Flood Risk Reduction Strategy through Land Policy in Solok Regency

Authors

  • Putri Adinda Ardhanaisvara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
  • Sunarno Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.8971

Keywords:

Land Policy, Social Function of Land, Flood Risk Reduction, Solok Regency

Abstract

Solok Regency's hilly terrain and watershed areas make it prone to hydrometeorological disasters, particularly flooding, a vulnerability worsened by land use inconsistent with spatial planning and ecological functions. This research analyzes the legal regulation of land policy in controlling land use to reduce flood risk in Solok Regency, evaluates its conformity and effectiveness, and formulates applicable legal strategies. The method used is normative legal research through statutory, conceptual, historical, and analytical approaches, examining the Basic Agrarian Law alongside spatial planning, environmental, and disaster management regulations. Results show that national agrarian law positions land as carrying social and ecological functions under Article 6 of the UUPA, yet regulatory disharmony, weak oversight, and sectoral approaches persist, leaving land use in flood-prone areas uncontrolled. Stronger integration of land policy, spatial planning, and disaster management, along with consistent enforcement of land's social function, is needed to support sustainable development and reduce flood risk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arbain. (2025). Degradasi lingkungan dan peningkatan risiko banjir di wilayah hulu. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 12(1).

Ardiansyah, et al. (2023). Impact of land use change and climate change on flood inundation area in Cimanuk Watershed. Journal of Environmental Management, 15(2), 63.

Ariantoni. (2009). Modul pelatihan pengintegrasian pengurangan risiko bencana ke dalam sistem pendidikan. LIPI Press/UNDP.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2025). Data bencana hidrometeorologi tahun 2025. [NOTE: source cited from BNPB website; JLEB format prohibits https:// web addresses in the bibliography — please replace with an official printed/archived BNPB report or press release if available.]

Budianto, Hartana, & Ihtiar. (2023). Perubahan tata guna lahan dan dampaknya terhadap debit banjir DAS Padolo. Jurnal Geografi Lingkungan, 10(2), 79.

Erwiningsih, W. (2009). Hak menguasai negara atas tanah. Total Media.

Government Regulation Number 21 of 2021 on the Administration of Spatial Planning (Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang).

Hadjon, P. M., Martosoewignjo, R. S. S., Basah, S., Manan, B., Marzuki, L., ten Berge, J. B. J. M., van Buuren, P. J. J., & Stroink, F. A. M. (2011). Pengantar hukum administrasi Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Harsono, B. (2008). Hukum agraria Indonesia: Sejarah pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, isi dan pelaksanaannya. Jilid 1: Hukum tanah nasional (Rev. ed., 12th printing). Djambatan.

Hutagalung, A. S. (2005). Kewenangan pemerintah di bidang pertanahan. Raja Grafindo Persada.

Law Number 5 of 1960 on the Basic Agrarian Principles (Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria).

Law Number 24 of 2007 on Disaster Management (Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana).

Law Number 26 of 2007 on Spatial Planning (Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang).

Law Number 32 of 2009 on Environmental Protection and Management (Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup).

Limbong, B. (2012). Politik pertanahan. Margaretha Pustaka.

Limbong, B. (2014). Pengadaan tanah untuk pembangunan. Margaretha Pustaka.

Marzuki, P. M. (2022). Penelitian hukum (11th printing). Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(2), 558.

Muta'ali, L. (2014). Pengelolaan wilayah rawan bencana. Badan Penerbit Fakultas Geografi UGM.

Noor, D. (2014). Pengantar mitigasi bencana geologi. Deepublish.

Nurjanah, et al. (2011). Manajemen bencana. Alfabeta.

Ridwan, M., & Sarjito, J. (2024). Studi kajian dampak perubahan tutupan lahan terhadap kejadian banjir di daerah aliran sungai. ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research, 26(1), 40.

Santoso, U. (2010). Hukum agraria dan hak-hak atas tanah. Kencana Prenadamedia Group.

Soekanto, S. (2008). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. PT RajaGrafindo Persada.

Solok Regency Regional Regulation on the Regional Spatial Plan of Solok Regency (Peraturan Daerah Kabupaten Solok tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Solok).

Sumarjono, M. S. W. (2009). Kebijakan pertanahan antara regulasi dan implementasi. Kompas.

Sumarno. (2011). Pengantar manajemen bencana. Mitra Wacana Media.

Wahyuni. (2023). Integrasi mitigasi bencana dalam kebijakan penataan ruang. Jurnal Kebijakan Publik, 14(2).

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

Putri Adinda Ardhanaisvara, & Sunarno. (2026). Flood Risk Reduction Strategy through Land Policy in Solok Regency. Journal of Law, Education and Business, 4(2), 1102–1108. https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.8971

Citation Check