(2) Cahya Tri Sabilla
(3) Mey Liana E Gultom
(4) Debora Batubara
(5) Aldo Geofry
(6) Yosma Rianida Sinaga
(7) Dosi Sumantri Simanjuntak
(8) Tya Marchelda Pakpahan
(9) Asister Fernando Siagian
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya mengajar guru dengan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV di UPTD SD Negeri 122351 Jalan Kertas Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa yang ditandai dengan kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran serta hasil belajar yang belum sepenuhnya mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Gaya mengajar guru yang masih dominan menggunakan metode ceramah diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV UPTD SD Negeri 122351 Jalan Kertas Pematangsiantar, dengan sampel sebanyak seluruh populasi (total sampling). Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa, serta dokumentasi untuk memperoleh data pendukung. Uji validitas dan reliabilitas instrumen dilakukan sebelum pengambilan data. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya mengajar guru dengan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV di UPTD SD Negeri 122351 Jalan Kertas Pematangsiantar. Semakin baik dan variatif gaya mengajar guru, maka semakin tinggi motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran IPAS. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gaya mengajar guru memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru untuk mengembangkan gaya mengajar yang lebih inovatif dan bervariasi guna meningkatkan motivasi belajar siswa, serta sebagai masukan bagi sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. KeywordsGaya Mengajar Guru
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/ijedr.v4i1.7864 |
Article metrics10.57235/ijedr.v4i1.7864 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ali, Muhammad. 2010. Guru dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Sinar Baru.
Andriani. 2015. Hubungan Profesional Guru Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Kewarga Negaraan (PKN) di Kelas V SD Ipres 117 Enrekang Kabupaten Enrekang. Skripsi. Makassar: Universitas Muhammadiyah.
Anni, Chatarina Tri, dkk. 2006. Psikologi Belajar. Semarang: UPT MKK UMNES.
Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT: Rineke Cipta.
Asmani, Jamal Ma’mur. 2009. Tips Menjadi Guru Inspiratif, Kreatif Dan Inovatif. Yogyakarta: Diva press.
Dalyono. M. 2009. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT.Rineka Cipta
Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Djamarah, Syaiful Bahri. 2010. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Gunawan, Rudy . 2013. Pendidikan IPS. Bandung: Alfabeta
Hamalik, Oemar. 2005. Praktek keguruan. Bandung: Tarsito
Hidayati. 2008. Pengembangan Pendidikan IPS. Jakarta: PT Bumi Aksara
Kasim, Melany. 2008. Model Pembelajaran IPS, Http://Wodrpres.Com diakses 1 Februari 2018
Mulyasa, E. 2011.Menjadi Guru Profesional. Bandung: Rosda karya.
Mustika, Siti.2015. Hubungan Gaya Mengajar Guru Dengan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Muhammadiyah Kota Cirebon. 63 Skripsi. Cirebon: Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Syeh Nuerjati Cirebon
Rahman, Masykur Arif. 2011. Kesalahan-kesalahan fatal paling sering dilakukan guru dalam kegiatan Belajar – Mengajar. Yogyakarta: Diva press
Rimang, Siti Suwadah, 2015. Guru Inspiratif. Yogyakarta: Diva Pers
Sardiman. 2010. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar Yang Efektif. Jakarta: Rajawali Pers
Setyowati. 2007. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa kelas VII SMPN 13. Semarang: Universitas Negeri Semarang
Slameto. 2013. Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi (Mixed Methods).Bandung: Alfabeta
Suparman. 2015. Pengertian Gaya Mengajar. https://www.scribd.com diakses 28 Januari 2017
T hoifuri. 2013. Menjadi Guru Inisiator. https://www.scribd.com. Diakses 28 Januari 2017
Yaba. 2006. Ilmu Pengetahuan Sosial 1. Progaram Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Makassar: UNM
Yulistati, Isra. 2015. Hubungan Antara Sikap Profesionalisme Guru dengan Minat Belajar Murid Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SDN Bonto Manai Unggulan Kecamatan Bonto Marannu Kabupaten Goa. Skripsi. Makassar: Universitas Muhammadiyah
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Putri Aprilia Nababan, Cahya Tri Sabilla, Mey Liana E Gultom, Debora Batubara, Aldo Geofry, Yosma Rianida Sinaga, Dosi Sumantri Simanjuntak, Tya Marchelda Pakpahan, Asister Fernando Siagian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












.png)
.png)






Download