Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Melalui Pembelajaran PKn Terhadap Pembentukan Karakter Religius dan Disiplin Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 12 Sungai Penuh
Keywords:
Nilai-nilai Pancasila, Pembelajaran Pkn, Karakter Religius dan DisiplinAbstract
Penelitan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengembangan karakter positif siswa di sekolah masih belum optimal, terutama pada karakter religius dan disiplin. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran PKn terhadap pembentukan karakter religius dan disiplin siswa kelas VIII di SMP Negeri 12 Sungai Penuh dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran PKn terhadap pembentukan karakter religius dan disiplin siswa kelas VIII di SMP Negeri 12 Sungai Penuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode diskriptif, informan penelitian ialah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kesiswaan, guru PKn, guru BK dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengolahan data dengan analisis data dengan langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran PKn terhadap pembentukan karakter religius dan disiplin siswa sudah diterapkan dengan baik dimulai dari guru membelajarkan nilai-nilai pancasila dan memberikan keteladanan perilaku religius dan disiplin. Adapun faktor pendukung dalam implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran PKn terhadap pembentukan karakter religius dan disiplin siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Sungai Penuh ialah didukung dengan lingkungan sekolah seperti adanya kerjasama dari berbagai pihak yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru-guru, staf pegawai dalam membimbing dan memberikan arahan kepada siswa, didukung juga oleh lingkungan keluarga dengan adanya kerjasama antara orang tua siswa untuk mendidik dan menerapkan kebiasaan yang baik dengan mengarahkan pada karakter religius dan disiplin, serta juga didukung melalui materi ajar pembelajaran PKn dengan selalu mengaitkan nilai-nilai Pancasila untuk membentuk karakter religius dan disiplin. Sedangkan faktor penghambat yaitu terdapat dalam diri siswa dimana adanya siswa yang sulit untuk dinasehati, diatur, dikontrol dan juga disebabkan lingkungan diluar sekolah seperti pergaulan yang kurang baik.
References
Abidin, M. (2022). “Penerapan Teori Belajar Behaviorisme dalam Pembelajaran (Studi Pada Anak)”. Jurnal An Nisa’. 15(1):3.
Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Dianti, P. (2014). Integrasi Pendidikan Karakter dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk mengembangkan karakter siswa. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 23(1):80.
Ekawati, N. Dkk. (2018). “Konstruksi Alat Ukur Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar”. Psycho Idea. 16(2):131.
Juliardi, B. (2015). “Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Pendidikan Kewarganegaraan”. Jurnal Bhinneka Tunggal Ika. 2(2): 120-121.
Mardawani, dkk. (2020). “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Oleh Guru Pkn Dalam Upaya Membentuk Karakter Kebangsaan Siswa di SMP Negeri 1 Empanangkapuas Hulu Tahun Pelajaran 2020/2021”. Jurnal PEKAN. 6(2):142.
Mukholifah, dkk. (2021). “Implementasi Nilai-nilai Pancasila Melalui Pembelajaran PPKn Terhadap Pembentukan Sikap Disiplin Siswa Kelas VIII MTs Negeri 5 Bojonegoro”. Jurnal Educatio. 6(3):975.
Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian. Pendidikan Bahasa. Solo: Cakra Books.
Nurgiansah, H. (2021). “Pendidikan Pancasila Sebagai Upaya Membentuk Karakter Jujur”. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha. 9(1):34.
Putry, R. (2018). “Nilai Pendidikan Karakter Anak di Sekolah Perspektif Kemendiknas”. Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies. 4(1):45-46.
Sirefar dan Syaputra. (2022). Pengaruh Disiplin Belajar terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia. Jurnal Multidisiplin Dehasen. 1(3):123.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.