(2) Bangun Pasaribu
(3) M Husni Malik Hasibuan
*corresponding author
AbstractPondasi merupakan bagian dari sistem struktur yang berfungsi meneruskan beban dari struktur bagian atas, kelapisan tanah bagian bawah, tanpa mengakibatkan keruntuhan geser tanah dan penurunan tanah (settlement) yang berlebihan penentuan jenis pondasi yang akan digunakan bergantung pada hasil investigasi awal penyelidikan tanah. Dalam pembangunan jalur kereta api lintas medan binjai, menggunakan pondasi borepile. pada pembangunan jalur kereta api lintas medan binjai menggunakan pondasi borpile yang digunakan sebanyak 8 buah kemudian disatukan dengan (pile group) diameter borpile Ø1200 mm, disatukani dengan pile cap ukuran lebar 11 m dan Panjang 5 meter. hasil penyelidikan tanah yang dilakukan dengan pengeboran tanah (borelog test) sedalam 40 m, ditemukan rata-rata lapisan terhadap tanah pasir memiliki Consistency dense to very dense. hasil pengujian dilaboratorium sampel bor 38 Depth 6,50 – 7,00 m, merupakan tanah Lanau berlempung dengan kapasitas tinggi, rekomendasi tiang borepile berdasarkan perbandingan nilai daya dukung hasil soil investigestion terhadap nilai daya dukung sesuai DED diperoleh sampel bor 38 Depth 35 Meter dengan nilai daya dukung 10580 KN. Kapasitas daya dukung : Kedalaman 14 m, Qult = 385,68 ton, Qijin = 154,27 ton. Kedalaman 14,5 m, Qult = 580,32 ton, Qijin = 232,13 ton. Kedalaman 15 m, Qult = 611,58 ton, Qijin = 244,63 ton. Bahwasanya, nilai Qult dan Qijin kedalaman yang diambil dari data uji tanah lapangan. Yaitu : Data N-SPT (Standard Penetration Test). Kapasitas tiang kelompok : Vtotal = 17.459 kg (menggunakan kombinasi pembebanan), Qgroup = 284.477 kg. Bahwasanya, nilai Vtotal < Qgroup, sehingga apabila beban keseluruhan/total Bekerja dapat dipikul oleh keseluruhan tiang kelompok pondasi bored pile. KeywordsPondasi, Bored Pile, Pile Group, N-SPT
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/motekar.v3i2.7119 |
Article metrics10.57235/motekar.v3i2.7119 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Bowles, J. E., 1984. Analisa Dan Disain Pondasi Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Bowles, J. E., 1997. Analisis dan Desain Pondasi. Jakarta: Erlangga.
Frick, H., 1980. Ilmu Konstruksi Bangunan 1. Yogyakarta: Kanisius (Anggota IKAPI).
Gunawan, R., 1983. Pengantar Teknik Pondasi. Yogyakarta: Kanisius (Anggota IKAPI).
Hardiyatmo, H. C., 2010. Analisa dan Perancangan Fondasi I, Edisi kedua,. Yogyakarta: Gadjah Mada University.
Hardiyatmo, H. C., 2011. Analisis dan Perencanaan Fondasi II. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hulu, H. B., 2015. Analisa Daya Dukung Pondasi Bored Pile Dengan Menggunakan Metode Analitis (Studi Kasus Proyek Manhattan Mall Dan Condominium). Jurnal Teknik Sipil Usu Vol. 4 NO. 1.
Pamungkas, A. & Harianti, E., 2013. Desain Pondasi Tahan Gempa. Yogyakarta: s.n. S. 8., 2017. Persyaratan Perancangan Geoteknik. s.l.:s.n.
Sosarodarsono, S. & Nakazawa, K., 1983. Mekanika Tanah dan Teknik Pondasi. Jakarta: PT Pradnya Paramita.
Suryolelono, K. B., 1994. Teknik Pondasi II (Pondasi Tiang, Turap, Sumuran, dan Pondasi Spesial). Yogyakarta: Nafiri.
Terzaghi, K. & Peck, R. B., 1948. Soil Mechanics in Engineering Practice. New York: John Wiley and Son.
Tomlinson, M. J., 1997. Pile Design and Construction Practice. New York: The Garden City Press Limited, Lechworth, Hrtfordshire SG 6 US.
Waruwu, A., Hardiyatmo, H. C. & Rifa’i, A., 2019. The Performance of the Nailed Slab System-Supported Embankment on Peat Soil. International Review of Civil Engineering (I.RE.C.E.), 10(5), pp. 243-248.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Riandy Himawan, Bangun Pasaribu, M Husni Malik Hasibuan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












.png)
.png)






Download