Analisis Hasil Praktik Rias Wajah Karakter Horor pada Siswa Kelas XII Tata Kecantikan SMKS Pembangunan Daerah Lubuk Pakam

(1) * Elvi Nanda Futri Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Astrid Sitompul Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Permasalahan dalam rias karakter horor terlihat dari masih rendahnya pemahaman siswa terhadap teknik dasar pembentukan karakter, pemilihan warna, serta pengaplikasian detail riasan. Terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam menentukan Foundation yang tepat, membaurkan Eyeshadow dan kontur, serta membentuk garis kerutan secara realistis. Selain itu, pengaplikasian eyeliner, lipstik, efek darah, dan pembentukan alis masih belum konsisten sehingga hasil riasan belum sepenuhnya sesuai dengan karakter yang diharapkan. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa masih perlu ditingkatkan melalui latihan dan pembelajaran yang lebih intensif. Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis hasil praktek rias wajah karakter horor pada siswa kelasXII  tata kecantikan SMKS Pembangunan Daerah  Lubuk Pakam. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif. Populasi penelitian adalah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik  total sampling. Analisis data menggunakan teknik deskriptif, persyaratan analisis dengan menggunakan kesepakatan pengamat dan persentase. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan hasil praktek rias wajah karakter horor siswi smk Swasta Pembangunan Daerah Lubuk Pakam yang diamati 3 orang pengamat yaitu 3 orang pengamat dari ahli yang berkompeten dibidang rias wajah karakter. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar pengamatan hasil praktek rias wajah karakter horor siswi smk Swasta Pembangunan Daerah Lubuk Pakam. Berdasarkan hasil penelitian analisis hasil praktek rias wajah karakter horor pada siswa kelas XII tata kecantikan SMKS Pembangunan Daerah  Lubuk Pakam yang telah dilakukan maka diketahui hasil rata-rata skor siswa mendapatkan 82 dengan skor tertinggi 91 dan skor terendah 74. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data secara keseluruhan maka diketahui bahwa dari 30 orang sampel penelitian, 2 orang (7%) cenderung sangat baik, lalu 11 orang (37%) cenderung baik, dan 14 orang (47%) cenderung Cukup baik, lalu 3 orang (10%) cenderung kurang baik. Dengan demikian yang memiliki persentase tertinggi adalah pada kategori cukup baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa intensitas Hasil Praktik rias wajah Karakter Horor tergolong kategori cukup Baik.


Keywords


Hasil Praktik, Rias Wajah Karakter, Drakula

   

DOI

https://doi.org/10.57235/ijedr.v4i1.7866
      

Article metrics

10.57235/ijedr.v4i1.7866 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Achmadi, C. N. & A. (2021). Metodologi Penelitian. PT Bumi Aksara

Asidah, T. (2024). Rias Wajah Khusus. Fakultas Teknik Boga dan Busana.

Azwar, S. (2022). Metode Penelitian,Cet. ke-III. Pustaka Pelajar.

Cintia, O. (2023). Make Over Your Face, Sist!: Step By Step Belajar Dandan. Perdana Publishing.

Endah Panca Utami, Aunurrahman, W. (2023). Media pembelajaran berbasis video tutorial rias karakter horor di SMAN 1 Mempawah Hilir. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 6(4), 11.

Hansyah, F. (2022). Pembuatan Make Up Karakter 3 Dimensi Berbahan Dasar Tepung Tapioka Dan Vaselin Pure Jelly Sebagai Pengganti Gelatin. Seminar Nasional Hasil Riset Dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022, 4(1), 11.

Issabel, K. (2025). Issabel, Kerington. Cara Mengaplikasikan Riasan Dan Gigi Vampir.

Nurfaizah, S. (2022). Analisis Hasil Praktek Make Up Karakter Rias Wajah Film Horor Pada Siswa Kelas XII SMK Negeri 1 Beringin. Universitas Negeri Medan.

Octaverina Kecvara, Putri, D. A., & Pritasari. (2023). Perbandingan Hasil Jadi Efek Luka Mata dengan Menggunakan Lateks Cair dan Lem Bulu Mata Pada Tata Rias Karakter Hantu. E-Journal Tata Rias, 9(1), 11. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jtr.v9n1.32395

Ph.D. Ummul Aiman, S. P. D. K. A. S. H. M. A. Ciq. M. J. M. P., Suryadin Hasda, M. P. Z. F., M.Kes. Masita, M. P. I. N. T. S. K., & M.Pd. Meilida Eka Sari, M. P. M. K. N. A. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif. In Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Purwaningsih, E., Ulfah, M., Kuswanti, H., & R. (2022). Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan Melalui Desain Pesan Pembelajaran Bagi Guru di Daerah Perbatasan Kabupaten Bengkayang. Jurnal Kewarganegaraan, 6(4), 11.

Ramadhan. (2021). Penggunaan Metode Problem Based Learning dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada kelas XI IPS 1. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 11.

Sagita, A. E. (2022). Perbandingan Hasil Jadi Efek Luka dengan Menggunakan Gelatin Crystal Bertekstur Halus dan Kasar Pada Make Up Karakter Hantu. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Scary, I. F. P. (2024). Dracula — Scary Vampire Halloween Makeup Tutorial. International Face Painting Scary.

Sintia, E. (2022). Penilaian autentik dan relevansinya dengan kualitas hasil pembelajaran (persepsi dosen dan mahasiswa ikip pgri bojonegoro). Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 27(1), 11.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Bisnis Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D. Alfabeta.

Ulin, N. (2022). MENGEMBANGKAN POTENSI ANAK: Antara Mengembangkan Bakat dan Ekploitasi. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 10(2), 135. https://doi.org/10.21580/sa.v10i2.1429

Vinther, J. (2021). Special Effects Make-Up. Theatre Arts Books.

Virginia Suryani, S. I. A. (2023). Peningkatan Keterampilan Make Up Karakter Untuk Tata Rias Panggung Remaja Karang Taruna Cikoko Timur RW 02. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(3), 11.

Wench, L. (2023). 20 Tampilan Riasan Vampir Terbaik untuk Kostum Halloween yang Lebih Keren. Country Living.

Wiratna, S. (2022). Metodologi Penelitian. Pustaka Baru Press.

Zhahra, N. H. (2023). Pengembangan E-Modul Berbasis Figma pada Pembelajaran Tata Rias Karakter Horor. Journal of Comprehensive Science (JCS), 2(1), 11.

Zoebazary, M. I. (2023). Kamus Istilah Televisi dan Film. PT. Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Elvi Nanda Futri, Astrid Sitompul

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.