Implementasi Kearifan Lokal Pajuh-Pajuhen Sebagai Upaya Pelestarian Sumber Air Panas di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka

Authors

  • Donfordtigo Manalu Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Diajeng Saharani Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nanda Yatira Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nasywa Kamila Syam Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rosania Krisda Prilyani Zebua Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Yunita Sabrina Br Tarigan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Ayu Rulyani Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/mesir.v2i1.5760

Keywords:

Kearifan Lokal Pajuh-Pajuhen Sebagai Upaya Pelestarian Sumber Air Panas

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang implementasi kearifan lokal Pajuh-pajuhen dalam kaitannya dengan upaya pelestarian sumber air panas di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka. Selain itu penelitian ini juga menganalisis keberlanjutan pengelolaan sumber air panas melalui penerapan kearifan lokal dan kontribusi masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber air panas melalui menjaga kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan pragmatis yang menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data mengacu pada Cresswell melalui proses pengolahan seluruh data yang ditemukan, pengkodean data, pemberian makna tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini berupa laporan akhir, artikel ilmiah yang dimuat pada Jurnal MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion dan Hak Kekayaan Intelektual berupa laporan penelitian. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi upaya pengelolaan sumber air panas secara optimal melalui penerapan kearifan lokal budaya Karo di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andayani, T., Rumapea, M., Andriansyah, D., Sinuraya, D., & Bangun, K. (2022, Desember). Karo ethnic local wisdom in the preservation of the hot springs ecosystem as a carrying capacity for Lau SidebukDebuk nature tourism, Karo Regency. Dalam Prosiding Konferensi Internasional ke-4 tentang Inovasi Pendidikan, Sains dan Kebudayaan, ICIESC 2022, 11 Oktober 2022, Medan, Indonesia.

Creswell, J. W. (2017). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Handayani, S. (2018). Agriculture and Ritual: Pola komunikasi ritual slametan musim tanam padi di ngemplak, sambikerep, surabaya. J-IKA: Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung, 5(1), 40- 50.

Hutapea, K.P., Hutajulu, A.T. and Berutu, L., (2021). Analisis Usahatani Buncis Sebelum dan Sesudah Erupsi Gunung Sinabung. Jurnal METHODAGRO, 7(1), pp.19-31.

Mahardika, N. (2018). Esensi Ritual Melukat sebagai Daya Tarik Wisata Spiritual. Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Agama Dan Budaya, 3(2), 51-61.

Tarigan, R.L., (2016). Peran Masyarakat Karo dalam Melestarikan Budaya Karo di Desa Dokan Kecamatan Merek Kabupaten Karo (Doctoral dissertation, UNIMED).

Downloads

Published

2025-03-26

Issue

Section

Articles

Citation Check