Pengetahuan Masyarakat Pesisir Tentang Stunting dan Pentingnya Gizi pada Anak

Authors

  • Alifa Fatiha Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Syfa Ardhia Putri Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Suci Ramahdani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Zakiatus Sabrina Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Fatimah Zuhra Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Natasya Aulia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/helium.v2i1.5232

Keywords:

Gizi Anak, Kurang Gizi, Masyarakat Pesisir, Stunting

Abstract

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), stunting di Indonesia berada pada angka yang mengkhawatirkan, khususnya di wilayah pesisir, di mana akses terhadap sumber daya kesehatan dan pendidikan, stunting adalah suatu keadaan balita pendek, atau suatu kondisi anak berusia dibawah lima tahun mengalami gagal tumbuh akibat dari kurang gizi kronis dan infeksi berulang yang biasanya terjadi terutama pada pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejauh mana pengetahuan masyarakat pesisir tentang stunting dan pentingnya gizi pada anak. Metode penelitian kuantitatif deskriptif, dengan populasi ialah masyarakat pesisir, sampel dalam penelitian ini terdiri dari 35 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dan data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner online menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggapan mayoritas responden (31 orang, 88,57%) menyebutkan bahwa penyebab utama stunting adalah kurangnya asupan gizi pada anak. Sementara itu, faktor lingkungan dan genetik masing-masing dianggap sebagai penyebab oleh 1 orang (2,86%) dan 2 orang (5,71%). Sisa responden (2,86%) menganggap bahwa ketidakpedulian terhadap lingkungan bisa menjadi faktor penyebab stunting. Kesimpulannya berdasarkan hasil kuesioner mengenai pemberian gizi pada anak di masyarakat pesisir, bahwa sebagian besar ibu menghadapi kendala dalam memberikan gizi yang baik kepada anak mereka, dengan alasan utama terkait faktor ekonomi dan mahalnya kebutuhan gizi.

References

Ani, J., Lumanauw, B., & Tampenawas, J. L. A. (2021). Pengaruh Citra Merek, Promosi Dan Kualitas Layanan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada E-Commerce Tokopedia Di Kota Manado the Influence of Brand Image, Promotion and Service Quality on Consumer Purchase Decisions on Tokopedia E-Commerce in Manado. 663 Jurnal EMBA, 9(2), 663–674.

Awaru, A. O. T., & Agus Salim, A. R. (2021). Workshop Edukasi Microsoft Office 365 Dalam Upaya Optimalisasi Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 5(Vol 5, No 2 (2021): April), 478–490. https://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/download/4078/pdf%0Ahttp://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/4078/pdf

Azhari, Dedihasriadi, & Muis. (2024). Problematika Faktor Stunting Pada Wilayah Pesisir (Studi Kebijakan Pada Kabupaten Buton Tengah Tahun 2022). Journal Publicuho, 7(1), 128–139. https://doi.org/10.35817/publicuho.v7i1.330

Dwining, H., Kusuma, E., Puspitasari, R. A. H., & Nastiti, A. D. (2022). Faktor Pengetahuan Ibu Dalam Pengolahan Makanan dan Pada Balita Di Wilayah Pesisir. Jurnal Keperawatan, 14(September), 885–890.

Ferilda, S., Desnita, E., & Rohadi, A. (2022). Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kesehatan Dan Non Kesehatan Tentang Penggunaan Antibiotik Di Universitas Baiturrahmah. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4(4657), 78–84.

Fifi, D., & Hendi, S. (2020). Pentingnya Kesehatan Masyarakat, Edukasi Dan Pemberdayaan Perempuan Untuk Mengurangi Stunting Di Negara Berkembang. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 2(01), 16–25. http://ejurnal.stikesrespati-tsm.ac.id/index.php/semnas/article/view/246

Kesehatan, K. R. (2023). Laporan Status Gizi Indonesia 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Manda, D., Awaru, A. O. T., Nur, H., & Darmayanti, R. R. (2021). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Pesisir Dalam Upaya Menekan Jumlah Angka Stunting Pada Anak. Jurnal Masyarakat Mandiri, 5(6), 3326–3337.

Manik, C., Barat, L., Suyantri, E., Handayani, B. S., Lestari, T. A., Setiawan, H., Kurniawan, R., Hidayat, X. Z. A., Aprilia, S., Larasati, N., Manisa, S., Naunik, H., Agustini, P. L., Umami, L., Purnamawati, R., Pebrianti, H., & Dwi, D. (2024). Sosialisasi Pencegahan Stunting Dan Gizi Buruk Pada Masyarakat Pesisir Desa.

Mariyenti, V., Akbar, W. K., & Rahayu, S. (2024). Persepsi Masyarakat Terhadap Stunting Pada Balita ( Studi Kasus : Nagari Lumpo Kecamatan Iv Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Community Perceptions Of Stunting In Toddler ( Case Study : Nagari Lumpo District Iv Jurai Pesir Selatan District. 17(02), 125–132.

Sudirman, D. (2023). Metodologi penelitian 1 : deskriptif kuantitatif. In ResearchGate (Issue July). CV. Media Sains Indonesia.

Downloads

Published

2025-04-22

How to Cite

Fatiha, A., Putri, S. A., Ramahdani, S., Sabrina, Z., Zuhra, F., & Aulia, N. (2025). Pengetahuan Masyarakat Pesisir Tentang Stunting dan Pentingnya Gizi pada Anak. Journal of Health Education Law Information and Humanities, 2(1), 509–515. https://doi.org/10.57235/helium.v2i1.5232

Citation Check