Nilai Budaya dan Identitas Lokal Dalam Cerita Rakyat Laowömaru pada Masyarakat Nias: Analisis Pendekatan Antropologis

Authors

  • Tia Maharani Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Dinda Ayu Dewita Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Erika Cyntia P Silitonga Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Mieke Angelika Siburian Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Sani Hutabarat Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Sri Syahputri Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Tasya Amelia Saragi Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nadra Amalia Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/mesir.v3i1.8178

Keywords:

Cerita Rakyat, Nilai Budaya, Identitas Lokal, Laowömaru, Masyarakat Nias

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai budaya, norma sosial, serta identitas suatu masyarakat. Salah satu cerita rakyat yang berkembang dalam masyarakat Nias adalah cerita Laowömaru yang mengandung berbagai nilai budaya dan pandangan hidup masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai budaya dan identitas lokal yang terdapat dalam cerita rakyat Laowömaru dengan menggunakan pendekatan antropologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Sumber data utama berupa teks cerita rakyat Laowömaru, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan folklor dan kajian antropologi budaya. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi unsur-unsur budaya yang terdapat dalam cerita, seperti konteks budaya masyarakat pesisir, nilai dan norma sosial, sistem kepercayaan, struktur sosial masyarakat, simbol-simbol budaya, serta fungsi sosial cerita rakyat dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Laowömaru mengandung nilai-nilai budaya yang berkaitan dengan larangan penyalahgunaan kekuasaan, pentingnya solidaritas masyarakat, serta kepercayaan terhadap unsur supranatural dalam kehidupan tradisional. Cerita ini juga berfungsi sebagai media pendidikan moral, kontrol sosial, serta pelestarian identitas budaya masyarakat Nias. Dengan demikian, cerita rakyat Laowömaru dapat dipahami sebagai representasi nilai budaya dan identitas lokal yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, D., Putri, N. Q. H., & Rokhmansyah, A. (2025). Nilai Sosial dan Budaya dalam Cerita Rakyat Anugerah yang Terindah dari Kutai Kalimantan Timur . Jurnal Basataka (JBT), 8(2), 2043–2050. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i2.1260

Bascom, William. (1965). The Forms of Folklore: Prose Narratives. Journal of American Folklore.

Danandjaja, James. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Grafiti.

Mascita, D. E. (2021). Eksplorasi Nilai Sosial, Budaya, dan Agama pada Cerita Rakyat. Jurnal Tuturan, 10(2), 129-140. https://doi.org/10.33603/jt.v10i2.6100

Santi, N., & Nur Amah. (2023). Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Kayuagung dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sma. Jurnal DIDACTIQUE Bahasa Indonesia, 4(2), 155–161. https://doi.org/10.52333/didactique.v4i2.131

Downloads

Published

2026-03-29

Issue

Section

Articles

Citation Check