Keputusan Ina Namabalu Untuk Tetap Mempertahankan Statusnya Sebagai Single Parent di Desa Sabungan Nihuta Kecamatan Ronggur Nihuta

Authors

  • Dahlia Naibaho Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Supsiloani Supsiloani Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/sakola.v1i2.3266

Keywords:

Keputusan, Ina Namabalu, Hukum Waris Adat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan para Ina Namabalu di desa Sabungan Nihuta Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir memilih untuk tidak menikah lagi dan mengungkap strategi perjuangan Ina Namabalu dalam mempertahankan hidup sebagai single parent. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitiatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian kualitatif bertujuan untuk mendapatkan data-data secara mendalam tentang objek penelitian, sedangkan pendekatan fenomenologi yaitu untuk menjelaskan kondisi sesuai dengan situasi yang dialami Ina Namabalu berdasarkan pengalaman hidup mereka. Fenomena yang terjadi di desa Sabungan Nihuta adalah bahwa banyak Ina Namabalu yang tetap mempertahankan statusnya sebagai single parent. Alasan utama Ina Namabalu dalam memilih bertahan sebagai single parent yaitu karena memegang nilai filosofi batak Anakhon Hi Do Hamoraon Di Ahu. Semua informan yang telah di wawancarai sama-sama mengungkapkan alasan utama mereka adalah nilai filosofi tersebut, kemudian di dukung oleh beberapa alasan lainnya seperti rasa trauma kehilangan, sudah berdamai dengan keadaan, takut mendapatkan suami yang tidak sesuai dengan harapannya, takut tidak diperbolehkan untuk tetap tinggal dalam rumah suaminya, dan takut tidak dapat ikut serta dalam pernikahan anaknya ketika menikah. Keputusan Ina Namabalu untuk mengambil tindakan tidak menikah lagi dilakukan bukan tanpa tujuan, tetapi setiap tindakan Ina Namabalu memiliki makna dan tujuan di dalamnya, seperti untuk mempertahankan posisinya dalam keluarga suami, mempertahankan anaknya, dan menjaga agar hubungan dengan keluarga suami tidak putus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abubakar, R. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian. In Antasari Press.

Arifin, I., Yudani, A. P., & Aziza, F. M. (2022). Patriarki sebagai pemicu kekerasan pada wanita dalam rumah tangga menurut perspektif al-qur’an dan kemasyarakatan. Jurnal Istighna, 5(1), 18–31. http://e-journal.stit-islamic- village.ac.id/index.php/istighna

Arifin, M. (2019). Implikasi Dilematis Status Janda Bagi Wanita. Al-MAJAALIS, 6(2), 1–35. https://doi.org/10.37397/almajalis.v6i2.112

Astutik, D., & Nurchayati. (2018). Tantangan Single Mother Berpendidikan Rendah. Character: Jurnal Psikologi, 5(2), 1–11.

Fransiska, S. (2023). Pemanfaatan Aplikasi Mind Master Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam. Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(1), 33–42.

Haniru, R. (2014). Hukum Waris Di Indonesia Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Adat. The Indonesian Journal of Islamic Family Law, 04(30), 2089– 7480.

Hasan, B. (2019). GENDER DAN KETIDAK ADILAN. Universitas Bumi Hijrah Tidore, 7(1).

Hasanah, H. (2017). TEKNIK-TEKNIK OBSERVASI (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21. https://doi.org/10.21580/at.v8i1.1163

Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan fenomenologi: Pengantar praktik penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 9(1), 163– 180.

JONES, P. I. P., BRADBURY, L. I. Z., LE BOUTILLIER, D. A. N. S., &

SAIFUDDIN, A. F. (2016). Pengantar Teori-teori Sosial (A. Saifuddin (ed.)). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Kurniawati, D. K. (2022). Perjuangan Perempuan Kepala Keluarga dalam Menghadapi Stigma Sosial: Studi Kasus Perempuan Penjual Ikan Bakar. Jurnal Wanita Dan Keluarga, 3(2), 77–89. https://doi.org/10.22146/jwk.5811

Layliyah, Z. (2013). Perjuangan Hidup Single Parent. Jurnal Sosiologi Islam, 3, No.

(April 2013), 90. https://adoc.pub/perjuangan-hidup-single-parent.html Mailany, I. (2013). Permasalahan Yang Dihadapi Single Parent Di Jorong

Kandang Harimau Kenagarian Sijunjung Dan Implikasinya Terhadap Layanan Konseling. Konselor, 2(1), 76–82. https://doi.org/10.24036/0201321828-0-00

Megawaty, H., Waruwu, L., & Sitio, R. (2023). ANALISIS KETEGUHAN IMAN DAN PENGHARAPAN PEREMPUAN KRISTEN BATAK TOBA “NA MABALU” DALAM MEMPERJUANGKAN ANAK-ANAKNYA.

SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5(1), 119–132.

Munthe, H. M., Daulay, H., & Napsiah, N. (2020). Kebertahanan Janda Kristen Batak Toba dalam Hidup Menjanda Setelah Cerai Mati dan Cerai Hidup. Kurios, 6(2), 380. https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.178

Olivia, F., & Lubis, A. (2017). Kedudukan Janda dalam Hukum Waris Adat. Al- Mazaahib, 5(2), 181–196. http://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Lex/article/view/266

Putra, A., & Suryadinata, S. (2020). Menelaah Fenomena Klitih di Yogyakarta Dalam Perspektif Tindakan Sosial dan Perubahan Sosial Max Weber. Asketik, 4(1), 1–21. https://doi.org/10.30762/ask.v4i1.2123

Rifa’i, A. (2019). Prosesn Pengambilan Keputusan. Research Gate, 1–12.

Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif Ahmad Rijali UIN Antasari Banjarmasin.

(33), 81–95.

Sani, R. A. (2022). Metodologi Penelitian Pendidikan. KENCANA.

Siburian, D. (2021). Menggugat Perceraian: Kekerasan Gender Dalam Praktek Paulakhon Pada Masyarakat Batak Toba. SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial Dan Budaya, 23(2), 211–225. https://doi.org/10.23960/sosiologi.v23i2.111

Sihotang, A. P., A, E. P., & N, A. H. (2017). Reposisi Kedudukan Janda (Cerai Mati) Dalam Hukum Waris Adat Batak Dalam Perspektif Gender. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 17(2), 181. https://doi.org/10.26623/jdsb.v17i2.469

Siregar, H. S. (2021). Perubahan Kedudukan Perempuan Pada Masyarakat Batak Angkola. Jurnal Ius Constituendum, 6(1), 252.

https://doi.org/10.26623/jic.v6i1.3281

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Cet. Ke-19).

Alfabeta.

Supraja, M. (2015). Alfred Schutz : Rekonstruksi Teori Tindakan Max Weber.

Jurnal Pemikiran Sosiologi, 1(2), 81. https://doi.org/10.22146/jps.v1i2.23447

Zakky, M. W. (2021). Perempuan Single Parent Yang Bekerja Di Ruang Publik Untuk Memenuhi Nafkah Keluarga ( Suatu Tinjauan Sosiologi Hukum Islam

). Comparativa, 2(2), 141–169

Downloads

Published

2024-09-30

How to Cite

Naibaho, D., & Supsiloani, S. (2024). Keputusan Ina Namabalu Untuk Tetap Mempertahankan Statusnya Sebagai Single Parent di Desa Sabungan Nihuta Kecamatan Ronggur Nihuta. SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law, 1(2), 233–247. https://doi.org/10.57235/sakola.v1i2.3266

Citation Check