Pengaruh Motivasi Kerja, Pelatihan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Gapura Angkasa di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok

Authors

  • Annisah Madani Utami Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, Indonesia
  • Syifa Fauziah Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/mesir.v3i2.8384

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung kelancaran operasional ground handling di industri transportasi udara, khususnya pada PT Gapura Angkasa di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok. Kinerja karyawan dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya motivasi kerja, pelatihan, dan lingkungan kerja. Namun, dalam praktiknya, belum semua faktor tersebut memberikan kontribusi yang konsisten terhadap peningkatan kinerja, sehingga diperlukan analisis empiris untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, pelatihan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 77 responden yang merupakan karyawan PT Gapura Angkasa. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk mengetahui pengaruh parsial dan uji F untuk mengetahui pengaruh simultan, serta koefisien determinasi untuk mengukur besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 1,082 < t tabel 1,666 dan nilai signifikansi 0,283 > 0,05. Sebaliknya, pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 2,573 > 1,666 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 3,338 > 1,666 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, motivasi kerja, pelatihan, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 85,628 > F tabel 2,73 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta memberikan kontribusi sebesar 77% terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan lingkungan kerja merupakan faktor utama yang memengaruhi kinerja karyawan, sedangkan motivasi kerja berperan sebagai faktor pendukung.

Kata Kunci: Motivasi Kerja, Pelatihan, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-25

Citation Check