Peranan Kesultanan Asahan Dalam Jaringan Perdagangan di Pantai Timur Sumatera

(1) * Riyanty Ruth Melaty Angel Simanungkalit Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Ririn Eriva Tampubolon Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Mhd Fahrurrozi Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(4) Raja Pangihutan Simangungsong Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini membahas peranan Kesultanan Asahan dalam jaringan perdagangan di Pantai Timur Sumatera. Permasalahan dalam penelitian ini meliputi latar belakang berdirinya Kesultanan Asahan, kondisi geografis dan letak strategis wilayahnya, peranannya dalam jaringan perdagangan, serta komoditas yang diperdagangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran Kesultanan Asahan dalam mendukung aktivitas perdagangan di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan mengkaji berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen sejarah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara tematik dengan menginterpretasikan informasi yang diperoleh secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesultanan Asahan memiliki peranan penting sebagai penghubung antara wilayah pedalaman dan jaringan perdagangan internasional, terutama karena letaknya yang strategis di sekitar Selat Malaka serta didukung oleh keberadaan Sungai Asahan. Selain itu, kesultanan ini juga berfungsi sebagai pengatur aktivitas perdagangan melalui kebijakan ekonomi dan menjaga stabilitas keamanan jalur perdagangan. Komoditas yang diperdagangkan meliputi hasil pertanian, perkebunan, dan hasil hutan yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan demikian, Kesultanan Asahan berkontribusi signifikan dalam perkembangan perdagangan regional di Pantai Timur Sumatera.


Keywords


Kesultanan Asahan, perdagangan, Pantai Timur Sumatera

   

DOI

https://doi.org/10.57235/sakola.v3i1.8315
      

Article metrics

10.57235/sakola.v3i1.8315 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Daulay, H. S., & Ag, S. (2024). Biografi dan Jejak Malim Kampung di Asahan. umsu press.

Marpaung, W. (2011). Mutiara kota kerang Tanjungbalai Asahan: Mengungkap sejarah asal usul nama, kesultanan, adat istiadat, tradisi, makanan daerah, kesenian, pendidikan, dan sosial budaya. Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara.

Rahmat, S., Suyitno, A., & Rochmiatun, E. (2023). The East Coast of Sumatra in the Spice Trade Network in the 19 th Century. In Jurnal Pendidikan Sejarah (Vol. 12, Number 2).

Saragih, DC (2025). Sejarah Kesultanan Asahan di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial , 3 (1), 6-31. https://doi.org/10.33059/jssr.v3i1.11219

Sumarno, E., Karina, N., & Setiana Ginting, J. (2018). Sungai dan Identitas Melayu di Sumatera Timur pada Abad XX. In Indonesian Historical Studies (Vol. 2, Number 2).

Wicaksono, B. (2021). Migrasi Orang Jawa ke Asahan pada Masa Kolonial. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 54–62. https://doi.org/10.30743/mkd.v5i1.3439


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Riyanty Ruth Melaty Angel Simanungkalit, Ririn Eriva Tampubolon, Mhd Fahrurrozi, Raja Pangihutan Simangungsong

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.