Digitalisasi Dakwah Islam dan Implikasinya Terhadap Pemahaman Keagamaan Generasi Z di Indonesia

Authors

  • Yusfi Alyandra Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Mulyana Abdullah Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/arrumman.v3i1.8612

Keywords:

Dakwah Digital, Generasi Z, Religiusitas, Media Sosial, Literasi Digital

Abstract

Penelitian ini mengkaji perkembangan dakwah Islam digital di Indonesia dan implikasinya terhadap pemahaman keagamaan Generasi Z. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis berbasis protokol PRISMA 2020, penelitian ini menganalisis 37 sumber terpilih dari 412 literatur yang ditelusuri. Temuan menunjukkan bahwa dakwah digital berkembang melalui tiga gelombang dan kini didominasi konten video pendek di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Generasi Z, sebagai kelompok pengguna internet terbesar (34,4%), mengonsumsi konten dakwah secara partisipatif namun terfragmentasi. Secara implikatif, digitalisasi dakwah bersifat ambivalen terhadap tiga dimensi keagamaan: kognisi meluas namun dangkal, afeksi meningkat namun cenderung performatif, dan perilaku beragama tumbuh namun disertai risiko intoleransi akibat echo chamber algoritmik. Optimalisasi dakwah digital menuntut sinergi antara kreativitas konten, otoritas keilmuan, dan literasi digital-keagamaan yang berorientasi pada moderasi beragama.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdilah, M. (2025). Agama dalam cengkraman algoritma: Polarisasi otoritas dan wacana keagamaan di media sosial Indonesia. Jurnal Cakrawala Akademika, II(4), 168–175. https://doi.org/10.70182/jca.v2i4.1350

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Aini, N. (2023). Pemanfaatan media dakwah platform digital di era Generasi Z. Cross-Border Journal of Islamic Studies (CBJIS), 5(2), 109–125.

Amna, A. (2019). Hijrah artis sebagai komodifikasi agama. Jurnal Sosiologi Reflektif, 13(2), 331–350.

APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia). (2024). Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII. Diakses pada 5 Juni 2026 dari https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Bunt, G. R. (2003). Islam in the digital age: E-jihad, online fatwas, and cyber Islamic environments. Pluto Press.

Campbell, H. A., & Tsuria, R. (Eds.). (2021). Digital religion: Understanding religious practice in digital media (2nd ed.). Routledge.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dalimunthe, R. M. (2025). Menegosiasikan keimanan di dunia digital: Studi psikologi keberagamaan pada Generasi Z. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(3), 1334–1344.

Eickelman, D. F., & Anderson, J. W. (Ed.). (2003). New media in the Muslim world: The emerging public sphere. Bloomington: Indiana University Press.

Fakhruroji, M., Rustandi, R., & Busro, B. (2020). Bahasa agama di media sosial: analisis framing pada media sosial Islam populer. Jurnal Bimas Islam, 13(2), 203-234.

Glock, C. Y., & Stark, R. (1965). Religion and Society in Tension. Chicago: Rand. McNally and Company.

Hjarvard, S. (2011). The mediatisation of religion: Theorising religion, media and social change. Culture and Religion, 12(2), 119–135.

Humaida, A., Fasicha, I., Alghifari, M. I., & Lestari, P. (2024). Potensi Industri Halal di Indonesia sebagai Negara Berpenduduk Muslim Terbesar. AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam, 6(1), 11-24.

Izza, D., & Mansyur, S. (2026). Peran media sosial terhadap perubahan identitas keagamaan dan praktik keberagaman pada Generasi Z di Indonesia. Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(3), 341–353.

Kailani, N., & Sunarwoto. (2019). Televangelisme Islam dalam lanskap otoritas keagamaan baru. Dalam Ulama dan negara-bangsa: Membaca masa depan Islam politik di Indonesia. Yogyakarta: PusPIDeP.

Kiptiyah, S. M. (2017). Kyai selebriti dan media baru. Jurnal Masyarakat & Budaya, 19(3), 339–352

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Kusumah, M. D., Pratama, M. Z., Putra, I. A., Azmi, F., & Hidayati, A. N. (2025). Peran industri halal dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi indonesia. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(5).

Kusumawati, S. P., Nihaya, N., Avicena, H. N., & Hidayat, D. A. W. (2024). Strategi dakwah berbasis media digital dalam meningkatkan pemahaman keagamaan Generasi Z di Indonesia. Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial, 6(2).

Murniasih, E., Syafuri, B., & Wasehudin, W. (2024). The Effectiveness Of Digital Media In Facilitating The Understanding Of Islam For The Z-Generation In The Era Of Disruption. JURNAL ILMIAH DIDAKTIKA: Media Ilmiah Pendidikan Dan Pengajaran, 25(1), 78-93.

Nisa, Y. F., dkk. (2018). Gen Z: Kegalauan identitas keagamaan. Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Nurhamidin, B., Mokodenseho, S., Mokodompit, H., Bahansubu, A., & Rumondor, P. (2025). Transformasi otoritas keagamaan di era digital: Analisis sosiologis terhadap pergeseran pola otoritas ulama di media sosial. Jurnal Multidisiplin Indonesia.

Pabbajah, M. (2023). Identitas keagamaan Generasi Z di era digital: Antara spiritualitas personal dan komunitas virtual. Jurnal Sosiologi Agama, 17(2), 101–118.

Page, M. J., dkk. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Rohmana, J. A. (2021). Ekspresi keberagamaan generasi muda di media sosial: Kajian atas fenomena hijrah digital. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 17(1), 33–50.

Saputra, E. (2020). Media baru, fragmentasi dan kontestasi otoritas keagamaan di Aceh: Dari ulama lokal ke ustaz. Jurnal Lektur Keagamaan, 18(2).

Siregar, R. (2025). Strategi dakwah dan edukasi di media sosial untuk Generasi Z: Analisis konten dakwah kreatif di TikTok. Al Huda: Journal of Islamic Education and Society.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syafruddin, D., & Ropi, I. (Eds.). (2018). Gen Z: Kegalauan identitas keagamaan. PPIM UIN Jakarta.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Yusfi Alyandra, & Mulyana Abdullah. (2026). Digitalisasi Dakwah Islam dan Implikasinya Terhadap Pemahaman Keagamaan Generasi Z di Indonesia. AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation, 3(1), 222–230. https://doi.org/10.57235/arrumman.v3i1.8612

Issue

Section

Articles

Citation Check