Pengelolaan Air Bersih untuk Masyarakat Pedesaan Dengan Penurunan Kandungan Zat Kapur Dalam Air Tanah

Authors

  • Kezia Damanik Universitas Negeri Medan
  • Selafionita Simanulang Universitas Negeri Medan
  • Dianra Azriany Universitas Negeri Medan
  • Andin Livia Universitas Negeri Medan
  • Sri Rosa Lumban Gaol Universitas Negeri Medan
  • Sri Yunita Universitas Negeri Medan

Keywords:

Air Bersih, Kualitas Air, Filter Zeolit

Abstract

Setiap elemen kehidupan manusia, termasuk rumah, bisnis, dan pertanian, sangat bergantung pada air. Air harus mudah diakses, aman, dan tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mendukung kegiatan sehari-hari. Setiap orang membutuhkan rata-rata 120 Liter per hari untuk minum dan keperluan rumah tangga lainnya. Namun, polusi, terutama pada sumber air permukaan, mengurangi jumlah air yang tersedia di Bumi. Untuk membuat air tanah layak untuk dikonsumsi manusia, penelitian ini juga menyajikan teknik pengolahan air seperti penyaringan dengan zeolit alam dan karbon aktif. Teknik adsorpsi filter ini secara efektif menghilangkan kotoran seperti kalsium, besi, dan mangan, dan dapat digunakan di rumah untuk menghasilkan larutan yang hemat energi.

References

Dinora, G. Q., & Purnomo, A. (2013). Penurunan Kandungan Zat Kapur dalam Air Tanah dengan Menggunakan Media Zeolit Alam dan Karbon Aktif Menjadi Air Bersih . Jurnal Teknik Pomits, 78-82.

Djaja, I. M., Wispriyono, B., Aryati, G. P., Nurmalasari, & Marhandhika, N. (2022). Pengembangan Akses Air Minum di Pedesaan: Penyediaan Air Berbasis Masyarakat untuk Mencapai Akses Air Minum Aman di Banjar Dauh Peken, Bali. Journal of Public Health and Community Services , 25-35.

Nugrahayu, Q., & Purnomo, A. (2013). Penurunan Kandungan Zat Kapur dalam Air Tanah dengan Menggunakan Filter Media Zeolit Alam dan Pasir Aktif Menjadi Air Bersih . Jurnal Teknik Pomits, 124-126.

Wiyono, N., Faturrahman, & Syauqiah. (2017). Sistem Pengolahan Air Minum Sederhana (portable water Treatment). Konversi, 27-35.

Downloads

Published

2024-11-30