Dampak dari Sistem Tanam Paksa Dalam Perekonomian dan Kehidupan Masyarakat Indonesia
Keywords:
Sistem Tanam Paksa, Penindasan Kolonial, Dampak Sosial dan EkonomiAbstract
Studi ini mengulas dampak Sistem Tanam Paksa yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda di Indonesia pada abad ke-19, khususnya di Pulau Jawa. Dari analisis materi sejarah, terungkap bahwa Sistem Tanam Paksa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan melalui peningkatan produksi tanaman ekspor dan aliran pendapatan yang menguntungkan pihak kolonial. Namun, dampak sosialnya yang kompleks termasuk ketegangan antara masyarakat pribumi dan pemerintah kolonial, serta pemberontakan petani akibat penindasan dan eksploitasi juga ditemukan. Kajian ini menyoroti bahwa kebijakan kolonialisme ekonomi dapat memberikan keuntungan bagi pemerintah kolonial, namun juga mengorbankan kesejahteraan dan kebebasan masyarakat lokal. Sistem Tanam Paksa menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Indonesia melawan penindasan kolonial. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya memahami dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan kolonialisme ekonomi dalam konteks sejarah Indonesia untuk memahami dinamika perjuangan dan resistensi masyarakat terhadap eksploitasi kolonial.
References
Aman. 2007. Sejarah Indonesia abad ke-19 Penarapan dan Dampak Sistem Tanam Paksa 1870. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi UNY.
Aprilia, Alfa Tirza, Hendi Irawan, and Yusuf Budi. "Meninjau Praktik Kebijakan Tanam Paksa di Hindia Belanda 1830-1870." Estoria: Journal of Social Science and Humanities 1.2 (2021): 119-134.
Kurniawan, Hendra. (2014). Dampak Sistem Tanam Paksa terhadap Dinamika Perekonomian Petani Jawa 1830- 1870. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial 11 (2), Hlm. 164.
Sondarika, Wulan (2015). Dampak Suratman, S. (2010). Dampak Sistem Tanam Paksa Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Jawa Abad Ke-19. Jurnal Sejarah dan Budaya, 4(2), 55-72.Culturstelsel (Tanam Paksa) Bagi Masyarakat Indonesia dari Tahun 1830-1870. Jurnal Artefak 3 (1), Hlm. 64-65
Zulkarnain. (2011). Serba Serbi Tanam Paksa. Jurnal HISTORIA 2 (1), Hlm. 30-33.
Zulkarnain. (2010). Kesengsaraan Masyarakat Jawa / Culturstelsel (Kajian Sosial Ekonomi). Jurnal HISTORIA 8 (1), Hlm. 32.
Susilo Agus, 2020, pengaruh politik Cultuurstelsel terhadap perkebangan Masyarakat Indonesia tahun 1830-1870, jurnal Pendidikan dan ilmu Sejarah, 1 (1), hlm 23.
Kartodirdjo, Sartono (1993). Sistem Tanam Paksa: Bentuk Eksploitasi Kolonial di Indonesia. Jurnal Sejarah Indonesia, 12(1), 34-47.
Suratman, S. (2010). Dampak Sistem Tanam Paksa Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Jawa.`
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.