Makna Upacara Kematian di Nagari Sumpur Kudus Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat

(1) * Wilya Anggraini Mail (Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia)
(2) Yurisman Yurisman Mail (Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Skripsi ini berjudul “Makna Upacara Kematian di Nagari Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatra Barat”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna upacara kematian yang dilaksanakan oleh masyarakat di Nagari sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan teori interpretative simbolik dari Clifford Geerzt untuk memahami makna simbolik dari tradisi tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi upacara kematian terdiri atas beberapa tahapan prosesi, yaitu pemberitahuan kematian, bahgak limau, memandikan, mengkafani, menyolatkan, penguburan dan pemasangan kain kafan di atas kuburan. Latar belakang munculnya pemasangan kain kafan di atas kuburan baru ini berkaitan dengan sejarah kedatangan Syekh Ibrahim ke Sumpur Kudus dalam penyebaran agama Islam. Tradisi ini memiliki makna sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada jenazah, ungkapan rasa cinta dan kasih sayang terhadap almarhum, serta mencerminkan nilai-nilai adat dan upaya pelestarian adat istiadat masyarakat setempat.


Keywords


Upacara kematian, kain kafan, prosesi, makna

   

DOI

https://doi.org/10.57235/aurelia.v5i1.7962
      

Article metrics

10.57235/aurelia.v5i1.7962 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Al-Qur, an dan terjemahanya, Al-Hikma Departemen Agama RI. 2010. CV Penerbit Diponegoro.

Arsip Nagari Sumpur Kudus (2022), Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.

Fadillah, Muhammad Nurul, et al, 2020. “Tradisi Kenduri Kematian di Desa Kampung Baru, Kabupaten Kantingan”. Syams: Jurnal Studi Islam.Vol. 1. No. 2. Institut Agama Islam NegeriPalangkaRaya.https://e-journal.iain.palangkaraya.ac.id/index.php/syams/artikel/2494/1414.[15 Oktober 2024]

Geertz, Clifford. 1992. Tafsir Kebudayaan.Yogyakarta: Kanisius

Karim, Abdul. 2017. “Makna Ritual Kematian Dalam Tradisi Islam Jawa”. Sabda: Jurnal Studi Budaya Vol. 12. No. 2. Semarang: Universitas Islam Negeri Walisongo.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/article/download/16992/12302.[15 Oktober 2024]

Koentjaraningrat. 2009. Beberapa pokok Antropologi Sosial. Jakarta: PT. Dian rakyat

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

KontributorWikipedia.2025. Kabupaten Sijunjung. https://id.wikipedia.org/wiki /Kabupaten_Sijunjung

Palanta, Atmin. 2020. https://lagam.id/nagari-sumpur-kudus-kecamatan-sumpur- kudus-kabupaten-sijunjung/

Rahman. Fachrir. 2019. “Patuq Dalam Tradisi Kematian Masyarakat Desa Kuta” (Sebuah Tinjauan Antropologi Hukum Islam).Samarah: Jurnal Hukum keluarga dan Hukum Vol. 3. No. 2. Universitas Islam Negeri Mataram. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samara/article/3925/3554.[15 Oktober 2024]

Sari, Tri Nurvita, dkk, 2022. Mengenel Upacara Adat Istiadat Kematian: Mangongkal Holi dan Nyewu Tradisi Turun Temurun Daerah Medan Dan Jawa.Jurnal Review Pendidikan Vol.5.No.2.UniversitasPahlawan.https://www.academia.edu/download/120756303/7938.pdf .[15 Oktober 2024]

Sholikin, Muhammad. 2010. Ritual dan Tradisi Islam Jawa. Yogyakarta: Narasi.

Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yolanda,Besfi Apri, et al, 2020. “Makna Upacara Kematian Malapeh-lapeh bagi Masyarakat Nagari Taluak Pesisir Selatan”. Dalam Culture & Society: Jurnal of Anthropical Research Vol. 1, No3, Th. 2020, hal 1988-207.https://curture.ppj.unp.ac.id/index.php/csjar/article/ download/37/27.[15 Oktober 2024]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Wilya Anggraini, Yurisman Yurisman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.