(2) Windri Priskila Gultom
(3) Ayu Surya Saputri
(4) Sri Winensi Tarigan
(5) Anisa Aulia Br Pa
(6) Darwin Parlaungan Lubis
(7) Elsa Kardiana
*corresponding author
AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi desa wisata dalam mendorong peningkatan ekonomi lokal serta transformasi sosial masyarakat, dengan studi kasus di Desa Wisata Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja baru, serta pergeseran struktur ekonomi dari sektor agraris ke sektor jasa pariwisata. Selain itu, pengembangan desa wisata juga mendorong pelestarian budaya lokal, peningkatan keterampilan masyarakat, dan kesadaran akan kelestarian lingkungan. Kendati demikian, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, pengelolaan yang belum optimal, dan kebutuhan pelatihan masyarakat masih menjadi hambatan. Secara keseluruhan, Desa Wisata Harau dapat menjadi model pengembangan desa yang berkelanjutan dan inklusif. Keywordsdesa wisata, ekonomi lokal, partisipasi masyarakat, transformasi sosial-ekonomi, geografi pariwisata
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.6614 |
Article metrics10.57235/aurelia.v5i1.6614 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Afrizal. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata: Studi Kasus di Sumatera Barat. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Anggi, r (2016). Peran Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Desa Wisata Tulungrejo. (n.d.). Universitas Airlangga. Diakses dari https://unair.ac.id/post_fetcher/fakultas-vokasi-peran-masyarakat-lokal-dalam-pengembangan-desa-wisata-tulungrejo-blitar/.
BPS Kabupaten Lima Puluh Kota. (2023). Statistik Pariwisata Harau 2023. Lima Puluh Kota: BPS.
Ernawati, E. (2018). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL NAGARI HARAU KECAMATAN HARAU KABUPATEN 50 KOTA MENUJU PARIWISATA HALAL. UNES Journal of Community Service, 3(1), 31 - 37. Retrieved from https://ojs.ekasakti.org/index.php/UJCS/article/view/45.
Febriani, R. (2023). "Pelestarian Budaya Minangkabau melalui Pariwisata: Studi di Desa Harau". Jurnal Antropologi Sosial, 15(1), 88-102.
Furqhan Arief. (2020).Dinas Kebudayaan Kabupaten Lima Puluh Kota. (2015). Pengembangan Kawasan Wisata Resort Akar Berayun Lembah Harau. Jom FISIP, 2(2), 14-20.
Hidayat, A., & Pratama, D. (2024). "Akses Permodalan bagi UMKM Desa Wisata: Tantangan dan Solusi". Jurnal Ekonomi Desa, 7(2), 134-150.
Mahdayani, W. (2009). Dampak Taman Wisata Alam Lembah Harau terhadap Kesejahteraan Masyarakat Nelayan di Desa Pasir dan Desa Ayah. Repository Universitas Muhammadiyah Semarang.
Nugroho, P., & Sari, I. (2022). "Gerakan Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan Desa Wisata". Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 10(3), 45-60.
Putra, A., & Puspitasari, D. (2020). "Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Harau". Jurnal Geografi Sosial, 12(2), 45-60.
Ramadhan, T., et al. (2023). "Digitalisasi UMKM Desa Wisata: Peluang dan Tantangan". Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis, 8(1), 77-92.
Wicaksono, B., Sari, I., & Nugroho, P. (2021). "Dampak Pariwisata terhadap Transformasi Sosial-Ekonomi Masyarakat Desa Harau". Jurnal Ilmu Pariwisata, 9(1), 78-92.
Yuliani, E., & Fauzi, A. (2019). "Pelestarian Lingkungan melalui Pariwisata Berbasis Masyarakat: Studi di Kawasan Harau". Jurnal Manajemen Lingkungan, 5(3), 112-125.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Krisna Natalin Simbolon, Windri Priskila Gultom, Ayu Surya Saputri, Sri Winensi Tarigan, Anisa Aulia Br Pa, Darwin Parlaungan Lubis, Elsa Kardiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





















Download