Pelestarian Bahasa Daerah Sebagai Penguatan Civic Culture pada Masyarakat Negeri Keffing Kabupaten Seram Bagian Timur
Keywords:
Perestarian, Bahasa Daerah, Civic CultureAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pelestarian Bahasa Daerah Sebagai Penguatan Civic Culture Pada Masyarakat Negeri Keffing Kabupaten Seram Bagian Timur. Pelestarian bahasa daerah sangat penting karena merupakan bagian dari warisan budaya lokal, terutama dalam menghadapi dominasi bahasa internasional. Namun,kurangnya pemahaman dan minat masyarakat terhadap bahasa daerah menjadi tantangan di berbagai wilayah,termasuk dinegeri keffing, Seram Bagian Timur. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe deskriptif kualitatif, Subjek dalam penelitian ini adalah 10 informan . Teknik pengumpulan data adalah, observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan model interaksi dari miles dan Huberman dapat di gambarkan sebagia berikut Reduksi data (data reduction ) Penyajian data (data display ) dan Penarikan kesimpulan (conclusion). Hasil penelitian bahwa salah satu tantangan dalam mempertahankan bahasa daerah pada masyarakat Negeri Keffing adalah kuranya konsistensi dalam penerapanya, tantangan yang sering di hadapi meliputi kesadaran masnyarakat terhadap penting menjaga mengembangkan dan melestarikan bahasa daerah oleh karena itu,diperlukan upaya untuk memberikan pemaham yang mendalam tentang pentinya pelestaraian bahasa daerah sebagai warisan budaya yang harus di jaga bersama. Keberadaan bahasa daerh di masyarakat Negeri Keffing hingga saat ini masi terjaga dan terus dilaksanakan oleh masyarakat setempat bahasa daerah merupakan sala satu bahasa yang di wariskan secara turun temurun menjadi kewajiban bagi masyarakat Negeri Keffing untuk di gunakan.
References
Almond dan Verba melakukanpengkajian di lima negara, yakni Inggris,
Jerman,Italia Jurnal Pendidikan Tambusai 9058 Meksiko, dan Amerika Serikat.
Badri, nur mahammad fatih Al. (2022). penerjamahan AL-quran ke dalam ahsa pelembang: penguatan bahsa daerah dan kearifan lokal. Journal of Economic Perspectives, 23(1), 1–4.
Egziabher, T. B. G., & Edwards, S. (2013).Africa’s Potential for the Ecological Intensification of Agriculture, 53(9), 6.
Effendy, M. (2019). Peningkatan Kemampuan Berbahasa Madura Yang Baik Dan Benar Pada Masyarakat Dusun Banlanjang Tlonto Raja Kecamatan Pasean di Masjid Al Muttaqin. Perdikan. Journal of Community Engagement, 1(1).
Juwandi, R. (2022). Penguatan Civic Culture Berbasis Nilai Kearifan Lokal Melalui Eksistensi Pencak Silat Sebagai Kebudayaan Daerah. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(2), 194–205. https://doi.org/10.21067/jmk.v7i2.7444
Lating, R. P., Tuharea, J., & Bakker, R. (2022). Penguatan Civic Culture dalam Prosesi Pemasangan Atap Pamali (Atepoput) pada Rumah Pusaka di Negeri Hila Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.
Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9056–9060.
Lestari, R. F., & Rahmat, L. I. (2021). Pengembangan Buku Bahasa Madura sebagai Penunjang Pembelajaran Muatan Lokal di Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 15–28.
Larasati, D. (2018). Globalisasi Budaya dan Identitas: Pengaruh dan Eksistensi Hallyu (Korean Wave) versus Westernisasi di Indonesia. Jurnal Hubungan Internasional, 11(1), 109–120.
Ningsih, S., Puteri, J., Kebidanan, A., Al, T., Bulukumba, B., & Muda, G. (2021). Penguatan Penggunaan Bahasa Daerah Pada Generasi Muda Di Kelurahan Bintarore Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba. 3, 8–14.
Mujib, Ahmad, (2009), Hubungan Bahasa dan Kebudayaan (Perspektif Sosiolinguistik), dalam jurnal Adabiyat Jurnal Bahasa dan SastraNahdiyah Naila,
Ramadhani (2018), Penyerapan Kosakata Bahasa Daerah dalam KBBI V, D
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 05 Nomor 02
Setyawan, A. (2011). Bahasa Daerah Dalam Perspektif Kebudayaan Dan Sosiolinguistik: Peran Dan Pengaruhnya Dalam Pergeseran Dan Pemertahanan Bahasa.
Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta
UU RI No. 20 Tahun 2003: Tentang Sisdiknas. (n.d.).
UUD NRI 1945: Tentai Nilai-nilai Budaya. Pasal 32. (n.d.)
Winataputra, U. S. dan Budimansyah. 2012. Pendidikan Kewarganegaraan dalam Perspektif Internasional (Konteks, Teori, dan Profil Pembelajaran). Bandung: Widya Aksara Press.
Almond dan Verba melakukanpengkajian di lima negara, yakni Inggris, Jerman,Italia Jurnal Pendidikan Tambusai 9058 Meksiko, dan Amerika Serikat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to AR RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.