Bunga Bank dalam Perspektif Hukum Islam

Authors

  • Muhammad Izhar Tumanggor Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Otista C A Sembiring Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rendi Jonatan Lumbangaol Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Suci Rohani Panjaitan Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jalu.v1i2.7298

Keywords:

Bunga Bank, Riba, Hukum Islam, Perbankan Syariah, Bagi Hasil

Abstract

Penelitian ini mengkaji perspektif hukum Islam terhadap bunga bank konvensional dan menawarkan sistem perbankan syariah sebagai solusi. Sejak zaman Rasulullah SAW, fungsi perbankan seperti menerima simpanan, meminjamkan uang, dan transfer dana telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi ekonomi umat Islam. Namun, dalam perkembangannya, sistem perbankan konvensional yang beroperasi menggunakan sistem bunga (interest) menimbulkan kontroversi di kalangan ulama Muslim karena dianggap sebagai praktik riba. Dalam pandangan hukum Islam, riba yang secara bahasa berarti tambahan (ziyadah) dan secara teknis adalah pengambilan tambahan dari harta pokok secara batil diharamkan secara tegas berdasarkan Al-Qur'an, Hadis, dan ijmak ulama. Bunga bank konvensional, baik itu bunga simpanan maupun bunga pinjaman, dipandang memiliki unsur penambahan atas pokok pinjaman tanpa pertimbangan pemanfaatan pokok dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan serta kesenjangan sosial, sehingga banyak cendekiawan menyamakannya dengan riba yang dilarang. Sebagai alternatif, sistem perbankan syariah menawarkan solusi dengan beroperasi di bawah prinsip bagi hasil (profit and loss sharing), yang mencakup akad seperti mudharabah (bagi hasil) dan musyarakah (kerja sama modal). Prinsip-prinsip syariah ini, termasuk skema murabahah (jual beli dengan margin keuntungan), bertujuan untuk mewujudkan keadilan, menghindari riba, serta memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan ekonomi umat. Dengan demikian, perbankan syariah menjadi pilihan yang relevan bagi umat Islam untuk bermuamalah secara ekonomi yang sesuai dengan ajaran agama.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alifah, H. A., Magdalena, L., & Sabila, R. A. (2023). Bunga dan Riba dalam Perspektif Islam. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 1(5), 1–12. https://maryamsejahtera.com/index.php/Religion/index

Kirani, D. V, Khairunnisa, & Maulida, N. (2023). Hukum Bunga Bank Dalam Perspektif Islam. Islamic Education, 1(2310312320050), 698–703. https://maryamsejahtera.com/index.php/Education/article/view/713%0Ahttps://maryamsejahtera.com/index.php/Education/article/download/713/619

Komala, D. (2024). Konsep Riba Dalam Perekonomian Islam. Journal of Islamic Economics and Finance, 2(1), 221–236. https://doi.org/10.59841/jureksi.v2i1.952

R, B., Abubakar, A., & Arsyad, A. (2024). Hukum riba pada bunga bank dalam perspektif al- quran dan ekonomi makro. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 7(2), 667–677.

Rahim, A. (2021). Konsep Bunga Dan Prinsip Ekonomi Islam Dalam Perbankan Syariah. Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi, 1(2), 2085–4633.

Rahmawati, D., Setyo Putro Robawa, R., Faiq Al Abiyyi, M., Daffa NRF, P., Ilman Nugraha, R., Puguh Margono, F., Praditya, Mi. A., & Sholihatin, E. (2023). Analisis Hoaks dalam Konteks Digital: Implikasi dan Pencegahannya di Indonesia. Journal Of Social Science Research, 3(2), 10819–11082.

Syahrul, H. (n.d.). Analisis Kritis Terhadap Bunga Bank. 186–193.

Downloads

Published

2025-11-01

How to Cite

Tumanggor, M. I., Sembiring, O. C. A., Lumbangaol, R. J., & Panjaitan, S. R. (2025). Bunga Bank dalam Perspektif Hukum Islam. Justice Amnesty Law and Undoing Journal, 1(2), 85–90. https://doi.org/10.57235/jalu.v1i2.7298

Citation Check