Hubungan Antara Emfisema, Kanker Paru Dan Pentingnya Udara Bersih Untuk Kesehatan Paru-Paru

Authors

  • Irfan Sazali Nasution Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Harmita Siringo-ringo Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Dinda Allisya Putri Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Sabrina Rizky Siregar Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Nadia Aska Pikria Siregar Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Najma Hayati Sirait Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/helium.v2i1.5094

Keywords:

emfisema, kanker paru, polusi, asap rokok

Abstract

Di dunia ini, hal yang paling penting adalah kesehatan. Banyak dari masyarakat yang masih menyepelekan tentang kebiasaan-kebiasaan yang dapat memperburuk kesehatan terutama kesehatan paru-paru. Udara yang merupakan faktor paling utama dalam menjaga kesehatan paru-paru. Udara yang bersih adalah udara yang terbebas dari polusi dan kaya akan oksigen. Permasalahan udara yang paling banyak di indonesia adalah udara yang tercemar oleh asap pabrik, asap kendaraan dan yang paling sering kita temui di lingkungan masyarakat adalah asap akibat pembakaran sampah dan asap yang disebabkan oleh rokok. Salah satu penyakit yang paling umum ditemui akibat udara tercemar adalah emfisema dan kanker paru. Penyakit ini tidak hanya mengganggu sistem kesehatan, tetapi juga memberikan dampak yang signifikan terhadap ekonomi. Berdasarkan laporan kementrian kesehatan RI di tahun 2022, terjadi kenaikan persentase penyakit emfisema dan kanker paru sebanyak 20% dalam 5 tahun terakhir.

References

American Cancer Society. (2023). Lung cancer statistics. Retrieved from https://www.cancer.org

Brook, R. D., Rajagopalan, S., Pope, C. A., Brook, J. R., Bhatnagar, A., & Diez-Roux, A. V. (2021). Particulate matter air pollution and cardiovascular disease: An update to the scientific statement from the American Heart Association. Circulation, 121(21), 2331–2378. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000572

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan tahunan kesehatan 2022: Emfisema dan kanker paru-paru. Jakarta: Kemenkes RI.

Liu, Y., Chen, X., & Li, Z. (2020). The association between PM2.5 exposure and respiratory diseases: Evidence from epidemiological studies. Environmental Health Perspectives, 128(12), 120001. https://doi.org/10.1289/ehp.120001

World Health Organization. (2022). Air pollution and its impact on health. Geneva: WHO. Retrieved from https://www.who.int

Downloads

Published

2025-04-22

How to Cite

Nasution, I. S., Siringo-ringo, H., Putri, D. A., Siregar, S. R., Siregar, N. A. P., & Sirait, N. H. (2025). Hubungan Antara Emfisema, Kanker Paru Dan Pentingnya Udara Bersih Untuk Kesehatan Paru-Paru. Journal of Health Education Law Information and Humanities, 2(1), 307–311. https://doi.org/10.57235/helium.v2i1.5094

Citation Check