(2) Selly Marcelina Manalu
(3) Dipo Fransisco Pandiangan
(4) M Farouq Ghazali Matondang
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika perubahan penggunaan lahan di Kota Bukittinggi dan menganalisis dampak pengembangan sektor pariwisata terhadap perubahan tersebut. Menggunakan pendekatan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), penelitian ini memetakan pola perubahan lahan selama periode 2010-2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan lahan terbangun sebesar 320 hektar atau 37,6%, yang sebagian besar mengonversi lahan pertanian dan ruang terbuka hijau menjadi kawasan permukiman dan komersial, terutama di sekitar jalur akses ke objek wisata utama. Faktor utama yang mendorong perubahan ini adalah pertumbuhan sektor pariwisata, peningkatan jumlah penduduk, dan lemahnya pengendalian tata ruang. Perubahan penggunaan lahan yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti berkurangnya lahan produktif, meningkatnya risiko banjir, dan ketidakseimbangan ekologi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya perencanaan tata ruang yang lebih ketat dan pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. KeywordsPenggunaan lahan, pariwisata, perubahan lahan, SIG, Bukittinggi
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.6553 |
Article metrics10.57235/aurelia.v5i1.6553 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Ambarwati, R. (2018). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia: Peluang dan Tantangan. Jurnal Pariwisata, 12(1), 45-60.
Ambarwati, R. (2018). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia: Peluang dan Tantangan. Jurnal Pariwisata, 12(1), 45-60.
Antariksa, A. (2010). Peluang dan Tantangan Pengembangan Pariwisata di Negara Berkembang. Dalam Ambarwati, R. (Ed.), Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan (hlm. 23-34). Jakarta: Penerbit Universitas.
Burrough, P. A., & McDonnell, R. A. (1998). Principles of Geographical Information Systems. Oxford: Oxford University Press.
Clarke, K. C. (2003). Geographic Information Systems and Spatial Data Analysis. New York: Wiley.
Catanesse, A. (1988). Perencanaan Tata Guna Lahan: Teori dan Praktik. Jakarta: Penerbit Universitas.
Damanik, J., & Weber, H. F. (2006). Potensi Wisata: Konsep dan Implementasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Dipayana, A., & Sunarta, I. (2015). Peran Sektor Pariwisata dalam Pembangunan Ekonomi Daerah. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 10(2), 123-135.
Fadli, M., & Mulyanto, D. (2017). Perubahan Penggunaan Lahan dan Pengaruhnya Terhadap Suhu Permukaan di Kota Padang. Jurnal Geografi, 9(1), 15-30.
Gamal, A. (2004). Dasar-Dasar Pariwisata. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.
Handayani, H., & Rudiarto, I. (2019). Dampak Pariwisata Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal di Kawasan Wisata Candi Borobudur. Jurnal Sosial Ekonomi, 8(3), 200-215.
Hermawan, A., & Indraprahasta, G. S. (2015). Analisis Spasial Perubahan Penggunaan Lahan di Kawasan Bandung Utara. Jurnal Perencanaan Wilayah, 7(2), 45-60.
Longley, P. A., Goodchild, M. F., Maguire, D. J., & Rhind, D. W. (2015). Geographic Information Systems and Science. Chichester: Wiley.
Novitasari, D., & Darmawan, A. (2018). Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Malang. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 11(1), 75-90.
Rahmawati, R., & Kusratmoko, D. (2020). Pengaruh Pengembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Lingkungan di Kawasan Puncak Bogor. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 9(2), 100-115.
Soekadijo, R. G. (2000). Dasar-Dasar Kepariwisataan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Suwantoro, S. (2004). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi.
UU No. 10 Tahun 2009. Tentang Kepariwisataan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Widiastuti, R. (2022). Studi Dampak Sosial Ekonomi dari Pengembangan Pariwisata di Kawasan Candi Borobudur. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 15(1), 55-70.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Galatia Valentin Hutagalung, Selly Marcelina Manalu, Dipo Fransisco Pandiangan, M Farouq Ghazali Matondang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





















Download