(2) Iren Tasya
(3) Arya Yuhandika
(4) Yogi Van Lee Pernando Purba
(5) M Azmi Dwipa Mayhilmi
(6) Siraj Al Muntasir Billah
(7) Dewi Endriani
(8) Rafika Ardilla
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan micro teaching berbasis kesalahan (error-based learning) terhadap peningkatan kemampuan mengoreksi gerakan olahraga pada mahasiswa pendidikan jasmani. Pendekatan error-based learning menempatkan kesalahan sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran, sehingga mahasiswa tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik yang benar, tetapi juga dilatih untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan solusi terhadap kesalahan gerak yang terjadi. Dalam konteks micro teaching, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi mengajar dengan skala terbatas, di mana mereka berperan sebagai pengajar yang harus mampu memberikan instruksi dan umpan balik secara tepat. Proses ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan keterampilan pedagogik, khususnya dalam hal observasi gerak, analisis kesalahan teknik, serta penyampaian koreksi yang efektif dan sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest terhadap mahasiswa pendidikan jasmani yang mengikuti kegiatan micro teaching. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian kemampuan mengoreksi gerakan yang mencakup aspek identifikasi kesalahan, analisis penyebab, kejelasan instruksi, dan ketepatan pemberian umpan balik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat perbedaan kemampuan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam mengoreksi gerakan olahraga setelah diterapkan pendekatan error-based learning dalam micro teaching. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kesalahan dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa pendidikan jasmani, terutama dalam mengembangkan kemampuan memberikan koreksi teknik gerakan secara tepat, kritis, dan terstruktur. KeywordsMicro Teaching, Error-Based Learning, Kemampuan Mengoreksi Gerakan, Pendidikan Jasmani
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/sakola.v3i1.8285 |
Article metrics10.57235/sakola.v3i1.8285 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Allen, D. W., & Ryan, K. A. (1969). Microteaching. Addison-Wesley.
Amiruddin, A., & Sugiyanto. (2018). Pengaruh micro teaching terhadap keterampilan mengajar mahasiswa pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 14(2), 85–92.
Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487
Magill, R. A., & Anderson, D. (2017). Motor learning and control: Concepts and applications (11th ed.). McGraw-Hill Education.
Metcalfe, J. (2017). Learning from errors. Annual Review of Psychology, 68, 465–489. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-010416-044022
Schmidt, R. A., & Lee, T. D. (2011). Motor control and learning: A behavioral emphasis (5th ed.). Human Kinetics.
Siregar, E., & Nara, H. (2015). Teori belajar dan pembelajaran. Ghalia Indonesia.
Sudjana, N. (2017). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Winkel, W. S. (2014). Psikologi pengajaran. Media Abadi.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Tomi Setiadi, Iren Tasya, Arya Yuhandika, Yogi Van Lee Pernando Purba, M Azmi Dwipa Mayhilmi, Siraj Al Muntasir Billah, Dewi Endriani, Rafika Ardilla

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















Download