Stereotip Gender di Kelas Perjuangan Hak Pendidikan Anak Perempuan

Authors

  • Trixie Glorianna Zhafirah Politeknik Manufaktur Bandung, Indonesia
  • T Heru Nurgiansah Universitas PGRI Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/helium.v3i2.8071

Keywords:

Stereotip Gender, Hak Pendidikan, Anak Perempuan, Diskriminasi Gender, Kesetaraan Pendidikan

Abstract

Stereotip gender dalam ruang kelas masih menjadi penghambat signifikan terhadap pemenuhan hak pendidikan anak perempuan di Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis dampak stereotip tersebut terhadap akses dan kualitas pendidikan anak perempuan serta upaya hukum yang dapat memperkuat perlindungan hak mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran (mixed method), yang mengintegrasikan analisis yuridis normatif terhadap peraturan perundang-undangan dan konvensi internasional (CEDAW/ICESCR) dengan validasi data praktik mikro kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stereotip gender memperkuat diskriminasi sistemik, menghasilkan kesenjangan implementasi norma hukum hingga 65%, khususnya di daerah terpinggirkan, melalui pola mikro seperti pembagian tugas berbasis gender (70% kasus). Kesimpulan menyatakan perlu revisi Permendikbud untuk memasukkan sanksi hukum yang lebih tegas dan mewajibkan modul anti-bias gender sebagai upaya menghilangkan stereotip serta memastikan kesetaraan pendidikan bagi anak perempuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azis, A. R. (2024). Pendidikan perempuan berbasis Al-Qur'an: Upaya mengatasi ketidaksetaraan gender. Jurnal Studi Qur'an Raden Fatah.

Bourdieu, P. (1977). Outline of a theory of practice. Cambridge University Press.

Butler, J. (1990). Gender trouble: Feminism and the subversion of identity. Routledge.

Febriyani Tuei, R. H. Melo, L. Samatowa, & A. (2024). Peran pendidikan dalam mendorong kesetaraan gender di Indonesia. Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo.

Francis, B. (2000). Boys, girls and achievement: Addressing the classroom issues. RoutledgeFalmer.

Legewie, J., & DiPrete, T. A. (2012). School context and the gender gap in educational achievement. American Sociological Review, 77(3), 463–485. https://doi.org/10.1177/0003122412440802

Pamungkas, G. (2025). Kesetaraan gender dalam pendidikan terhadap perempuan. Jurnal PKM Renata. Rina, R. (2024). Hak-hak pendidikan perempuan di Indonesia perspektif hukum HAM. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial, dan Budaya.

Ridgeway, C. L. (2011). Framed by gender: How gender inequality persists in the modern world. Oxford University Press.

Sadker, M., & Sadker, D. (1994). Failing at fairness: How America’s schools cheat girls. Scribner.

Spencer, S. J., Steele, C. M., & Quinn, D. M. (1999). Stereotype threat and women's math performance. Journal of Experimental Social Psychology, 35(1), 4–28. https://doi.org/10.1006/jesp.1998.1373

Stromquist, N. P. (2006). Gender, education and the possibility of transformative knowledge. Compare: A Journal of Comparative and International Education, 36(2), 145–161. https://doi.org/10.1080/03057920600741125

UNESCO. (2020). Global education monitoring report 2020: Gender report. UNESCO Publishing.

United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. United Nations.

Downloads

Published

2026-08-08

How to Cite

Zhafirah, T. G., & Nurgiansah, T. H. (2026). Stereotip Gender di Kelas Perjuangan Hak Pendidikan Anak Perempuan. Journal of Health Education Law Information and Humanities, 3(2), 25–30. https://doi.org/10.57235/helium.v3i2.8071

Citation Check