation Research Part E: Logistics and Transportation Review, 157, 102585. https://doi.org/10.1016/J.TRE.2021.102585

Hafifa Hafifa, & Rezty Fauziah Novianty Z. (2025). Tingkat Risiko Hewan Liar Wildlife Hazard di Area Airside Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital, 2(2), 16–36. https://doi.org/10.61132/jumabedi.v2i2.499

Hana Yosinta, E. (2024). Analisis Majemen Risiko Pada Kinerja Petugas Ground Handling Di Sisi Udara Terhadap Penerapan Safety Management System (Sms) Di Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo.

Hety Nia Marwati. (2022). Analisis Koordinasi Tim Unit Apron Movement Control (AMC) Dalam Penanganan Parkir Pesawat di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(5), 2187–2200. https://doi.org/10.55927/mudima.v2i5.318

Kementrian Perhubungan. (2015). KP No 039 Tahun 2015 Tentang Program Keselamatan Penerbangan Nasional.

Kusumawardana, A. R., & Prayudhista, E. (2024). Implementasi Safety Culture Petugas Aviation security (AVSEC) PT Angkasa Pura 1 terhadap Keamanan dan Keselamatan Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali Jawa Tengah. Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 5(2), 368–385.

Muchamad Nur Syaifulrahman. (2025). Kajian Pengendalian Hazard terhadap Keselamatan Operasional di Apron Bandara Internasional Juanda Surabaya. Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik , 3(4), 30–40. https://doi.org/10.61132/venus.v3i4.992

Najmah. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: Bidang Kesehatan dan Ilmu Sosial.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang No 1 Tahun 2009.

Sulthan Abdi Rahman Mafaza, & Eny Sri Haryati. (2022). Analisis Safety Management System Petugas AMC Dalam Menangani Bahaya Hewan Liar di Area Airside Bandar Udara Adi Soemarmo Surakarta. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(5), 2533–2550. https://doi.org/10.55927/mudima.v2i5.370

Suropati, H. (2022). Peramalan Pasar Transportasi Udara Domestik Indonesia Pasca Pandemi COVID-19. Jurnal Transportasi, 22(3), 227–236.

Wahyudono. (2023). Peran Penting Aviation Security dalam Keamanan Penerbangan di Indonesia.

Yuliani, W. (2018). Quanta Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif Dalam Persepektif Bimbingan dan Konseling. 2(2). https://doi.org/10.22460/q.v2i1p21-30.642

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Rizka Pebrianti, Ubaedillah, & Ichyu Machmiyana. (2026). Implementasi Safety Risk Management (SRM) di Area Apron Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Journal of Law, Education and Business, 4(2), 1065–1071. https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.8952

Citation Check