Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Berbasis Syariah di Indonesia: Konsep, Prinsip, dan Implementasi Layanan Syariah BPJS Ketenagakerjaan

Authors

  • Cornelia Aginta Br Sembiring Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Enjelika Simamora Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Febry Br Hutabarat Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Kaiesa Raihatul Muntaza Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Margaretha Sembiring Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Uswatul Akmalia Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Noni Rozaini Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.9333

Keywords:

jaminan sosial ketenagakerjaan, syariah, BPJS Ketenagakerjaan, akad, maqashid syariah

Abstract

Jaminan sosial ketenagakerjaan hadir untuk menjaga pekerja dari risiko kecelakaan kerja, kematian, kehilangan pekerjaan, dan menurunnya pendapatan pada masa tua. Berkembangnya ekonomi syariah mendorong kebutuhan agar perlindungan ini dikelola sesuai nilai syariah. Artikel ini menelaah konsep, prinsip, akad, landasan hukum, pengelolaan dana, dan pelaksanaan layanan syariah BPJS Ketenagakerjaan di Aceh melalui studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data sekunder dari buku, jurnal, dokumen resmi, dan peraturan dianalisis lewat reduksi, penyajian, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa asas gotong royong dalam sistem jaminan sosial nasional sejalan dengan prinsip ta'awun. Pelaksanaannya berpijak pada Peraturan BPJS Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2021 dan Fatwa DSN-MUI Nomor 147/DSN-MUI/XII/2021, yang menuntut dihindarinya riba, gharar, dan maisir serta digunakannya akad dan instrumen investasi yang sesuai syariah. Namun, layanan ini baru menjangkau program Jaminan Hari Tua di Aceh, sehingga investasi dana, sosialisasi, tata kelola, dan cakupan layanan masih perlu diperkuat. Pengembangan ke depan sebaiknya menitikberatkan pada kemaslahatan dan keberlanjutan sistem, bukan hanya kepatuhan secara formal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, J. (2018). Bentuk-bentuk jaminan sosial dan manfaatnya bagi tenaga kerja dalam hukum ketenagakerjaan Indonesia. YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 9(1), 121–135.

Al-Qaradawi, Y. (1995). Problematika kemiskinan: Apa konsep Islam? (Terj.). Surabaya: Bina Ilmu. (Judul asli: Musykilat al-Faqr wa Kayfa 'Alajaha al-Islam).

Al-Zuhaili, W. (1985). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.

Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Jakarta: Gema Insani.

Aprianto, N. (2017). Konstruksi sistem jaminan sosial dalam perspektif ekonomi Islam. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 8(2), 237–262. https://doi.org/10.21580/economica.2017.8.2.1334

Ascarya. (2007). Akad dan produk bank syariah. Jakarta: Rajawali Pers.

Asyhadie, Z. (2007). Aspek-aspek hukum jaminan sosial tenaga kerja di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. London: International Institute of Islamic Thought.

BPJS Ketenagakerjaan. (2026). Data capaian kepesertaan dan pembayaran manfaat tahun 2025.

Chapra, M. U. (1992). Islam and the economic challenge. Leicester: The Islamic Foundation.

Chapra, M. U. (2000). The future of economics: An Islamic perspective. Leicester: The Islamic Foundation.

Fadhil, M., Nuryanti, N., & Muslim, M. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan peserta bukan penerima upah pada BPJS Ketenagakerjaan perspektif ekonomi syariah. Jurnal Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau, 3(2), 341–355. https://jom.uin-suska.ac.id/index.php/jurnalfsh/article/view/819

Ilmi, M. (2024). Optimasi alokasi dana JHT syariah: Go broad or stay domestic? Jurnal Jamsostek, 2(2), 92–117. https://doi.org/10.61626/jamsostek.v2i2.17

Imaniyah, B., & Agus, A. H. (2019). Akad program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dalam konteks ekonomi syariah. Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business, 4(1), 96–110. https://doi.org/10.31332/lifalah.v4i1.1142

Irsyadi, M. L., & Slamet, J. Q. (2024). Analisis istinbath hukum pada Fatwa DSN-MUI No. 147/DSN-MUI/XII/2021 tentang penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan berdasarkan prinsip syariah. Journal of Fiqh in Contemporary Financial Transactions, 2(1), 70–87. https://doi.org/10.61111/jfcft.v2i1.661

Listyadewi, R. P., & Pasaribu, A. R. (2024). Layanan dan prinsip syariah dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia. Jurnal Jamsostek, 2(1), 44–62. https://doi.org/10.61626/jamsostek.v2i1.38

Markowitz, H. (1952). Portfolio selection. The Journal of Finance, 7(1), 77–91. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1952.tb01525.x

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Murtiana, D. (2023). The future of sharia-based employment insurance for Indonesia's Employment Insurance Agency (BPJS Ketenagakerjaan): Learning from Malaysia. Jurnal Jamsostek, 1(1), 48–66. https://doi.org/10.61626/jamsostek.v1i1.7

Nurdin, R., Purnamasari, R., & Fauzan, F. (2021). Gampong employment insurance agreement review according to kafalah agreement (Case study of Riseh Tunong Village, Sawang District North Aceh Regency). Dusturiyah: Jurnal Hukum Islam, Perundang-undangan dan Pranata Sosial, 11(2), 209–228. https://doi.org/10.22373/dusturiyah.v11i2.11901

Pasaribu, A. R., Novianti, T., & Priyarsono, D. S. (2022). Pengaruh jangkauan terhadap keberlanjutan keuangan BPJS Ketenagakerjaan. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM), 8(3), 868. https://doi.org/10.17358/jabm.8.3.868

Peraturan BPJS Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2021 tentang Layanan Syariah Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Aceh.

Putri, A., Lubis, F. A., & Hasibuan, R. R. A. (2023). Analisis sistem pengelolaan dana jaminan dan pembayaran klaim pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota dalam perspektif manajemen keuangan syariah. As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal, 2(2), 171–183. https://doi.org/10.56672/syirkah.v2i2.98

Suciati, E. D., Saffina, S., Anjani, R. D., Joni, & Fauziah, R. (2025). Memahami jaminan sosial Indonesia: Kajian integratif BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan konsep asuransi sosial. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JEMB), 3(2), 176–183. https://doi.org/10.62017/jemb.v3i2.5927

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sundari, N., Yusrizal, Y., & Atika, A. (2023). Analisis jaminan kematian terhadap ahli waris BPJS Ketenagakerjaan menurut perspektif asuransi syariah (Studi kasus BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan). Jurnal Ekonomika dan Bisnis (JEBS), 3(3), 476–487. https://doi.org/10.47233/jebs.v3i3.1403

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Vandiantara, S. (2017). Tinjauan hukum Islam terhadap proses pengelolaan dan konsep investasi dana premi BPJS Ketenagakerjaan. Jurnal Balance, 14(1), 120–132.

Wahid, S., Aisyah, S., & Sakka, A. R. (2025). Politik hukum Islam dalam pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan syariah di Indonesia. WELFARE STATE Jurnal Hukum, 4(1), 25–44. https://doi.org/10.56013/welfarestate.v4i1.3561

Yuda, T. K. (2020). The development of "Islamic welfare regime" in South East Asia. International Journal of Sociology and Social Policy, 40(3/4), 220–235. https://doi.org/10.1108/IJSSP-08-2018-0137

Zahir, R., Lestari, T., & Kurniati. (2025). Telaah hukum Islam terhadap asuransi BPJS: Perspektif Maqasid al-Shariah dalam pelayanan kesehatan. Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 66–73. https://doi.org/10.58540/jih.v1i2.746

Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-10-17

How to Cite

Cornelia Aginta Br Sembiring, Enjelika Simamora, Febry Br Hutabarat, Kaiesa Raihatul Muntaza, Margaretha Sembiring, Uswatul Akmalia, & Noni Rozaini. (2026). Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Berbasis Syariah di Indonesia: Konsep, Prinsip, dan Implementasi Layanan Syariah BPJS Ketenagakerjaan. Journal of Law, Education and Business, 4(2), 1486–1498. https://doi.org/10.57235/jleb.v4i2.9333

Citation Check