Persepsi Pecandu Rokok Terhadap Pictorial Health Warning pada Mahasiswa Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat UINSU Medan 2026

Authors

  • Dwi Ardhianti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Dwi Yana Rahmadani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Anjani Jauhari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Muhammad Jidan Al-Khoir Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Wansyahira Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia
  • Reni Agustina Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/helium.v3i2.8753

Keywords:

Persepsi, Pecandu rokok, Peringatan Kesehatan Bergambar

Abstract

Kebijakan Pictorial Health Warning (PHW) pada kemasan rokok di Indonesia diterapkan untuk menekan jumlah perokok. Namun, angka prevalensi pecandu rokok tetap tinggi dan menyasar usia yang semakin muda, termasuk kalangan mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pecandu rokok terhadap PHW pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Pemilihan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling dan stratified sampling yang menghasilkan 20 mahasiswa perokok aktif dari berbagai stambuk sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi serta wawancara mendalam, lalu dianalisis secara tematik. Hasil: Penelitian menghasilkan tiga tema utama. Pertama, reaksi awal mahasiswa memunculkan respons emosional negatif seperti rasa takut, jijik, dan khawatir, bahkan sebagian menutupi gambar tersebut. Kedua, mayoritas mahasiswa mempersepsikan gambar PHW sebagai refleksi bahaya nyata dari rokok, meski paparan yang berulang membuat efek emosionalnya perlahan berkurang akibat efek pembiasaan. Ketiga, pengaruh PHW terhadap keinginan berhenti merokok dinilai masih sangat terbatas. Kesimpulan: Meskipun PHW berhasil memicu kesadaran psikologis dan ketakutan awal akan risiko penyakit serius, efektivitasnya dalam mengubah perilaku perokok aktif tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kuatnya faktor adiksi nikotin, kebiasaan yang mengakar, dinamika lingkungan pertemanan, dan fungsi rokok sebagai pereda stres.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alessandro, T. et. a. (2025). Pengetahuan , Persepsi , dan Perilaku Merokok pada Pria Usia Produktif di Wilayah Surabaya Timur. Jurnal Farmasi Komunitas, 12(2), 229–238.

Fikri, S., & Syahfitri, Y. (2025). Persepsi Remaja Terhadap Gambar Bahaya Merokok Pada Bungkusnya Di Indonesia. Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi Islam, 19. https://doi.org/DOI: 10.24952/hik.v19i1.16389

Im, D., Pyo, J., Lee, H., Jung, H., & Ock, M. (2023). Qualitative Research in Healthcare : Data Analysis. 100–110.

Negara, B., & Indonesia, R. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2013.

Reong, A. R. et. a. (2024). Gambaran perilaku merokok pada remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 12(3), 641–650.

Safira, A. L., Lestari, P., & Karimah, A. (2024). Analisis Hubungan Antara Perilaku Merokok dengan Kesehatan Mental. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 12(1), 25–34.

Syahputra, R. R. (2022). PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PERINGATAN BAHAYA MEROKOK PADA SETIAP KEMASAN ROKOK. In Braz Dent J. (Vol. 33, Issue 1).

Downloads

Published

2026-08-08

How to Cite

Dwi Ardhianti, Dwi Yana Rahmadani, Anjani Jauhari, Muhammad Jidan Al-Khoir, Wansyahira, & Reni Agustina Harahap. (2026). Persepsi Pecandu Rokok Terhadap Pictorial Health Warning pada Mahasiswa Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat UINSU Medan 2026. Journal of Health Education Law Information and Humanities, 3(2), 54–60. https://doi.org/10.57235/helium.v3i2.8753

Citation Check