Eksploitasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara pada Masa Kolonial: Implikasi dan Warisannya
Keywords:
Eksploitasi Sumber Daya Alam, Kolonialisme, Sumatera Utara, Ekonomi, Sosial, Lingkungan, PostkolonialAbstract
Penelitian ini menganalisis pola eksploitasi sumber daya alam di Sumatera Utara selama masa kolonial dan dampaknya terhadap ekonomi, struktur sosial, dan lingkungan. Pada periode kolonial, Sumatera Utara mengalami perubahan signifikan akibat pengembangan perkebunan besar, seperti tembakau, kopi, dan karet, yang dikelola oleh pemerintah kolonial Belanda. Eksploitasi ini menyebabkan ketergantungan ekonomi pada komoditas ekspor, serta marginalisasi masyarakat lokal, khususnya suku Batak dan Karo, yang kehilangan hak atas tanah mereka. Selain itu, kebijakan kolonial menyebabkan kerusakan lingkungan yang masih dirasakan hingga kini, seperti deforestasi dan degradasi tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi untuk menggali dampak jangka panjang kolonialisme. Temuan menunjukkan bahwa dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari eksploitasi sumber daya alam pada masa kolonial masih berlanjut hingga saat ini. Pendekatan postkolonial digunakan untuk memahami narasi sejarah dari perspektif masyarakat lokal yang selama ini terpinggirkan. Warisan kolonial ini menegaskan pentingnya upaya rekonstruksi narasi sejarah dan kebijakan pembangunan berkelanjutan yang lebih adil bagi masyarakat lokal.
References
Damanik, E. L. (2019). Gugung dan Jehe: Pembelahan Etnik Karo di Sumatra Utara. Handep: Jurnal Sejarah Dan Budaya, 3(1), 1-32.
Gemeente Medan. (1934). Gemeente Medan 1909-1934. http://colonialarchitecture.eu/islandora/object/u uid%3A0ba6fc94-c142-43c5-93cf f8c5a9c5c8d3. Diakses 5 November 2017.
Handinoto. (2004). Kebijakan Politik dan Ekonomi Pemerintah Kolonial Belanda Yang Berpengaruh Pada Morpologi (Bentuk dan Struktur) Beberapa Kota Di Jawa. Dimensi Teknik Arsitektur, 32(1), 19-27.
Pangdam II/BB, T.A. (1977). Sejarah Perjuangan Komando Daerah Militer II Bukit Barisan. Medan: Dinas Sejarah Kodam II Bukit Barisan.
Pelzer, K. J. (1988). Toean Keboen dan Petani: Politik Kolonial dan Perjuangan Agraria di Sumatra Timur, 1863-1847. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Pemdasu. (1994). Sejarah Perkembangan Pemerintahan Propinsi Daerah Tingkat I Sumatera Utara. Medan: Pemdasu dan Diklat Propsu.
Prima, B. S. (1976). Perjuangan Kemerdekaan dalam Wilayah Sumatera Utara: Medan Area Mengisi Proklamasi. Medan: Badan Musyawarah Perjuangan Republik Indonesia Medan Area.
Rick, van der, Ploeg. (2010). Rapacious Resource Depletion, Excessive Investment and Insecure Property Rights. Social Science Research Network.
Stoler, A. L. (1985). Capitalism and Confrontation in Sumatra’s Plantation Belt, 1870-1979. New Haven: Yale University Press.
Veronica, S., & Siregar, R. W. (2018). Pengaruh Masa Kolonial Terhadap Struktur Ruang Kawasan (Studi Kasus: Jl. Brigjen Katamso-Jl. Avros-Jl. Karya Jaya-Jl. A.H. Nasution, Medan).
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.