(2) Mohammad Rezza Pahlevi
*corresponding author
AbstractPerkembangan e-commerce di Indonesia telah mengubah perilaku belanja masyarakat, termasuk pada sektor alat musik yang menunjukkan potensi pasar signifikan. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) aplikasi e-commerce khusus alat musik bernama Seattle Sound berbasis Android dengan pendekatan Design Thinking. Metode ini melibatkan lima tahapan utama: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan aplikasi dengan fitur pencarian produk, detail informasi yang lengkap, interaksi langsung antara penjual dan pembeli, serta desain antarmuka yang sederhana namun informatif mampu meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan pengguna. Prototipe yang dikembangkan menghasilkan desain final yang konsisten secara visual dan fungsional, dengan identitas logo khas Seattle Sound. Pengujian dengan calon pengguna membuktikan bahwa aplikasi ini responsif terhadap kebutuhan dan mampu memberikan pengalaman belanja digital yang lebih interaktif serta memuaskan. KeywordsE-commerce, Design Thinking, UI/UX, Aplikasi Musik, Seattle Sound
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/motekar.v3i2.7316 |
Article metrics10.57235/motekar.v3i2.7316 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amin, R. (2018). Implementasi Design Thinking dalam aplikasi Android.
Brown, T. (2009). Change by Design: How Design Thinking Creates New Alternatives for Business and Society. HarperBusiness.
DHL Discover Indonesia. (2018). Riset sektor alat musik dalam e-commerce Indonesia.
Eduparx Blog. (2023). 5 Tahap Design Thinking yang Perlu Kamu Pahami.
Euromonitor International. (2023). Consumer Shopping Behavior Trends in Indonesia.
Gramedia Literasi. (2024). Design Thinking: Pengertian, Tahapan, dan Contoh Penerapannya.
Jakpat. (2025). Tren industri musik dan peluang pasar alat musik digital di Indonesia.
Kim, J. (2020). Design Thinking dalam pengembangan aplikasi mobile.
McKinsey & Company. (2022). The Impact of COVID-19 on Consumer Behavior.
Plattner, H., Meinel, C., & Leifer, L. (2011). Design Thinking Research: Making Distinctive Methodology Tangible. Springer
Populix. (2024). Design Thinking: Pengertian, Manfaat, dan Tahapannya.
Primakara University. (2023). Definisi Design Thinking, Tahapan, dan Penerapannya.
Purwadhika Digital School. (2023). Penjelasan 5 Tahap Design Thinking dan Arti Design Thinking Adalah.
Rahmawati (2025). Desain Aplikasi E-Commerce Berbasis Mobile di Es Thamrin Kolak Durian dengan Metode Design Thinking. Jurnal Mobile Computing.
Setyo, B. (2025). Analisis model bisnis OLX di pasar otomotif dan properti Indonesia. Jurnal Bisnis Digital.
Sitasi, N. (2024). Analisis penerimaan aplikasi Carousell di Indonesia. Seminar Nasional Teknologi Informasi.
Statista. (2024). E-commerce versus Offline Shopping Preferences in Southeast Asia.
Suryani et al. (2025). Pembuatan Website E-commerce untuk Online Clothing Menggunakan Metode Design Thinking. Jurnal Teknologi dan Bisnis.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Nadya Denaneer, Mohammad Rezza Pahlevi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












.png)
.png)






Download