Kearifan Lokal Sawah Gadang Satampang Baniah pada Suku Dalimo Panjang di Dusun Kapalo Koto Nagari Pariangan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat

(1) * Miftahul Hasnah Mail (Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia)
(2) Yurisman Yurisman Mail (Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini membahas tentang “Kearifan Lokal Sawah Gadang Satampang Baniah Pada Suku Dalimo Panjang di Dusun Kapalo Koto, Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosesi menanam padi pada Sawah Gadang Satampang Baniah sebagai kearifan lokal suku dalimo panjang dan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalam prosesi menanam padi pada Sawah Gadang Satampang Baniah bagi kaum suku dalimo panjang di Dusun Kapalo Koto, Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Kearifan Lokal oleh Robert Sibarani (2012:177). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan metode etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dan studi Pustaka. Adapun hasil dalam penelitian ini adalah prosesi menanam padi pada Sawah Gadang Satampang Baniah yang melakukan beberapa proses yaitu, Musyawarah bersama pemimpin suku dalimo panjang, membersihkan tempat pasumaian baniah, mampanaik an baniah, mailian aia, mambajak sawah, mambucuik baniah, mandosoan padi tujuah rumpun, batanam padi, basiang padi, maambiak induak padi, manyabik padi, mairiak padi, manggerai padi, manganidiang padi, dan barangkuik padi. Hasil dalam penelitian kedua yaitu nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung didalam prosesi menanam padi pada Sawah Gadang Satampang Baniah pada suku dalimo panjang di Dusun Kapalo Koto, Nagari Pariangan yaitu nilai sosial, nilai religi, dan nilai ekologi.


Keywords


Kearifan Lokal, Sawah Gadang Satampang Baniah, Suku Dalimo Panjang, Dusun Kapalo Koto.

   

DOI

https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7949
      

Article metrics

10.57235/aurelia.v5i1.7949 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Ardhana, I.P.G. (2012). Ekologi Tumbuhan. Denpasar: Udayana University Press.

Erwin, M. S., Warhat, Z., & Syafwandi, S. (2019). Brand Identity Nagari Pariangan, Desa Terindah di Dunia Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Besaung: Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 4(2).

Lathifah, N. (2018). Akses Sumber Daya Produktif Dalam Pembangunan Pertanian (Kasus; Pemakaian Tanah Ulayat Kaum di Nagari Pariangan) (Doctoral Dissertation, Universitas Andalas).

Moleong, Lexy J. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Odum, E. P. (1993). Dasar-dasar Ekologi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Purwanto, A., Imran, I., & Ramadhan, I. (2022). Analisis Rasionalisasi Nilai-Nilai Mitos Kemponan pada Masyarakat Etnis Melayu. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(1), 117-126.

Santoso, E. B., Arwanto, A., Karina, R. N., Hazmi, A. R., & Rahmadanita, A. (2023). Pengembangan Objek Wisata Nagari Tuo Pariangan di Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat: Pembelajaran Kearifan Lokal Sebagai Atraksi Wisata Dunia. Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 13(2), 178-199.

Sartini, N. N. (2004). Menggali Kearifan Lokal Nusantara: Sebuah Kajian Filsafat. Jurnal Filsafat, 37(2), 105-120.

Sibarani, Robert. 2012. Kearifan Lokal Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Wahyuni, R. T., Hayati, N., & Novita, Y. (2025). Analisis Potensi Alam dan Budaya Nagari Pariangan Sebagai Daya Tarik Kunjungan Wisatawan. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(04), 1700-1706.

Yulianda, H. (2024). Studi Potensi Kawa Daun Sebagai Destinasi Wisata Kuliner di Nagari Pariangan (desa terindah) Kabupaten Tanah Tatar. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 7(2), 9-14.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Miftahul Hasnah, Yurisman Yurisman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.