Nilai-Nilai Budaya Petani Dalam Tradisi Pasae Ulaon di Desa Sibadihon Kabupaten Toba
Keywords:
Tradisi Pasae Ulaon, NilaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makna dari tradisi pasae ulaon, proses pelaksanaan tradisi dan mendeskripsikan nilai-nilai yang terdapat dalam tradisi pasae ulaon. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di desa Sibadihon, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dan teknik analisis data yang digunakan dengan cara mengorganisasi dan menyiapkan data untuk dianalisis, membaca keseluruhan data, coding semua data dan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya yang terdapat dalam tradisi pasae ulaon adalah nilai musyawarah, nilai spiritual, nilai kerjasama, dan nilai kebersamaan.
References
Ardini, Y. W. N. (2018). Upacara Menanam Padi Di Desa Lambeyan Wetan, Kecamatan Lambeyan, Kabupaten Magetan. Haluan Sastra Budaya, 2(1), 100-119.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.
Creswell, John W. 2010. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Edisi ke 3. Yogyakarta: Centra Grafindo.
Fatmawati, P. (2019). Pengetahuan lokal petani dalam tradisi bercocok tanam padi oleh masyarakat Tapango di Polewali Mandar. Walasuji, 10(1), 85-95.
Ihromi, T.O. 1996. Pokok-pokok Antropologi Budaya. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia
Irmayani, I., Larola, A. A. B., & Yusriadi, Y. (2021). Kajian Kearifan Lokal (Local Wisdom) Budidaya Padi (Studi Kasus Di Desa Sadar Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone). Jurnal Ilmiah Ecosystem, 21(1), 85-98.
Iryana, R. K. (2019). Teknik Pengumpulan Data Metode Kualitatif. Jurnal Ekonomi Syariah STAIN Sorong.
Koentjaraningrat (1989).Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. (Jakarta: Gramedia, 1989),74
Koentjaraningrat.(1974). Pengantar Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.
Kristanto, V. H. (2018). Metodologi Penelitian Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Yogyakarta: CV Budi Utama
Kumar, R. (2009). Research Methodology: A Step-by-Step Guide for Beginners. Sage Publications.
Liliweri, A1o (2004) . Dasar- Dasar Komunikasi Antar Budaya. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Mulyadi dkk. 1982/1983. Upacara Tradisional sebagai Kegiatan Sosialisasi Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: DEPDIKBUD. Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah
Nurdiani, N. (2014). Teknik sampling snowball dalam penelitian lapangan. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 5(2), 1110-1118.
Purba, E. A. B., & Febrianto, A. (2020). Pesta Kerja Tahun Masyarakat Karo di Desa Batu Karang Kecamatan Payung Kabupaten Karo. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research, 2(2), 88-97.
Rahardjo, M. (2011). Metode pengumpulan data penelitian kualitatif.
Rasnah, M., & Nurlela, M. (2023). Maddoa: Tradisi Pesta Panen Masyarakat Di Desa Samaenre Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang. Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science, 7(2), 75-82.
Razif, M., & Pernanda, P. (2015). Perubahan Tradisi Menanam Padi di Desa Kepala Pulau Kecamatan Kuantan Hilir Kabupaten Kuantan Singingi (Doctoral dissertation, Riau University).
Refisrul, R. (2015). Mairiak: Tradisi Masa Panen Padi di Minangkabau. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 1(2), 264-282.
Relin, D. E. (2019). Boyong Dewi Sri Tradition In Kumendung Village, Muncar, Banyuwangi, East Java. PANGKAJA: JURNAL AGAMA HINDU, 22(2), 1-8.
Ria, Dame. (2017). Tradisi Menjamu Pada Masyarakat Petani Padi Batak Toba Di Desa Sungai Panji-Panji Kecamatan Kubu Babussalam, Riau. Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan
Rosada, I., Amran, F. D., & Azizah, N. (2022). Persepsi dan Motivasi Petani Terhadap Kearifan Lokal Dalam Berusaha Tani Padi: Studi Kasus Kearifan Lokal Mappalili di Desa Manakku, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 22(3), 487-499.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kualitatif (Qualitative research approach). Deepublish.
Safitri, I. A., & Nurlela, M. (2022). Makna Tradisi Pesta Lammang Bagi Masyarakat Lantang Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar. Jurnal Kajian Sosial dan Budaya: Tebar Science, 6(2), 36-45.
Sahroni, S. N., & Rusliana, I. (2023). Makna Simbolis Pada Pelaksanaan Tradisi Ngalaksa Sebagai Bentuk Rasa Syukur (Studi Deskriptif Tradisi Ngalaksa Di Kampung Cijere Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang). al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 6(1), 404-414.
Saputri, R. M., Rinenggo, A., & Suharno, S. (2021). Eksistensi Tradisi Nyadran Sebagai Penguatan Identitas Nasional Di Tengah Modernisasi. Civics Education and Social Science Journal (Cessj), 3(2), 99-111.
Sari, E. N., & Setyawan, B. W. (2022). Makna Filosofis Tradisi Wiwit Panen Masyarakat Desa Murukan Kecamatan Mojoagung: Proses Pelaksanaan Tradisi Wiwit Panen dan Makna Filosofis Tradisi Wiwit Panen. Jurnal Budaya Nusantara, 5(3), 130-136.
Semiawan, C. R. (2010). Metode penelitian kualitatif. Grasindo.
Situmorang, S. E., & Pasaribu, P. (2017). Tradisi Panjopputan Saat Memasuki Masa Panen Padi pada Masyarakat di Desa Poldung Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labuhanbatu Utara. Buddayah: Jurnal Pendidikan Antropologi, 1(1), 27-48.
Sugiyono, (2019). Metode Penelitian kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Edisi ke 19. Bandung : Alfabeta
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Taylor, Steven J. dan Bogdan, Robert, 1984. Introduction to Qualitative Research Methods: the Search For Meaning. New York: Wiley & Sons. Inc.
Trikarmila, S., Santia, L., Boy, I., & Biseno, O. (2023). Tradisi Beuma Suku Dayak Kebahan di Desa Topan Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Sintang. KHATULISTIWA, 1(1), 88-101.
Winoto, Y. (2021). Menggali Nilai-Nilai Luhur Pada Tradisi Upacara Ngarot: Kajian Budaya Mengenai Nilai-Nilai Luhur Pada Tradisi Upacara Ngarot Di Desa Lelea Kabupaten Indramayau Provinsi Jawa Barat. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam, 21(1), 1-17.
Yusuf, M. A., & Fidyansari, D. (2018). Kearifan Lokal Masyarakat Adat Komba. Prosiding, 4(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.