Hubungan Durasi Tidur dan Aktivitas Fisik Terhadap Status Gizi dan Kebugaran Jasmani Mahasiswa/I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Tahun 2024

Authors

  • Nurhazizah Br Said Universitas Islan Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Novia Safitri Universitas Islan Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Adelina Fitry R Lubis Universitas Islan Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Tri Rahma Sintia Universitas Islan Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Elsa Safitri Purba Universitas Islan Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/helium.v2i1.4641

Keywords:

Fisik, Mental, Kesehatan

Abstract

Kesehatan merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia, terutama bagi mahasiswa yang berada pada fase produktif. Pada usia tersebut, mahasiswa dituntut untuk memiliki kebugaran jasmani yang optimal agar dapat menjalani aktivitas akademik dan non-akademik dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan antara durasi tidur, aktivitas fisik, dan status gizi terhadap kebugaran jasmani mahasiswa/i FKM UINSU tahun 2024. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengukur data secara numerik, menganalisis hubungan antar variabel, dan menghasilkan kesimpulan yang objektif berdasarkan hasil pengolahan data. Secara umum, durasi tidur memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental seseorang. Tidur yang cukup, yakni antara 7-9 jam per malam bagi orang dewasa, merupakan faktor penting dalam mendukung proses pemulihan tubuh, menjaga keseimbangan hormon, memperbaiki fungsi kognitif, dan mengoptimalkan sistem imun. Selain itu, tidur yang cukup juga dapat berkontribusi pada pengelolaan berat badan, karena kurang tidur dapat mengganggu regulasi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan leptin, yang pada akhirnya dapat meningkatkan keinginan untuk makan berlebih dan berisiko meningkatkan berat badan.

References

Adliyani, Z. O. N. (2015). Pengaruh perilaku individu terhadap hidup sehat. Majority, 4(7), 109–114.

Bryantara, O. F. (2016). Faktor yang berhubungan dengan kebugaran jasmani. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(2), 237–249.

Erliana, E., & Setiyo, H. (2019). Hubungan aktivitas fisik terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 7(2), 225–228.

Mahdiyyah, A. N., & Hidayat, T. (2020). Hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani siswa kelas IX SMP Negeri 2 Buduran. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 8(1), 105–109.

Rohmah, L. (2021). Tingkat kebugaran jasmani dan aktivitas fisik siswa sekolah. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(1), 509–511.

Roring, N. M., Posangi, J., & Manampiring, A. E. (2020). Hubungan antara pengetahuan gizi, aktivitas fisik, dan intensitas olahraga dengan status gizi. Jurnal Biomedik, 116–120.

Simanjuntak, V., Rahayu, T., & Yudhistira, D. (2022). Analysis of body mass index and physical condition of martial athletes in West Kalimantan Province: Study towards PON 2021. International Journal of Human Movement and Sports Sciences, 10(4), 768–774.

Nurgiansah, T. H. (2021). Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Pendidikan Kewarganegaraan Di Sekolah Menengah Atas Se-Kabupaten Bantul. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 28–33. https://doi.org/10.31949/jb.v2i1.566

Downloads

Published

2025-04-22

How to Cite

Said, N. B., Safitri, N., Lubis, A. F. R., Sintia, T. R., & Purba, E. S. (2025). Hubungan Durasi Tidur dan Aktivitas Fisik Terhadap Status Gizi dan Kebugaran Jasmani Mahasiswa/I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Tahun 2024. Journal of Health Education Law Information and Humanities, 2(1), 96–101. https://doi.org/10.57235/helium.v2i1.4641

Citation Check