Upaya Guru Dalam Menyusun Soal Berbasis HOTS Untuk Menilai Hasil Belajar Siswa
Keywords:
Upaya Guru, Menyusun Soal Berbasis HOTSAbstract
Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Kualitas sumber daya manusia itu tergantung pada kualitas pendidikannya. Bidang pendidikan merupakan salah satu bidang yang memegang peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan utama pendidikan adalah memberi kemampuan pada manusia untuk hidup di masyarakat. Untuk mengevaluasi pembelajaran dibutuhkan rancangan tidak hanya pengetahuan tetapi juga sikap dan ketrampilan. Untuk mengukur hal tersebut guru diminta untuk melakukan penilaian berbasis HOTS. soal berbasis HOTS merupakan soal yang disusun bertujuan menguji siswa dalam ranah kemampuan menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan menciptakan (C6). Kenyataan dilapangan berdasarkan hasil Wawancara awal dengan guru mata pelajaran PKn, guru tersebut membuat soal berbasis Hots masih dengan bantuan dari wakasek kurikulum karena kendala yang dialami yaitu guru tersebut kurang memahami karena baru mengajar dan masih belum paham tentang soal berbasis HOTS. Guru PKn disekolah tersebut masih mengikuti arahan dari wakasek kurikulum untuk membuat soal berbasis HOTS dari level 4,5, dan 6. Dimana tingkat soal tersebut dari level rendah, sedang dan tinggi. Penyusunan soal di lihat berdasarkan kopetensi dasar dan tujuan yang dicapai dalam pembelajaran agar siswa mampu menjawab soal yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah medeskripsikan upaya guru dalam menyusun soal berbasis hots untuk menilai hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dan informasinya adalah sekolah kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sehingga tersusun rangkai sistematis. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa upaya guru dalam menyusun soal berbasis hots untuk menilai hasil belajar siswa ialah dengan mengunakan startegi dalam penyusunan soal HOTS dilakukan dengan cara melihat jawaban pada setiap soal yang diberikan siswa apakah siswa mampu untuk menjawab atau tidak karena soal HOTS memiliki tingkatan, dan untuk penerapannya dibuktikan dengan cara melihat jawaban pada setiap soal yang diberikan kepada siswa.
References
Andrasmoro, D., & Nurekawati, E. E. (2016). Analisis Kesiapan Mahasiswa Dalam Melaksanakan Program Pengalaman Lapangan Di Prodi Pendidikan Geografi Tahun 2015. SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial, 3(1), 29–40.
Dja'far Siddik (2006), Konsep Dasar Ilmu Pendidikan Islam, (Bandung:Cita Pustaka Media )
Fathoni, A. (2006). Metodologi penelitian dan teknik penyusunan skripsi. 149.
Fanani, M. Z. (2018). Strategi Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) Dalam Kurikulum 2013. Edudeena, 2(1), 57–76. https://doi.org/10.30762/ed.v2i1.582
Karwati, E. dan Priansa, D. J. (2014). Manajemen Kelas (Classroom Management) Guru Profesional Yang Inspiratif, Kretatif, Menyenangkan Dan Berprestasi. Bandung: Alfabeta.
Kunanti, E. S. (2020). Penyusunan Pengembangan penilaian berbasis Hots . persidangan seminar Nasional, 19-29 http://digilib.unimed.ac.id/41215/1/Fulltext.pdf
Muhammad Uzer Usman (2005), Menjadi Guru Profesional (Bandung: Remaja Rosdakarya,
Mulyasa, E. (2009). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyono Abdurrahman (1999), Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar (Jakarta: Rineka Cipta).
Pendidikan, J. A., Balqis, P., Usman, N., & Ibrahim, S. (2014). Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Pascasarjana Universitas Syiah Kuala
Ridwan Abdullah Sani (2009), Pembelajaran Berbasis HOTS (Tanggerang: Tira Smart)
Sanjaya, H. W. (2012). Perencanaan dan Desain Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Undang Undang No.14 tahun 2005
Sumadi Surya Subrata (1995), Psikologi Pendidikan (Jakarta: Raja Grafindo Persada)
Tim Penyusun Pusat Bahasa (Mendikbud), Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta: Balai Pustaka, 2007)
Wibowo, Agus &Hamrin. 2012. Menjadi Guru Berkarakter. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Zanti Ardi. (1997). Pengertian sekolah. Universitas Lampung, 171. http://digilib.unila.ac.id/1366/5/BAB II.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.