Nilai Budaya dan Identitas Lokal Dalam Cerita Rakyat Laowömaru pada Masyarakat Nias: Analisis Pendekatan Antropologis
DOI:
https://doi.org/10.57235/mesir.v3i1.8178Keywords:
Cerita Rakyat, Nilai Budaya, Identitas Lokal, Laowömaru, Masyarakat NiasAbstract
Cerita rakyat merupakan bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai budaya, norma sosial, serta identitas suatu masyarakat. Salah satu cerita rakyat yang berkembang dalam masyarakat Nias adalah cerita Laowömaru yang mengandung berbagai nilai budaya dan pandangan hidup masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai budaya dan identitas lokal yang terdapat dalam cerita rakyat Laowömaru dengan menggunakan pendekatan antropologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Sumber data utama berupa teks cerita rakyat Laowömaru, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan folklor dan kajian antropologi budaya. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi unsur-unsur budaya yang terdapat dalam cerita, seperti konteks budaya masyarakat pesisir, nilai dan norma sosial, sistem kepercayaan, struktur sosial masyarakat, simbol-simbol budaya, serta fungsi sosial cerita rakyat dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Laowömaru mengandung nilai-nilai budaya yang berkaitan dengan larangan penyalahgunaan kekuasaan, pentingnya solidaritas masyarakat, serta kepercayaan terhadap unsur supranatural dalam kehidupan tradisional. Cerita ini juga berfungsi sebagai media pendidikan moral, kontrol sosial, serta pelestarian identitas budaya masyarakat Nias. Dengan demikian, cerita rakyat Laowömaru dapat dipahami sebagai representasi nilai budaya dan identitas lokal yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat.
Downloads
References
Agustina, D., Putri, N. Q. H., & Rokhmansyah, A. (2025). Nilai Sosial dan Budaya dalam Cerita Rakyat Anugerah yang Terindah dari Kutai Kalimantan Timur . Jurnal Basataka (JBT), 8(2), 2043–2050. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i2.1260
Bascom, William. (1965). The Forms of Folklore: Prose Narratives. Journal of American Folklore.
Danandjaja, James. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Grafiti.
Mascita, D. E. (2021). Eksplorasi Nilai Sosial, Budaya, dan Agama pada Cerita Rakyat. Jurnal Tuturan, 10(2), 129-140. https://doi.org/10.33603/jt.v10i2.6100
Santi, N., & Nur Amah. (2023). Nilai Budaya dalam Cerita Rakyat Kayuagung dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sma. Jurnal DIDACTIQUE Bahasa Indonesia, 4(2), 155–161. https://doi.org/10.52333/didactique.v4i2.131
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










