(2) Deswita Maharani Br Sembiring
(3) Ema Tesalonika Simangunsong
(4) M Rozan Pratama
(5) Togi Miranda Pandiangan
*corresponding author
AbstractKegiatan magang ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tahapan perbanyakan tanaman pisang barangan (Musa acuminata Colla) melalui metode kultur jaringan serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan UPTD Benih Induk Hortikultura Gedung Johor, Medan, Sumatera Utara, pada tanggal 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan praktik laboratorium secara deskriptif kualitatif.Tahapan yang dilakukan meliputi persiapan dan sterilisasi eksplan, pembuatan media Murashige and Skoog Agar (MSA), inisiasi eksplan, sub kultur, dan aklimatisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberhasilan kultur jaringan sangat dipengaruhi oleh kualitas eksplan, kondisi aseptik, komposisi media, serta pengelolaan lingkungan selama proses kultur. Tahap sub kultur mampu meningkatkan jumlah plantlet secara signifikan, sedangkan tahap aklimatisasi menjadi fase kritis dalam penyesuaian tanaman dari kondisi in vitro ke lingkungan luar.Faktor penghambat yang ditemukan meliputi kontaminasi mikroorganisme, pencoklatan jaringan akibat oksidasi fenolik, serta stres lingkungan pada tahap aklimatisasi. Secara keseluruhan, metode kultur jaringan terbukti efektif dalam menghasilkan bibit pisang barangan yang seragam, berkualitas, dan bebas penyakit. Kegiatan magang ini juga memberikan peningkatan keterampilan teknis dan pemahaman ilmiah mahasiswa dalam bidang perbanyakan tanaman hortikultura. KeywordsKultur Jaringan, Pisang Barangan, Musa Acuminata, Eksplan, Aklimatisasi
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/sakola.v3i1.8314 |
Article metrics10.57235/sakola.v3i1.8314 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Latunra, A. I. (2017). Induksi kalus pisang barangan merah Musa acuminata Colla dengan kombinasi hormon 2, 4-D dan Bap secara in vitro. Jurnal Ilmu alam dan lingkungan, 8(1).
Nur’riyani, N. R. (2021). Media Tanam Kultur Jaringan yang Tepat untuk Perbanyakan Tanaman Pisang Cavendish (Musa acuminata L.). BIOSCIENTIAE, 18(1), 37-45.
Riono, Y. (2019). Zat pengatur tumbuh kinetin untuk pertumbuhan sub kultur pisang barangan (Mussa paradisiaca L) dengan metode kultur jaringan. Jurnal Agro Indragiri, 4(1), 22-33.
Rosmaina, R., Endika, R., & Zulfahmi, Z. (2021). Studi pengaruh media alternatif untuk perbanyakan pisang barangan (Musa acuminata L.) Secara in-vitro. Jurnal Agroteknologi, 12(1), 33-40.
Saepudin, A., Sunarya, Y., & Firliana, D. A. (2022). Pengaruh Konsentrasi Indole Butyric Acid dan Benzyl Amino Purine terhadap Pertumbuhan Eksplan Tunas Pisang Cavendish (Musa acuminata L.) Secara. In vitro. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNS (Vol. 6, No. 1, pp.)
Sakinah, A., Nurmala, E., Wahid, J., Firdaus, F., & Syabana, R. A. (2023). Perbanyak bibit pohon pisang (Musa paradisiaca L) dengan metode kultur jaringan. Prosiding SNAPP: Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan dan Teknologi, 2(1), 324-328.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Aswarina Nasution, Deswita Maharani Br Sembiring, Ema Tesalonika Simangunsong, M Rozan Pratama, Togi Miranda Pandiangan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















Download