Analisis Penanganan Foreign Object Debris (FOD) dan Tumpahan Bahan Bakar (Fuel/Oil Spillage) di Sisi Udara Bandar Udara Sultan Babullah Ternate
DOI:
https://doi.org/10.57235/mesir.v3i2.8887Keywords:
Foreign Object Debris (FOD), Fuel/Oil Spillage, Apron Movement Control (AMC)Abstract
Keselamatan penerbangan merupakan aspek utama dalam operasional bandar udara, khususnya di area sisi udara (airside area) yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap gangguan operasional. Salah satu potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan penerbangan adalah keberadaan Foreign Object Debris (FOD) dan kejadian Fuel/Oil Spillage di area apron. Apabila tidak ditangani dengan baik, kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pesawat, keterlambatan penerbangan, kecelakaan kerja, hingga pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penanganan FOD dan Fuel/Oil Spillage serta peralatan pendukung yang digunakan dalam penanganannya di area apron Bandar Udara Sultan Babullah Ternate. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2026 di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate. Informan penelitian terdiri dari Kepala Unit AMC, Supervisor AMC, dan Staf AMC. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Adapun teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan FOD dan Fuel/Oil Spillage telah dilaksanakan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) melalui kegiatan inspeksi rutin, identifikasi bahaya, pelaporan, koordinasi antar unit, pengamanan area, pembersihan, serta evaluasi pascakejadian. Peralatan pendukung yang digunakan meliputi FOD container, alat komunikasi, kendaraan patroli, spill kit, absorbent pad, alat kebersihan, dan alat pelindung diri (APD). Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan jumlah personel AMC dan perlunya optimalisasi peralatan pendukung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penanganan FOD dan Fuel/Oil Spillage di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate telah berjalan dengan baik, namun masih memerlukan peningkatan sumber daya manusia dan sarana pendukung guna meningkatkan efektivitas keselamatan operasional penerbangan.
Downloads
References
Aulia, Adinda (2024). Analisis Penanganan Foreign Object Debris (FOD) Terhadap Keselamatan di Area Apron Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Tugas Akhir, Politeknik Penerbangan Palembang. Retrieved from http://repository.poltekbangplg.ac.id/id/eprint/360/1/Cover_to_Bab2.pdf
Rahmandhani, Lala & Hodi (2023). Analisis Penanganan Foreign Object Debris (FOD) Oleh Petugas Apron Movement Control (AMC) Dalam Menjaga Keamanan Dan Keselamatan Penerbangan di Bandara Udara Internasional Adi Soemarmo Boyolali. Jurnal Kajian dan Penelitian Umum, Vol.1, No. 3, Agustus 2023, Hal 49-61. DOI: https://doi.org/10.47861/jkpu-nalanda.v1i4.354
Safety Briefing Sheet GMF Aeroasia (2017). Foreign Object Debris (FOD). Retrieved from: https://safety.gmf-aeroasia.co.id/penity/2022/03_Penity_May_2022.pdf
Sugiyono (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung: PT. Alfabet
Surat Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Udara Nomor: SKEP/100/XI/1985, tanggal 12 November 1985 Pasal 4 Tentang Peraturan Tata Tertib dan Prosedur. Jakarta: Kementerian Perhubungan
Surat Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Udara Nomor: SKEP/140/VI/1999 tanggal 29 Juni 1999 pasal 39 dan pasal 40 Tentang Menjaga Kebersihan Apron. Jakarta: Kementerian Perhubungan
TangerangNews. (2024, October 16). API lakukan FOD Walk sterilkan area pesawat di Bandara Soekarno-Hatta dari benda asing. https://www.tangerangnews.com/bandara/read/51147/API-Lakukan-FOD-Walk-Sterilkan-Area-Pesawat-di-Bandara-Soekarno-Hatta-dari-Benda-Asing
Tempo.co (2024). Tumapahan bahan bakar oleh pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soetta. Retrieved from https://www.tempo.co/ekonomi/dirut-garuda-indonesia-135-penumpang-telah-diberangkatkan-kembali-usai-insiden-bahan-bakar-tumpah-16217
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Jakarta: Kementerian Perhubungan
Muaepin, D. W., & Roellyanti, M. V. (2025). Analisis Penanganan Foreign Object Debris (FOD) oleh Apron Movement Control (AMC) terhadap Keamanan Penerbangan di Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. Jurnal Manajemen Dirgantara, 18(2), 300-308.
Ly, C. F., & Dyahjatmayanti, D. (2025). Analisis Kinerja Petugas Apron Movement Control (AMC) Dalam Penanganan Foreign Object Debris (FOD) di Bandar Udara Mopah Merauke. Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5), 2808-2820.
Dewi, R. S., & Azhar, H. P. O. (2023). Analisis Penanganan Foreign Object Damage (FOD) di Apron Bandar Udara Internasional Yogyakarta Kulon Progo. Manajemen Kreatif Jurnal, 1(4), 300-312.
Putri, Vernanda Dwi Sasqia dan Suprapti (2022). Analisis Kinerja Petugas Apron Movement Control Dalam Meningkatkan Keselamatan Penerbangan di Bandara Udara Internasional Adi Soemarmo Solo. Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis, Vol. 2, No. 2 Juli (2022) Hal. 190-197. DOI: https://doi.org/10.55606/jaem.v2i2.238
Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional. Jakarta: Kementerian Perhubungan
Peraturan Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 038 Tahun 2017 tentang Apron Management Service. Jakarta: Kementerian Perhubungan
PT Angkasa Pura Indonesia (2016). Pembersihan Tumpahan Bahan Bakar Pesawat Udara (Fuel Spillage) di Bandar Udara Samsuddin Noor, Kalimantan Selatan. Retrieved from https://syamsudinnoor-airport.co.id/id/pembersihan-tumpahan-bahan-bakar-pesawat-udara-fuel-spillage/index
International Civil Aviation Organization. (2022). Annex 14 Aerodromes Volume I: Aerodrome Design and Operations. Montreal: ICAO.
Hermawan dan Widyastuti (2021). Peranan Apron Movement Control Dalam Melayani Pergerakan Pesawat Udara Charter di Bandara Halim Perdanakusuma. Jurnal Mitra Manajemen, 12(1), 61-70.
Nugroho, A. H. P. (2016). Pemanfaatan Citra Penginderaan Jauh Landsat 8 OLI (Operational Land Imager). Retrieved from https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/146694
Moleong (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Bumi Aksara. Indonesia.
Annex 14 tentang Aerodrome Volume II Tahun 2009, Definisi Bandar Udara serta Fungsinya.
Annex 14, Volume 1 Aerodrome Design and Operation, Fourth Edition, July 2004, Definisi Apron.
Creswell J. W. (2018). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Raka Perwira Samudra, Kifni Yudianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










