Pembelajaran Berbasis Internet Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Keywords:
Elearning, Anak Berkebutuhan KhususAbstract
Penggunaan media pembelajaran digital telah banyak dimanfaatkan pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran bahkan lebih luas lagi didukung dengan teknologi internet. Penggunaan teknologi informasi ini lebih dikenal dengan sebutan e-learning. E-learning merupakan usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar di sekolah dalam bentuk digital yang didukung oleh tegnologi internet. Penggunaan e-learning di sekolah, akan membantu tugas pendidik dalam menyampaikan pembelajaran baik untuk siswa biasa (normal) maupun untuk siswa berkebutuhan khusus, misalnya tuna netra, tuna daksa, tuna grahita dan lain-lain. Penggunaan elearning harus disesuaikan dengan karasteristik anak khususnya untuk anak berkebutuhan khusus. Banyak perangkat lunak open source yang dapat digunakan sebagai sarana elerning untuk anak berkebutuhan khusus, salah satu media yang dapat digunakan untuk tuna netra adalah perangkat lunak screen reader, untuk mengubah teks menjadi suara, sedangkan untuk tuna rungu bisa memanfaatkan video untuk media pembelajarannya. Banyak website dan media pembelajaran di internet yang dapat digunakan untuk pembelajaran siswa berkebutuhan khusus, misal I-CHAT (I Can Hear and Talk) dan masih banyak website lainnya yang didesain khusus untuk anak berkebutuhan khusus lainnya.
References
Aristin, R. (2017). Revitalisasi Makna Identitas Nasional Di Kalangan Generasi Muda. Patriotisme, Nasionalisme, Identitas Nasional., 2, 4–6.
Nurrahmah, F. (2023). Penguatan Bahasa Indonesia sebagai Identitas Nasional Melalui Poster Interaktif pada Instagram @Bastra.Id. Educaniora: Journal of Education and Humanities, 1(1), 10–16. https://doi.org/10.59687/educaniora.v1i1.3
Setyadi, R., & Ruslan, A. (2021). Globalisasi: Tantangan Dan Upaya Merawat Identitas Nasional. Rangkiang : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(1), 73–78. https://doi.org/10.22202/JR.2020.V1i2.3929
Yolandha, W., & Anggareni Dewi, D. (2021). Pendidikan Kewarganegaraan Konsilidasi Identitas Nasional di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 911–919.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.